JAKARTA, DDTCNews – Sebanyak 32 mahasiswa dari Tax Center Sekolah Vokasi IPB University melakukan kunjungan (company visit) ke Menara DDTC pada hari ini, Jumat (14/8/2026).
Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat proses bisnis, serta peluang berkarier di firma pajak yang berdaya saing global seperti DDTC. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pembina Tax Center Sekolah Vokasi IPB University Mela Nurdialy.
Mewakili Founder DDTC Darussalam, Head of Human Capital DDTC Adinda Nur Larasati memaparkan proses bisnis DDTC serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan mahasiswa untuk membangun karier di industri konsultan pajak.
Menurut Adinda, salah satu kunci untuk menjadi praktisi pajak yang kompeten ialah punya kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan pemikiran. Dia pun membagikan pesan dari founder DDTC mengenai 3 kunci sukses bagi seorang praktisi pajak.
"Bapak Darussalam (Founder DDTC) membagikan kunci sukses menjadi praktisi pajak yaitu dengan konsisten membaca, menulis, dan mempublikasikan pemikiran kita," katanya.
Adinda menekankan ketiga hal tersebut merupakan bagian penting dalam membangun kompetensi sekaligus menunjukkan pemikiran dan kontribusi seorang profesional di bidang perpajakan.
Lebih lanjut, dia juga memperkenalkan berbagai sumber daya yang dimiliki DDTC untuk mendukung pengembangan pengetahuan perpajakan. Hal tersebut antara lain DDTC Library dan DDTC Academy yang baru-baru ini mencatatkan prestasi melalui dua Rekor MURI sekaligus.
DDTC Library meraih Rekor MURI sebagai Perpustakaan Pajak yang Memiliki Koleksi Literatur Pajak Terbanyak. Sementara itu, DDTC Academy meraih Rekor MURI sebagai Penyelenggara Pelatihan Pajak Internasional dan Transfer Pricing Pertama yang Diakui Chartered Institute of Taxation, UK.
"Hal ini menunjukkan bagaimana DDTC tidak hanya berfokus pada bisnis semata, tetapi juga memiliki komitmen yang kuat terhadap pengembangan pengetahuan dan kompetensi di bidang perpajakan," ujar Adinda.
Dalam kesempatan yang sama, Human Capital Generalist DDTC Inayya Putri Pidata memberikan paparan terkait dengan peluang serta persiapan yang dapat dilakukan mahasiswa untuk memulai karier di DDTC.
Dia menjelaskan pengalaman magang di DDTC tidak hanya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk bekerja, tetapi juga menjadi sarana untuk mempelajari perpajakan dari fondasinya.
Menurutnya, mahasiswa yang mengikuti Executive Internship Program di DDTC berkesempatan untuk belajar dan berinteraksi secara langsung dengan para mentor yang merupakan praktisi pajak berpengalaman.
"Magang di DDTC tidak hanya soal bekerja, tetapi juga belajar pajak dari fondasinya. Melalui Executive Internship Program, peserta mendapat kesempatan untuk bertemu dengan mentor-mentor yang merupakan praktisi pajak yang kiprahnya tak diragukan lagi," tuturnya.
Inayya menambahkan pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana ilmu yang diperoleh selama perkuliahan diterapkan dalam dunia profesional.
Selain pemaparan materi, kunjungan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para mahasiswa berkesempatan untuk mengajukan pertanyaan seputar proses bisnis DDTC, peluang karier, hingga pengalaman bekerja di industri perpajakan.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mahasiswa dalam kegiatan tersebut, DDTC juga membagikan 5 eksemplar buku berjudul Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda: Panduan, Interpretasi, dan Aplikasi (Edisi Kedua)
Lima buku tersebut diberikan kepada 3 orang penanya terbaik dalam sesi diskusi serta 2 orang dengan komentar terbaik pada artikel DDTCNews terkait kunjungan tersebut.
Melalui kegiatan company visit ini, mahasiswa Tax Center Sekolah Vokasi IPB University diharapkan memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai dunia profesional di bidang perpajakan, sekaligus mempersiapkan diri untuk meniti karier di industri pajak. (rig)
