Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Kejar Penerimaan Pajak, 80% ASN Terjun Lakukan Penagihan Aktif

A+
A-
1
A+
A-
1
Kejar Penerimaan Pajak, 80% ASN Terjun Lakukan Penagihan Aktif

Ilustrasi.

SUBANG, DDTCNews - Pemkab Subang, Jawa Barat menggencarkan penagihan aktif untuk mengumpulkan penerimaan pajak bumi dan bangunan perdesaan (PBB-P2).

Kabid PBB Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Andri Dharmawan menyampaikan sebagian besar ASN Bapenda dikerahkan untuk melakukan penagihan aktif PBB-P2. Sekitar 80% SDM Bapenda ditugaskan untuk terjun langsung ke lapangan melakukan penagihan pajak kepada masyarakat.

"Tadi sudah ada koordinasi dengan para camat, untuk kita turun langsung ke lapangan melakukan penagihan. Artinya kita tetap kerja optimal guna raih target PBB, meski dalam kondisi yang cukup sulit," katanya dikutip pada Kamis (2/9/2021).

Baca Juga: Waduh! Ratusan Kendaraan Dinas Daerah Ini Ketahuan Tunggak Pajak

Andri menjelaskan upaya penagihan pajak merupakan langkah lanjutan setelah pemerintah memberikan insentif pemutihan denda pajak. Selain memberikan pemutihan denda, Pemkab Subang juga memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 dari 30 September 2021 menjadi 31 Desember 2021.

Menurutnya, pemberian insentif tidak hanya dinikmati oleh masyarakat dan pelaku usaha yang membayar PBB-P2. Pelaku usaha yang memungut pajak dari konsumen seperti pengusaha restoran, hotel, parkir, dan hiburan juga mendapatkan fasilitas serupa. Oleh karena itu, ujar Andri, sudah saatnya pemkab melakukan optimalisasi penerimaan.

"Itu dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan yah, kita juga optimalkan penagihan ke lapangan. Pada kesempatan itu juga kita bisa inventarisir kesulitan atau kendala di lapangan apa," terangnya.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-276, Pemutihan Denda PBB Kembali Diberikan

Andri berharap kegiatan penagihan aktif mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat membayar pajak daerah. Dia menegaskan proses membayar pajak sudah jauh lebih mudah dengan berbagai saluran pembayaran secara konvensional dan online.

"Sekarang sudah banyak loket-loket pembayaran PBB yah. Bisa ke Bank BJB, Kantor Pos Indonesia, aplikasi di android juga bisa, bahkan di Bumdes juga bisa. Jadi saya harap dengan beragam tempat pembayaran tersebut, masyarakat bisa lebih mudah melakukan pembayaran," imbuhnya seperti dilansir pasundanekspres.co. (sap)

Baca Juga: Tak Kunjung Lunasi Utang Pajak, 7 Mobil Akhirnya Disita Sekaligus
Topik : penagihan aktif, piutang pajak, sanksi pajak, pajak daerah, subang

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Adella Riska Putri

Minggu, 05 September 2021 | 01:40 WIB
Semoga dari penagihan aktif ini dapat membantu menaikan pendapatan daera khususnya pajak dan dapat mencapai target yg diinginkan, langkah yg diambil pemerintah sudah cukup baik
1

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 13 Mei 2022 | 13:00 WIB
PROVINSI SUMATERA UTARA

Pemprov Tawarkan Diskon Sanksi Pajak Kendaraan, Begini Persyaratannya

Kamis, 12 Mei 2022 | 14:30 WIB
PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Asyik! Samsat Keliling Kini Buka Sampai Malam

Kamis, 12 Mei 2022 | 09:30 WIB
KABUPATEN LOMBOK TENGAH

Kawal Penggunaan Smart Tax di Hotel dan Restoran, Tim Khusus Dibentuk

berita pilihan

Senin, 23 Mei 2022 | 18:25 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! DJP Makin Gencar Kirim Email Imbauan PPS Berbasis Data Rekening

Senin, 23 Mei 2022 | 18:09 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Senin, 23 Mei 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu PPFTZ 01, PPFTZ 02, dan PPFTZ 03?

Senin, 23 Mei 2022 | 17:39 WIB
KINERJA FISKAL

APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Senin, 23 Mei 2022 | 17:25 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Batas Akhir SPT Tahunan, Penerimaan PPh Badan April 2022 Tumbuh 105,3%

Senin, 23 Mei 2022 | 17:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Penerimaan Pajak Tumbuh 51,49% di April 2022, Sri Mulyani: Sangat Kuat

Senin, 23 Mei 2022 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Yellen Dukung Relaksasi Bea Masuk atas Barang-Barang Asal China

Senin, 23 Mei 2022 | 16:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Sebut Inflasi April 2022 Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir