Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Lonjakan Target Pajak Dikeluhkan

0
0

KASONGAN, DDTCNews — Kepala Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah Krisno Aminoto mengaku kewalahan memenuhi target penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) yang terus naik setiap tahunnya.

Kebutuhan belanja daerah yang semakin naik diklaim menjadi penyebab kenaikan target setoran PKB setiap tahunnya. Tahun ini, target penerimaan PKB dipatok sebesar Rp21 miliar atau naik Rp3 miliar dibandingkan dengan tahun lalu.  

Di wilayah seluas 17.500 km persegi ini terdapat beberapa wilayah yang sulit dijangkau, akibatnya menghambat proses pemungutan PKB. Selain itu, tingkat kesadaran masyarakat untuk membayar PKB masih tergolong rendah.

Baca Juga: Pemprov Beri Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

Samsat Katingan telah melakukan berbagai upaya, seperti praktik jemput bola dengan mendatangi beberapa kecamatan terdekat yang hanya bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat. “Terus terang kita dibebani target yang tinggi dari sektor PBB,” kata Krisno.

Beberapa wilayah yang sulit dijangkau seperti, Kecamatan Tewang Sangalang Garing, Pulau Malan, Katingan Tengah, dan Kamipang. Diketahui sekitar 60% wilayah Katingan masih berupa hutan belukar dan hutan lebat, sebagian besar digunakan untuk perkebunan.

Sebagaimana dikutip prokal.co, hingga kini upaya jemput bola belum mampu menghasilkan penerimaan yang optimal. Menurut Krisno, dibutuhkan upaya bersama untuk bisa merealisasikan target tersebut.

Baca Juga: Semester I/2019, Setoran Pajak DKI Baru 31%

Sebab, masalah itu tidak bisa terus dibiarkan begitu saja. "Perlu ada solusi pasti baik dari pihak Samsat maupun Pemkab Katingan," pungkasnya. (Bsi)

Di wilayah seluas 17.500 km persegi ini terdapat beberapa wilayah yang sulit dijangkau, akibatnya menghambat proses pemungutan PKB. Selain itu, tingkat kesadaran masyarakat untuk membayar PKB masih tergolong rendah.

Baca Juga: Pemprov Beri Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

Samsat Katingan telah melakukan berbagai upaya, seperti praktik jemput bola dengan mendatangi beberapa kecamatan terdekat yang hanya bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat. “Terus terang kita dibebani target yang tinggi dari sektor PBB,” kata Krisno.

Beberapa wilayah yang sulit dijangkau seperti, Kecamatan Tewang Sangalang Garing, Pulau Malan, Katingan Tengah, dan Kamipang. Diketahui sekitar 60% wilayah Katingan masih berupa hutan belukar dan hutan lebat, sebagian besar digunakan untuk perkebunan.

Sebagaimana dikutip prokal.co, hingga kini upaya jemput bola belum mampu menghasilkan penerimaan yang optimal. Menurut Krisno, dibutuhkan upaya bersama untuk bisa merealisasikan target tersebut.

Baca Juga: Semester I/2019, Setoran Pajak DKI Baru 31%

Sebab, masalah itu tidak bisa terus dibiarkan begitu saja. "Perlu ada solusi pasti baik dari pihak Samsat maupun Pemkab Katingan," pungkasnya. (Bsi)

Topik : pajak daerah, katingan, PKB
artikel terkait
Jum'at, 30 September 2016 | 14:03 WIB
KOTA PALOPO
Selasa, 16 Agustus 2016 | 17:16 WIB
KABUPATEN SUMENEP
Senin, 17 Juni 2019 | 18:36 WIB
KABUPATEN ACEH TENGAH
Sabtu, 28 April 2018 | 12:09 WIB
KABUPATEN LAMONGAN
berita pilihan
Rabu, 07 September 2016 | 08:30 WIB
KOTA BEKASI
Jum'at, 11 November 2016 | 20:22 WIB
PROVINSI RIAU
Jum'at, 18 Agustus 2017 | 11:29 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Sabtu, 12 November 2016 | 12:40 WIB
KOTA TANGERANG SELATAN
Kamis, 15 Desember 2016 | 17:53 WIB
PROVINSI BENGKULU
Kamis, 02 Maret 2017 | 18:14 WIB
KABUPATEN BERAU
Jum'at, 09 Juni 2017 | 11:15 WIB
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Jum'at, 27 Januari 2017 | 11:59 WIB
KOTA MALANG
Senin, 14 November 2016 | 10:59 WIB
PROVINSI DI YOGYAKARTA
Jum'at, 03 Maret 2017 | 14:35 WIB
PAJAK DAERAH