Berita
Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP
Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP
Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP
Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:00 WIB
UU CIPTA KERJA
Review
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:30 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:00 WIB
TIPS PERPAJAKAN
Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KAMUS KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:05 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (7)
Senin, 18 Oktober 2021 | 19:04 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Komunitas
Senin, 18 Oktober 2021 | 18:54 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:42 WIB
HASIL SURVEI PAJAK KARBON
Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:15 WIB
HASIL DEBAT 23 SEPTEMBER - 11 OKTOBER 2021
Senin, 11 Oktober 2021 | 11:05 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Kurangi Konsumsi Minuman Beralkohol, WHO Minta Tarif Pajak Dinaikkan

A+
A-
7
A+
A-
7
Kurangi Konsumsi Minuman Beralkohol, WHO Minta Tarif Pajak Dinaikkan

Ilustrasi.

KOPENHAGEN, DDTCNews - World Health Organization (WHO) merekomendasikan kenaikan pajak minuman beralkohol di negara-negara Eropa.

WHO menyebutkan kenaikan pajak konsumsi alkohol berperan penting untuk memerangi penyakit kanker di Benua Biru. Beban pajak yang tinggi akan mencegah kenaikan kematian akibat kanker sebagai imbas dari konsumsi alkohol.

"Meningkatkan pajak minuman beralkohol adalah salah satu langkah terbaik mencegah kanker," tulis laporan WHO Eropa, dikutip pada Minggu (26/9/2021).

Baca Juga: Awasi Wajib Pajak, Ini yang Dimanfaatkan DJP

WHO menjelaskan kenaikan beban pajak akan mencegah 5.000 kematian akibat kanker setiap tahun di Eropa. Konsumsi alkohol secara kasual berkaitan erat dengan kanker payudara pada perempuan, kanker rongga mulut, kerongkongan, dan hati.

Negara dengan tingkat konsumsi alkohol tinggi akan diuntungkan dengan adanya kenaikan pajak. Selain menurunkan risiko kesehatan, penerimaan negara juga akan bertambah pada negara seperti Inggris dan Rusia.

WHO menyebutkan setiap tahun diperkirakan ada 10.700 kasus kanker baru dan 4.850 kematian akibat kanker terkait erat dengan konsumsi alkohol. Sementara itu, total kematian yang disebabkan oleh alkohol seantero Eropa mencapai 85.000 kematian setiap tahun.

Baca Juga: Lapor LACK-11 ke Bea Cukai, Ini Cara Daftar Akun Portal Pengguna Jasa

"Risiko kematian dapat dihindari dengan menggandakan cukai/pajak yang berlaku saat ini untuk minuman beralkohol," sebut WHO.

WHO menekankan beban pajak atau cukai minuman beralkohol masih rendah di Eropa khususnya pada 27 yurisdiksi anggota Uni Eropa. Pemerintah bisa menyelamatkan ribuan nyawa dengan beban pajak yang lebih tinggi atas konsumsi alkohol.

"Rusia, Inggris dan Jerman akan menyelamatkan paling banyak nyawa dengan mengadopsi tindakan pajak. Setiap negara akan mampu menurunkan kasus baru hingga 725.680 dan menekan tingkat kematian hingga 525 jiwa," jelas WHO seperti dilansir straitstimes.com. (rig)

Baca Juga: DJP Lakukan Digitalisasi Surat Tagihan Pajak, Ini Tujuannya

Topik : denmark, who, tarif pajak, minuman beralkohol, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Awasi Wajib Pajak, Ini yang Dimanfaatkan DJP

Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:00 WIB
TIPS PERPAJAKAN

Lapor LACK-11 ke Bea Cukai, Ini Cara Daftar Akun Portal Pengguna Jasa

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

DJP Lakukan Digitalisasi Surat Tagihan Pajak, Ini Tujuannya

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Uji Coba KPP Mikro Tidak Dilanjutkan, Ini Hasil Evaluasi DJP

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:00 WIB
UU CIPTA KERJA

UMKM Dapat Porsi 40% Anggaran Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Pemanfaatan Insentif Sumbang 22,1% Penurunan Penerimaan Pajak 2020

Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:00 WIB
KOTA SURAKARTA

Nunggak Bayar PPN, 7 Mobil Milik Perusahaan Disita DJP

Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KAMUS KEBIJAKAN PAJAK

Apa Itu Edukasi Perpajakan?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:20 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

5 Jenis Natura atau Kenikmatan yang Dikecualikan dari Objek Pajak