Berita
Kamis, 09 April 2020 | 10:27 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Kamis, 09 April 2020 | 09:57 WIB
DIRJEN PERBENDAHARAAN ANDIN HADIYANTO:
Kamis, 09 April 2020 | 08:20 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 08 April 2020 | 19:00 WIB
KOREA SELATAN
Fokus
Data & alat
Rabu, 08 April 2020 | 09:12 WIB
KURS PAJAK 8 APRIL-14 APRIL 2020
Selasa, 07 April 2020 | 13:30 WIB
STATISTIK DAYA SAING PAJAK
Jum'at, 03 April 2020 | 17:01 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Kamis, 02 April 2020 | 14:31 WIB
PROFESI
Komunitas
Selasa, 07 April 2020 | 17:08 WIB
UNIVERSITAS DIPONEGORO
Selasa, 07 April 2020 | 16:45 WIB
STISIPOL PAHLAWAN 12 BANGKA
Kamis, 02 April 2020 | 15:11 WIB
LEE JI-EUN:
Selasa, 31 Maret 2020 | 09:52 WIB
PROGRAM BEASISWA
Reportase

Imbas Virus Corona, Negara Ini Terancam Resesi?

A+
A-
0
A+
A-
0
Imbas Virus Corona, Negara Ini Terancam Resesi?

Ilustrasi.

SINGAPURA, DDTCNews—Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) Singapura menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020 di rentang -0,5%—1,5% dari sebelumnya 0,5%—2,5% lantaran virus Corona atau Covid-19.

Sekretaris MTI Gabriel Lim mengatakan isu virus Corona berpotensi membuat Singapura terkena resesi tahun ini atau pertama kali sejak 2001, di mana kala itu pertumbuhan ekonomi Singapura minus 1%.

“Situasi Covid-19 masih berkembang, dan menimbulkan ketidakpastian yang signifikan akan durasi dan besaran dampak yang ditimbulkan, sehingga berdampak secara keseluruhan,” kata Lim dikutip Selasa (18/02/2020).

Baca Juga: Efek Corona, 54 Perusahaan Petrokimia Dapat Relaksasi Pajak

Bukan tanpa sebab, proyeksi Singapura mengalami resesi itu muncul. Berkaca pada 2003 ketika wabah flu burung atau SARS terjadi, ekonomi Singapura sempat minus 0,3% pada kuartal II/2003.

Ekonomi Singapura baru berbalik menjadi 5,3% pada kuartal berikutnya seiring dengan redanya isu flu burung tersebut. Di akhir tahun, ekonomi Singapura kala itu berhasil tumbuh 4,5%.

Di lain pihak, kasus Covid-19 belum menunjukkan gejala mereda. Jumlah yang terjangkit terus meningkat, termasuk jumlah orang yang meninggal. Di seluruh dunia, jumlah kematian akibat Corona saat ini sudah mencapai 1.775 orang.

Baca Juga: Alur Klaim Biaya Rawat Pasien Corona Dirancang, Begini Perinciannya

Situasi makin tidak menentu manakala ekonomi China juga ikut terganggu. Bahkan, proyeksi pertumbuhan ekonomi China tahun ini juga dipangkas seiring dengan larangan perjalanan dan isolasi sejumlah kota-kota di China yang akhirnya mengganggu konsumsi.

“Perkembangan di China tentunya memukul ekonomi kawasan, termasuk ASEAN melalui penurunan turis asal China dan barang-barang impor asal China, di mana turun mendisrupsi rantai pasok,” jelas Lim dilansir dari Strait Times.

Seperti Singapura, New Zealand juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini dari sebelumnya 2,2-2,8% menjadi 2-2,5% seiring dengan dampak ekonomi yang disebabkan wabah Corona.

Baca Juga: Peran Kebijakan Pajak dalam Menghadapi Krisis Keuangan

Perdana Menteri New Zealand Jacinda Ardern mengatakan dampak wabah Corona terhadap ekonomi akan mulai terasa pada kuartal II/2020. Namun, ia memprediksi ekonomi akan normal kembali pada paruh kedua 2020.

Meski belum tercatat memiliki kasus Corona, New Zealand merupakan salah satu negara yang sektor pariwisatanya cukup bergantung dari kunjungan para turis asing, termasuk turis asal China. (rig)

Baca Juga: Alokasikan Bansos untuk Hadapi Corona, Pulau Jawa Jadi Prioritas

“Situasi Covid-19 masih berkembang, dan menimbulkan ketidakpastian yang signifikan akan durasi dan besaran dampak yang ditimbulkan, sehingga berdampak secara keseluruhan,” kata Lim dikutip Selasa (18/02/2020).

Baca Juga: Efek Corona, 54 Perusahaan Petrokimia Dapat Relaksasi Pajak

Bukan tanpa sebab, proyeksi Singapura mengalami resesi itu muncul. Berkaca pada 2003 ketika wabah flu burung atau SARS terjadi, ekonomi Singapura sempat minus 0,3% pada kuartal II/2003.

Ekonomi Singapura baru berbalik menjadi 5,3% pada kuartal berikutnya seiring dengan redanya isu flu burung tersebut. Di akhir tahun, ekonomi Singapura kala itu berhasil tumbuh 4,5%.

Di lain pihak, kasus Covid-19 belum menunjukkan gejala mereda. Jumlah yang terjangkit terus meningkat, termasuk jumlah orang yang meninggal. Di seluruh dunia, jumlah kematian akibat Corona saat ini sudah mencapai 1.775 orang.

Baca Juga: Alur Klaim Biaya Rawat Pasien Corona Dirancang, Begini Perinciannya

Situasi makin tidak menentu manakala ekonomi China juga ikut terganggu. Bahkan, proyeksi pertumbuhan ekonomi China tahun ini juga dipangkas seiring dengan larangan perjalanan dan isolasi sejumlah kota-kota di China yang akhirnya mengganggu konsumsi.

“Perkembangan di China tentunya memukul ekonomi kawasan, termasuk ASEAN melalui penurunan turis asal China dan barang-barang impor asal China, di mana turun mendisrupsi rantai pasok,” jelas Lim dilansir dari Strait Times.

Seperti Singapura, New Zealand juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini dari sebelumnya 2,2-2,8% menjadi 2-2,5% seiring dengan dampak ekonomi yang disebabkan wabah Corona.

Baca Juga: Peran Kebijakan Pajak dalam Menghadapi Krisis Keuangan

Perdana Menteri New Zealand Jacinda Ardern mengatakan dampak wabah Corona terhadap ekonomi akan mulai terasa pada kuartal II/2020. Namun, ia memprediksi ekonomi akan normal kembali pada paruh kedua 2020.

Meski belum tercatat memiliki kasus Corona, New Zealand merupakan salah satu negara yang sektor pariwisatanya cukup bergantung dari kunjungan para turis asing, termasuk turis asal China. (rig)

Baca Juga: Alokasikan Bansos untuk Hadapi Corona, Pulau Jawa Jadi Prioritas
Topik : virus corona, ekonomi, china, ekonomi lesu, singapura, resesi, nasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
0/1000
artikel terkait
Selasa, 07 April 2020 | 14:18 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 07 April 2020 | 11:51 WIB
PENANGANAN VIRUS CORONA
Selasa, 07 April 2020 | 11:13 WIB
PELAPORAN SPT
Selasa, 07 April 2020 | 10:10 WIB
EFEK VIRUS CORONA
berita pilihan
Kamis, 09 April 2020 | 10:27 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Kamis, 09 April 2020 | 09:57 WIB
DIRJEN PERBENDAHARAAN ANDIN HADIYANTO:
Kamis, 09 April 2020 | 09:19 WIB
OPINI
Kamis, 09 April 2020 | 08:20 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 08 April 2020 | 19:00 WIB
KOREA SELATAN
Rabu, 08 April 2020 | 18:15 WIB
PROFIL PERPAJAKAN SERBIA
Rabu, 08 April 2020 | 17:20 WIB
MEMO PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 08 April 2020 | 16:42 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 08 April 2020 | 16:22 WIB
TIPS E-BUPOT