Fokus
Literasi
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK DAERAH
Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Reportase

Jokowi Bertemu Macron & Modi, Bahas Situasi Ukraina Hingga Soal Pangan

A+
A-
0
A+
A-
0
Jokowi Bertemu Macron & Modi, Bahas Situasi Ukraina Hingga Soal Pangan

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) dan Perdana Menteri India Narendra Modi (kanan) memakai sabuk pengaman saat berada di helikopter militer tipe Sikorsky CH53 untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 ke-48 di Munich, Jerman, Senin (27/6/2022). ANTARA FOTO/Biro Pers Setpres/Laily Rachev/Handout/sgd/rwa.

ELMAU, DDTCNews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri India Narendra Modi di sela KTT Negara G-7 di Jerman.

Bersama Macron, Jokowi berdiskusi tentang situasi terkini di Ukraina. Jokowi menyampaikan apresiasinya atas usaha Prancis dalam mewujudkan perdamaian di Ukraina.

"Kita semua paham situasi sangat kompleks. Namun, kita perlu terus upayakan penyelesaian secara damai. Jika perang berlanjut, krisis pangan yang terjadi saat ini akan makin memburuk," ujar Jokowi dilansir laman resmi Sekretariat Kabinet, Selasa (28/6/2022).

Baca Juga: Inflasi Tinggi, Otoritas Ini Anggarkan Rp152 T untuk Insentif Pajak

Presiden juga menyempatkan untuk mengapresiasi Prancis terkait dukungannya dalam Presidensi G-20 yang dipegang Indonesia. Jokowi berharap hubungan bilateral antara kedua negara makin kuat ke depannya.

Sedangkan dengan Modi, Jokowi membahas penguatan kerja sama di bidang pangan. Jokowi secara khusus meminta Menteri Perdagangan Indonesia Zulkifli Hasan untuk berkomunikasi dengan Menteri Perdagangan India guna membahas kelanjutan kerja sama.

Sebelumnya, Jokowi juga sempat bertemu dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz. Keduanya membahas penguatan kerja sama ekonomi, termasuk penawaran bagi Jerman untuk mengolah potensi 474 gigawatt sumber energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia.

Baca Juga: Diduga Mengelak Pajak, Rumah Produksi Film Digeledah Otoritas Ini

Jokowi juga menyampaikan apresiasi atas komitmen pendanaan yang diteken Green Infrastructure Initiative Jerman senilai EUR2,5 miliar selama 5 tahun. (sap)

Topik : G-7, G-20, KTT, Jokowi, Emmanuel Macron, Narendra Modi, India, Jerman, Prancis

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 17 Juli 2022 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK INTERNASIONAL

G-20 Dukung Solusi Kebijakan Pajak dari OECD, Ini Kata Sri Mulyani

Sabtu, 16 Juli 2022 | 17:15 WIB
PRESIDENSI G-20 INDONESIA

Sri Mulyani Temui Menkeu AS, Bahas Krisis Pangan dan Energi

Sabtu, 16 Juli 2022 | 14:45 WIB
KEBIJAKAN BEA CUKAI

Indonesia Ingin Jadi Anggota Penuh FATF, Begini Dukungan dari DJBC

Jum'at, 15 Juli 2022 | 12:30 WIB
KERJA SAMA PAJAK INTERNASIONAL

Negara-Negara Asia Didorong Gabung Asia Initiative, Ini Alasannya

berita pilihan

Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KPP PRATAMA SUKABUMI

Belum Punya NPWP, Tempat Tinggal WP Didatangi Petugas Pajak

Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:00 WIB
KP2KP PURWODADI

WP Non-Efektif Dikecualikan dari Pengawasan, Begini Penjelasan DJP

Minggu, 14 Agustus 2022 | 12:30 WIB
HUNGARIA

Beban Pajak Ditanggung Konsumen, Maskapai Ini Kena Denda Rp11 Miliar

Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:30 WIB
KPP PRATAMA CILACAP

Usai Blokir Rekening WP Badan, Kantor Pajak Lakukan Penyitaan

Minggu, 14 Agustus 2022 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Prosedur Pemberitahuan Surat Paksa dalam Penagihan Pajak

Minggu, 14 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KABUPATEN BOJONEGORO

Peringati HUT Ke-77 RI, Pemutihan Pajak Diadakan Hingga 20 Oktober