Review
Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:15 WIB
WAKIL MENTERI KEUANGAN SUAHASIL NAZARA:
Senin, 06 Desember 2021 | 15:43 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:45 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Data & Alat
Rabu, 08 Desember 2021 | 08:31 WIB
KURS PAJAK 8 DESEMBER - 14 DESEMBER 2021
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Pesan Sri Mulyani ke Lulusan STAN: Harus Siap Hadapi Guncangan

A+
A-
0
A+
A-
0
Pesan Sri Mulyani ke Lulusan STAN: Harus Siap Hadapi Guncangan

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (tangkapan layar)

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri wisuda akbar 4.859 lulusan Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) 2021 secara virtual.

Sri Mulyani mengatakan setiap lulusan PKN STAN telah memahami tantangan berat yang ditimbulkan pandemi Covid-19. Meski demikian, dia juga meminta agar para lulusan terus bersiap menghadapi berbagai guncangan yang akan bermunculan di masa depan.

"Seperti kita diuji hari ini, kalau kalian tidak patah, maka kalian akan menjadi aset negara, menjaga republik, perekonomian, dan rakyat melalui instrumen keuangan negara. Menghadapi guncangan-guncangan yang pasti akan terjadi dan semakin kompleks," katanya dalam Wisuda Akbar PKN STAN 2021, Rabu (27/10/2021).

Baca Juga: UU HKPD Sah! Pajak Hotel, Restoran Hingga Parkir Digabung Jadi Satu

Sri Mulyani mengatakan pengelolaan keuangan negara di tengah pandemi menjadi tantangan yang tidak mudah. Upaya pengumpulan penerimaan negara, baik pajak maupun kepabeanan dan cukai, tidak optimal karena pandemi membuat kegiatan dunia usaha terhenti.

Di sisi lain, pemerintah harus menangani krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19, memberi perlindungan sosial kepada masyarakat, serta mendukung pemulihan ekonomi. Oleh karena itu, APBN harus bekerja keras sebagai instrumen countercyclical untuk mengatasi semua krisis yang ditimbulkan pandemi.

Sri Mulyani kemudian meminta para lulusan STAN ikut mempelajari dampak besar yang disebabkan pandemi terhadap keuangan negara. Alasannya, pandemi Covid-19 dapat menjadi gambaran tentang pengelolaan keuangan negara dalam situasi sulit untuk kemudian dijadikan bekal meneruskan cita-cita kemerdekaan.

Baca Juga: Transformasi Ekonomi Hijau, Begini Desain Kebijakan Fiskal Pemerintah

Secara bersamaan, dia juga mengingatkan soal pentingnya lulusan STAN memiliki integritas yang baik karena bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan negara. Menurutnya, integritas menjadi modal penting untuk menghadapi banyaknya ujian yang akan dihadapi ketika bertugas.

"Saya minta ini kalian kuatkan karena tantangan keuangan negara tidak hanya berhenti pada Covid, yang ini pun sudah tantangan luar biasa. Dunia akan terus dihadapkan berbagai macam tantangan. Ada perubahan iklim, yang dampaknya pada keuangan negara luar biasa," ujarnya. (sap)

Baca Juga: Beberkan Dampak Korupsi, Sri Mulyani: Penyakit dan Bahayanya Nyata
Topik : Sri Mulyani, STAN, Kemenkeu, penerimaan negara, pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 07 Desember 2021 | 15:30 WIB
KPP PRATAMA SURABAYA GUBENG

Tunggakan Pajak Capai Ratusan Juta, Mobil Perusahaan Disita DJP

Selasa, 07 Desember 2021 | 15:00 WIB
PROGRAM LEGISLASI NASIONAL

Dua RUU Soal Pajak Ini Tak Lagi Masuk Daftar Prolegnas 2020-2024

Selasa, 07 Desember 2021 | 14:30 WIB
RUU HKPD

RUU HKPD Ubah Formula Penyaluran DAU, Begini Penjelasan Sri Mulyani

Selasa, 07 Desember 2021 | 13:39 WIB
RUU HKPD

RUU HKPD Disahkan, Sri Mulyani: PAD akan Meningkat Secara Terukur

berita pilihan

Rabu, 08 Desember 2021 | 12:30 WIB
KEBIJAKAN FISKAL

Transformasi Ekonomi Hijau, Begini Desain Kebijakan Fiskal Pemerintah

Rabu, 08 Desember 2021 | 12:01 WIB
HARI ANTIKORUPSI SEDUNIA

Beberkan Dampak Korupsi, Sri Mulyani: Penyakit dan Bahayanya Nyata

Rabu, 08 Desember 2021 | 12:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp10,2 M, Tersangka Diserahkan ke Kejaksaan

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
HARTA PEJABAT NEGARA

Permudah Pegawai Lapor Harta Kekayaan, Dua Aplikasi Ini Diintegrasikan

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK

Menjaga Ruang Fiskal Agar Bisa Tetap Responsif

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:00 WIB
FILIPINA

Dorong Produktivitas Usaha, Keringanan Pajak Disiapkan

Rabu, 08 Desember 2021 | 10:45 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL

Apa Itu Konsolidasi Fiskal?

Rabu, 08 Desember 2021 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK FOKUS AKHIR TAHUN

Perkembangan APBN Sebelum Defisit Kembali Maksimal 3% PDB

Rabu, 08 Desember 2021 | 10:15 WIB
WAKIL MENTERI KEUANGAN SUAHASIL NAZARA:

‘Pajak Itu Tidak Boleh Menghalangi Pemulihan Ekonomi’