Berita
Rabu, 03 Maret 2021 | 11:45 WIB
PROVINSI KEPULAUAN RIAU
Rabu, 03 Maret 2021 | 11:30 WIB
KABUPATEN SUMENEP
Rabu, 03 Maret 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 10:40 WIB
PERLUASAN OBJEK CUKAI
Review
Selasa, 02 Maret 2021 | 09:40 WIB
OPINI PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:30 WIB
TAJUK PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:00 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 24 Februari 2021 | 16:39 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 03 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 3 MARET - 9 MARET 2021
Senin, 01 Maret 2021 | 10:15 WIB
KMK 13/2021
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Komunitas
Rabu, 03 Maret 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Selasa, 02 Maret 2021 | 11:10 WIB
BUTET KARTAREDJASA:
Minggu, 28 Februari 2021 | 08:01 WIB
MOHAMAD FERIADI:
Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:30 WIB
KOMIK PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Pacu Industri Manufaktur, Menperin: Kami Akan All Out

A+
A-
0
A+
A-
0
Pacu Industri Manufaktur, Menperin: Kami Akan All Out

Ilustrasi. Pekerja menyelesaikan pembuatan perangkat alat elektronik rumah tangga di PT Selaras Citra Nusantara Perkasa, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/8/2020). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.

JAKARTA, DDTCNews – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan siap bekerja lebih keras untuk mencapai target pertumbuhan investasi manufaktur hingga 18,3% pada tahun ini.

Agus mengatakan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah merilis investasi di sektor manufaktur mencapai Rp273 triliun pada 2020. Tahun ini, ia menargetkan investasi manufaktur bisa menembus Rp323 triliun.

"Kami akan all out agar kinerja sektor industri manufaktur bisa bangkit kembali di tengah masa pandemi saat ini," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (26/1/2021).

Baca Juga: Baru Dilantik, Gubernur Ini Siap Beri Insentif untuk Pengusaha

Agus menjelaskan realisasi investasi manufaktur 2020 tergolong bagus karena ada pandemi Covid-19. Dia optimistis sektor manufaktur akan mengalami loncantan tahun ini sehingga dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional.

Menurunya, pemerintah berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui berbagai kebijakan strategis di antaranya memberikan berbagai insentif pajak dan kemudahan izin berusaha bagi para investor.

Dia menilai pertumbuhan investasi di sektor industri manufaktur juga bisa memberikan efek yang luas pada ekonomi nasional, baik dari menaikkan nilai tambah bahan baku dalam negeri, menyerap tenaga kerja lokal, hingga menambah devisa dari ekspor.

Baca Juga: Penerimaan PBB Tak Capai Target 3 Tahun, Penghapusan Denda Diberikan

Menperin menyebut beberapa sektor yang masih jadi primadona para investor antara lain industri makanan dan minuman, logam dasar, otomotif, dan elektronik. Adapun industri farmasi dan alat kesehatan juga menjadi prioritas pada peta jalan Making Indonesia 4.0.

Berdasarkan data BKPM, industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya merupakan sektor manufaktur yang memberikan kontribusi terbesar dalam realisasi nilai investasi 2020 yaitu senilai Rp94,8 triliun.

"Meningkatnya investasi di sektor industri logam sejalan dengan keinginan pemerintah memperkuat hilirisasi industri, dan pembatasan ekspor mineral justru mendorong peningkatan investasi di sektor tersebut," ujar Agus. (rig)

Baca Juga: Rugikan Negara Rp20 Miliar, Penerbit Faktur Pajak Fiktif Ditangkap

Topik : industri manufaktur, menperin agus gumiwang, investasi, insentif pajak, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 01 Maret 2021 | 16:45 WIB
PMK 18/2021
Senin, 01 Maret 2021 | 16:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 01 Maret 2021 | 16:02 WIB
INSENTIF PAJAK
berita pilihan
Rabu, 03 Maret 2021 | 11:45 WIB
PROVINSI KEPULAUAN RIAU
Rabu, 03 Maret 2021 | 11:30 WIB
KABUPATEN SUMENEP
Rabu, 03 Maret 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 10:40 WIB
PERLUASAN OBJEK CUKAI
Rabu, 03 Maret 2021 | 10:30 WIB
PENEGAKAN HUKUM
Rabu, 03 Maret 2021 | 09:40 WIB
KERJA SAMA INTERNASIONAL
Rabu, 03 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 3 MARET - 9 MARET 2021
Rabu, 03 Maret 2021 | 09:01 WIB
PERLUASAN OBJEK CUKAI