APBN 2025

Dari Pajak, Dana Pensiun ASN Disalurkan Rp166,5 Triliun pada 2025

Aurora K. M. Simanjuntak
Sabtu, 10 Januari 2026 | 09.00 WIB
Dari Pajak, Dana Pensiun ASN Disalurkan Rp166,5 Triliun pada 2025
<p>Ilustrasi. Seorang pensiunan menunjukkan aplikasi TASPEN Otentikasi di Unit Layanan KCU Jakarta, Senin (16/1/2023). ANTARA FOTO/HO/Humas TASPEN/tom.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah telah membayarkan manfaat pensiun untuk aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri senilai Rp166,5 triliun sepanjang Januari-Desember 2025.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara meyakini pembayaran dana pensiun berjalan sesuai rencana dan jumlah yang dibayarkan pun meningkat sebesar 3,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, realisasi dana pensiun hanya Rp160,5 triliun.

"Pembayaran pensiun juga on track tumbuh 3,7%, tersalurkan Rp166,5 triliun," ujarnya, dikutip pada Sabtu (10/1/2026).

Suahasil melaporkan manfaat pensiun tersebut disalurkan untuk pembayaran Taspen senilai Rp146,1 triliun dan Asabri senilai Rp20,4 triliun. Realisasi keduanya pun tumbuh positif, masing-masing sebesar 3,8% dan 3,3%.

Dia menyebut terdapat kenaikan 100.000 orang pensiunan selama setahun. Adapun orang pensiunan yang mendapatkan manfaat pensiun naik dari 3,63 juta pada 2024 menjadi sebanyak 3,73 juta pada 2025.

Dalam 5 tahun terakhir, Kementerian Keuangan juga mencatat realisasi pembayaran pensiun cenderung meningkat. Pada 2021, pembayaran pensiun hanya mencapai Rp127,7 triliun, lalu pada 2022 naik 3,1% menjadi Rp131,6 triliun.

Selanjutnya, pembayaran pensiun pada 2023 naik sebesar 4,8% dan nominalnya tercatat sebesar Rp138,0 triliun. Kemudian, pembayaran pensiun pada 2024 melonjak 16,3% menjadi Rp160,5 triliun, dan pada 2025 tumbuh 3,7% atau senilai Rp166,5 triliun.

Secara keseluruhan, Kemenkeu mencatat realisasi belanja pemerintah pusat mencapai mencapai Rp2.602,3 triliun. Pagu itu digelontorkan untuk belanja kementerian/lembaga senilai Rp1.500,4 triliun, sudah termasuk pembayaran manfaat pensiun. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.