Review
Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:15 WIB
WAKIL MENTERI KEUANGAN SUAHASIL NAZARA:
Senin, 06 Desember 2021 | 15:43 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 08 Desember 2021 | 15:00 WIB
TIPS PERPAJAKAN
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:45 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Data & Alat
Rabu, 08 Desember 2021 | 08:31 WIB
KURS PAJAK 8 DESEMBER - 14 DESEMBER 2021
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Kemitraan Ekonomi Indonesia-UEA Mulai Dibahas, Ini Pesan Jokowi

A+
A-
0
A+
A-
0
Kemitraan Ekonomi Indonesia-UEA Mulai Dibahas, Ini Pesan Jokowi

Presiden Jokowi menerima Menteri Urusan Perdagangan Luar Negeri EUA di Istana Merdeka. (tangkapan layar)

JAKARTA, DDTCNews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung dimulainya perundingan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Emirat Arab (UEA) atau Indonesia–United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA). Perundingan kedua negara dimulai pada Kamis (2/9/2021) lalu.

Dimulainya perundingan kerja sama ekonomi ini disusul dengan kunjungan kehormatan Menteri Negara Urusan Perdagangan Luar Negeri UEA Thani bin Ahmed Al Zeyoudi, pada Jumat (3/9/2021) pagi. Indonesia dan EUA membahas rencana strategis untuk mendukung pemulihan ekonomi pascapamdemi Covid-19.

"Di dalam pertemuan tadi, presiden menyampaikan menyambut baik dilakukannya peluncuran perundingan Indonesia-UAE CEPA dan sudah dilakukannya putaran pertama perundingan," ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi, dalam keterangan pers, Jumat (3/9/2021).

Baca Juga: Pemerintah Berwenang Tetapkan Retribusi Baru, Salah Satunya Atas Sawit

Presiden, ujar menlu, memasang target agar perundingan antara kedua negara bisa rampung kurang dari satu tahun ke depan. Indonesia berharap kerja sama ekonomi yang terjadi bisa meningkatkan hubungan dagang antara kedua negara.

Sebagai catatan, angka perdagangan Indonesia dan UEA tercatat US$2,9 miliar. Angka ini diyakini masih bisa digenjot, terlebih dengan adanya kerja sama ekonomi yang baru dirintis. Bahkan Presiden Jokowi mematok target, kerja sama ekonomi bisa mendongkrak volume perdagangan Indonesia dan UEA hingga 3 kali lipat.

Tak hanya di sektor perdagangan, imbuh Retno, IUAE-CEPA juga diharapkan dapat meningkatkan investasi, khususnya di bidang infrastruktur, ketahanan kesehatan, serta ekonomi hijau dan berkelanjutan.

Baca Juga: RUU HKPD Turunkan Tarif Maksimal Pajak Hiburan, Begini Detailnya

Selain itu, Presiden RI juga menyampaikan harapan agar terjadi kemajuan yang signifikan terhadap kerja sama Indonesia dan Uni Emirat Arab untuk Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia. (sap)

Topik : ekonomi nasional, perdagangan, EUA, APBN, PDB, kerja sama perdagangan, SWF

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 28 November 2021 | 14:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Pemerintah Tegaskan Belum Berencana Lakukan Prefunding APBN 2022

Sabtu, 27 November 2021 | 14:00 WIB
KINERJA FISKAL

Jorjoran Akhir Tahun, Realisasi Belanja APBN 2021 Diyakini Tembus 95%

Sabtu, 27 November 2021 | 13:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Dana PEN 2022 Dialokasikan Rp414 Triliun, Masih Ada Peluang Bertambah

Jum'at, 26 November 2021 | 17:30 WIB
NERACA PEMBAYARAN

Neraca Transaksi Berjalan Surplus, Indonesia Siap Hadapi Tapering

berita pilihan

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:39 WIB
RUU HKPD

RUU HKPD Turunkan Tarif Maksimal Pajak Hiburan, Begini Detailnya

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:30 WIB
APARATUR SIPIL NEGARA

Tjahjo Kumolo Ingatkan ASN Soal 8 Area Rawan Korupsi

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:00 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Begini Tren Rasio Kepatuhan Laporan SPT Tahunan 2016-2021

Rabu, 08 Desember 2021 | 15:43 WIB
KPP PRATAMA MEDAN POLONIA

Sosialisasi UU HPP, Wajib Pajak Dapat Penjelasan Soal PPS dari DJP

Rabu, 08 Desember 2021 | 15:30 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Perusahaan Bisa Dijatuhi Hukuman Pidana Perpajakan, Simak Ketentuannya