Fokus
Data & Alat
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 13:30 WIB
KURS PAJAK 14 JULI 2021-20 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Pembangkit Listrik Tenaga Angin Bakal Dapat Insentif Pajak

A+
A-
0
A+
A-
0
Pembangkit Listrik Tenaga Angin Bakal Dapat Insentif Pajak

Ilustrasi.

OSLO, DDTCNews – Pemerintah Norwegia akan memberikan insentif pajak bagi pembangunan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) di lepas pantai.

Menteri Perminyakan dan Energi Tina Bru mengatakan pembangunan PLTB yang berkaitan langsung dengan instalasi pengeboran migas lepas pantai berhak mendapatkan fasilitas fiskal. Selain itu, hal ini juga untuk mendukung penggunaan sumber energi terbarukan.

Menurutnya, insentif yang diberikan kepada pembangunan PLTB lepas pantai sangat signifikan. Operator PLTB hanya perlu membayar PPh badan dengan tarif 22%. Sementara itu, produsen migas dikenakan tarif 78% untuk PPh badan.

Baca Juga: Pemerintah Targetkan Insentif Pajak Mobil Listrik Dirilis Tahun Ini

"Insentif PLTB berlaku jika sumber listrik yang dihasilkan menjadi sumber energi ladang minyak dan gas di lepas pantai," katanya, dikutip pada Selasa (15/6/2021).

Bru menuturkan rencana detail insentif pembangunan PLTB lepas pantai yang berkaitan dengan kegiatan eksplorasi migas akan disampaikan dalam rencana umum energi nasional. Dokumen tersebut akan dirilis pemerintah pada Jumat pekan ini.

Sementara itu, skema teknis tata cara pemberian insentif PLTB mengacu pada kebijakan administrasi perpajakan bidang perminyakan Norwegia. Asosiasi Migas Norwegia (Norog) pun menyambut baik rencana insentif PLTB lepas pantai untuk pemenuhan energi aktivitas produksi Migas.

Baca Juga: 4 Jenis Insentif Pajak Penghasilan dalam Penanganan Pandemi Covid-19

Perwakilan dari Norog Roger Pedersen menuturkan asosiasi menantikan detail arah kebijakan yang akan dirilis pemerintah pekan ini. Menurutnya, asosiasi juga akan memberikan sejumlah rekomendasi terkait dengan insentif pajak untuk pembangunan PLTB.

Salah satunya adalah memberikan insentif pembangunan PLTB tidak hanya untuk pembangkit listrik lepas pantai. Insentif tersebut disarankan untuk bisa diterapkan juga bagi pembangkit listrik tenaga angin yang dibangun di daratan Norwegia.

"Kami sangat menantikan detail tentang ini [insentif PLTB] dalam buku putih energi pada Jumat," tuturnya seperti dilansir upstreamonline.com. (rig)

Baca Juga: Pengenaan Pajak Penghasilan 1,5% untuk Pelaku e-Commerce Ditunda

Topik : norwegia, pembangkit listrik tenaga angin, insentif pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 29 Juli 2021 | 08:04 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

PPh Final 0% Sewa Bangunan Penanganan Covid-19 Sampai 31 Desember 2021

Rabu, 28 Juli 2021 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pengelola Pusat Perbelanjaan Minta Insentif PPN Sewa Berlaku Setahun

Rabu, 28 Juli 2021 | 16:17 WIB
MALAYSIA

Kampus Swasta Diusulkan Bebas Pajak 2 Tahun

berita pilihan

Minggu, 01 Agustus 2021 | 15:00 WIB
PONTIANAK

Dorong Pengusaha Patuh Prokes, Wali Kota Janjikan Keringanan Pajak

Minggu, 01 Agustus 2021 | 14:00 WIB
KABUPATEN SIDOARJO

Bangun Sistem Pajak Online, Pemda Butuh Anggaran Besar

Minggu, 01 Agustus 2021 | 13:00 WIB
KERJA SAMA INTERNASIONAL

Hemat Devisa, Pemerintah Jajaki Barter Dagang dengan 35 Negara

Minggu, 01 Agustus 2021 | 12:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

4 Jenis Insentif Pajak Penghasilan dalam Penanganan Pandemi Covid-19

Minggu, 01 Agustus 2021 | 11:00 WIB
PMK 96/2021

Ini Ketentuan Surat Keterangan Bebas dalam Pengecualian Pungutan PPnBM

Minggu, 01 Agustus 2021 | 10:00 WIB
KETUA UMUM GPMT DESIANTO BUDI UTOMO

'Kalau Dikenakan Pajak, Bakal Memberatkan Peternak'

Minggu, 01 Agustus 2021 | 09:00 WIB
VIETNAM

Pengenaan Pajak Penghasilan 1,5% untuk Pelaku e-Commerce Ditunda

Minggu, 01 Agustus 2021 | 08:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Aplikasi Pengawasan Pajak Dukung Proses Bisnis di Beberapa Direktorat

Minggu, 01 Agustus 2021 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ada Perwakilan Indonesia di Komite Perpajakan PBB, Ini Kata Kemenkeu