Review
Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:15 WIB
WAKIL MENTERI KEUANGAN SUAHASIL NAZARA:
Senin, 06 Desember 2021 | 15:43 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:45 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Data & Alat
Rabu, 08 Desember 2021 | 08:31 WIB
KURS PAJAK 8 DESEMBER - 14 DESEMBER 2021
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Ketua MPR: DJP Hadapi Dua Tantangan Besar Tahun Ini

A+
A-
0
A+
A-
0
Ketua MPR: DJP Hadapi Dua Tantangan Besar Tahun Ini

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo. (Foto: Youtube DJP)

JAKARTA, DDTCNews - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo mengatakan Ditjen Pajak (DJP) menghadapi tantangan yang luar biasa pada tahun ini dalam mengumpulkan penerimaan pajak.

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu mengungkapkan tantangan pertama yang dihadapi adalah mengumpulkan penerimaan pajak di tengah situasi pandemi Covid-19. Menurutnya, tantangan ini merupakan kelanjutan dari situasi serupa pada tahun lalu.

"Petugas pajak tengah berjibaku memenuhi kebutuhan bangsa ini dengan tantangan besar di masa pandemi," katanya dalam acara Podcast Rujak Kanwil DJP Jakarta Timur dikutip Jumat (12/3/2021).

Baca Juga: Ketua MPR Usulkan Perubahan Terbatas UUD 1945

Bamsoet menuturkan kinerja penerimaan pajak dipengaruhi dengan situasi ekonomi dan pada masa pandemi ini tekanan ekonomi berimplikasi pada kinerja realisasi penerimaan pajak.

Menurutnya, fiskus di DJP tidak sendirian menghadapi tantangan tersebut. Pasalnya 215 petugas pajak di negara lain juga mengalami hal yang sama akibat pandemi Covid-19 yang menekan perekonomian.

Namun, dia meyakini tantangan untuk mengumpulkan penerimaan pada tahun ini bisa diemban dengan baik. Berkaca pada kinerja penerimaan tahun lalu yang melewati angka psikologis Rp1.000 triliun, Bambang yakin kinerja penerimaan akan jauh lebih baik dari 2020.

Baca Juga: Singgung Soal Pandemi Covid-19, Berikut Pidato Ketua MPR

"Pada awal pandemi penerimaan pajak sudah bisa lebih dari Rp1.000 triliun merupakan prestasi yang luar biasa," terangnya.

Kemudian tantangan kedua yang tidak kalah berat adalah memastikan DJP tidak kehilangan kepercayaan dari wajib pajak. Menurutnya, isu hukum yang berkembang belakangan ini ikut memberikan pengaruh sehingga harus diantisipasi oleh otoritas pajak.

Oleh karena itu, salah satu dukungan yang diberikan kepada DJP adalah ikut mendorong masyarakat patuh dalam membayar dan melaporkan SPT Tahunan. Menurutnya, dengan bayar dan lapor pajak menjadi bukti peran aktif warga negara dalam pembangunan bangsa dan negara.

Baca Juga: Penegakan Hukum 2021, DJP Jalankan 9 Rencana Aksi

"Berbagai isu yang berkembang saat ini bisa mendorong wajib pajak ragu untuk membayar pajak. Petugas pajak harus yakinkan bahwa bayar pajak merupakan kewajiban semua dan uang pajak yang dibayarkan digunakan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat," imbuhnya. (Bsi)

Topik : Ketua MPR, kinerja DJP, Bambang Susatyo

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Rabu, 08 Desember 2021 | 14:09 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Realisasi Investasi Luar Jawa Ungguli Jawa, Ini Resep Jokowi

Rabu, 08 Desember 2021 | 13:41 WIB
KINERJA PAJAK

Target Kepatuhan Lapor SPT Tahun Pajak 2020 Tercapai, Ini Perinciannya

Rabu, 08 Desember 2021 | 12:30 WIB
KEBIJAKAN FISKAL

Transformasi Ekonomi Hijau, Begini Desain Kebijakan Fiskal Pemerintah

Rabu, 08 Desember 2021 | 12:01 WIB
HARI ANTIKORUPSI SEDUNIA

Beberkan Dampak Korupsi, Sri Mulyani: Penyakit dan Bahayanya Nyata

Rabu, 08 Desember 2021 | 12:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp10,2 M, Tersangka Diserahkan ke Kejaksaan

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
HARTA PEJABAT NEGARA

Permudah Pegawai Lapor Harta Kekayaan, Dua Aplikasi Ini Diintegrasikan

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK

Menjaga Ruang Fiskal Agar Bisa Tetap Responsif

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:00 WIB
FILIPINA

Dorong Produktivitas Usaha, Keringanan Pajak Disiapkan