Review
Sabtu, 26 September 2020 | 08:20 WIB
PERSPEKTIF
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Fokus
Literasi
Senin, 28 September 2020 | 18:20 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 16:33 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 28 September 2020 | 16:17 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 15:36 WIB
PAJAK DAERAH (18)
Data & alat
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Komunitas
Senin, 28 September 2020 | 11:45 WIB
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
Sabtu, 26 September 2020 | 13:58 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Sabtu, 26 September 2020 | 10:01 WIB
DEDDY CORBUZIER:
Sabtu, 26 September 2020 | 07:51 WIB
KOMIK PAJAK
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Kabinet Dirombak, Pemangkasan Tarif Pajak Direncanakan

A+
A-
1
A+
A-
1
Kabinet Dirombak, Pemangkasan Tarif Pajak Direncanakan

Perdana Menteri Kroasia Andrej Plenkovic. (foto: vlada.gov.hr)

ZAGREB, DDTCNews – Perdana Menteri (PM) Kroasia Andrej Plenkovic merombak susunan kabinet menyusul kemenangan politik di parlemen pada awal Juli 2020. Perombakan kebijakan fiskal menjadi komitmen baru pemerintah.

Pemimpin politik sayap kanan itu tidak melakukan perombakan total anggota kabinet, terutama untuk kursi menteri keuangan yang tetap dijabat Zdravko Maric untuk mengamankan proses integrasi penuh Kroasia ke Uni Eropa pada 2024.

"Tugas utama kami adalah mengamankan kesejahteraan semua warga negara dan menjaga kesehatan dan menjamin pekerjaan mereka pada masa pandemi Covid-19," katanya, dikutip pada Jumat (24/7/2020).

Baca Juga: Tahun Depan, Isi dan Lapor SPT Sudah Bisa Melalui Smartphone

Plenkovic mengatakan untuk integrasi penuh Kroasia ke Zona Eropa dan memulihkan denyut perekonomian, perlu dilakukan perombakan total dalam kebijakan fiskal khususnya terkait penentuan tarif pajak.

Hal tersebut dinilai akan mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan upah rata-rata pekerja dari 6.655 kuna Kroasia (setara Rp15 juta) menjadi 7.600 kuna (setara Rp17,1 juta) pada 2024.

Oleh karena itu, pemerintah akan memangkas pos tarif pajak penghasilan (PPh) orang pribadi (OP) pada lapisan dari 24% menjadi 20%. Kemudian, menurunkan pos tarif PPh OP pada lapisan 36% menjadi 30%.

Baca Juga: Sengketa Reklasifikasi Objek PPh Pasal 4 ayat (2) Menjadi PPh Pasal 23

Sementara itu, tarif PPh badan juga akan dipangkas secara selektif oleh pemerintah. Bagi wajib pajak badan dengan pendapatan tahunan tidak lebih dari 7,5 juta kuna atau Rp16,9 miliar besaran tarif PPh badan akan diturunkan dari 12% menjadi 10%.

Kebijakan penurunan tarif juga berlaku untuk pajak pertambahan nilai (PPN). Kroasia saat ini menerapkan tarif PPN 25% dan merupakan salah satu negara di Uni Eropa dengan tarif PPN tertinggi. Besaran tarif PPN tersebut akan diturunkan sampai dengan 13% untuk menstimulasi konsumsi masyarakat dan investasi di negara kawasan Baltik tersebut.

Selain itu, pemerintah berharap dengan perombakan kebijakan pajak ini mampu mendiversifikasi sumber pertumbuhan ekonomi yang selama ini sangat bergantung kepada sektor pariwisata. Hal ini diharapkan mampu memulihkan ekonomi Kroasia yang terkontraksi hingga 10% karena pandemi Covid-19.

Baca Juga: Anggaran Insentif Pajak UMKM Dipotong 54%, Ada Apa?

"Meningkatkan iklim bisnis dan investasi dalam struktur ekonomi yang bergantung kepada pariwisata menjadi salah satu tantangan utama dalam memulihkan tingkat pertumbuhan ekonomi yang turun 10% tahun ini," terangnya, seperti dilansir The New York Times. (kaw)

Topik : Kroasia, pajak penghasilan, PPh, pajak pertambahan nilai, PPN
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 23 September 2020 | 14:49 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 11:05 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
berita pilihan
Senin, 28 September 2020 | 18:20 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 17:28 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 17:17 WIB
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Senin, 28 September 2020 | 17:15 WIB
KABUPATEN MALANG
Senin, 28 September 2020 | 17:00 WIB
RUU CIPTA KERJA
Senin, 28 September 2020 | 16:48 WIB
TAIWAN
Senin, 28 September 2020 | 16:33 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 28 September 2020 | 16:22 WIB
FASILITAS PERPAJAKAN
Senin, 28 September 2020 | 16:17 WIB
TIPS PAJAK