JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah menyatakan makan bergizi gratis (MBG) akan disalurkan kepada 82,9 juta orang pada tahun ini sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan MBG per hari ini sudah tersalur ke 55 juta penerima manfaat melalui kurang lebih 19.000 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang sudah terbangun.
"Target di 2026 harus selesai kurang lebih akan ada sekitar 35.000 SPPG yang akan melayani 82,9 juta penerima manfaat," katanya, dikutip pada Rabu (7/1/2026).
Presiden Prabowo Subianto dalam taklimatnya di Padepokan Garuda Yaksa, Bogor pun mengatakan MBG merupakan solusi untuk menangani kekurangan gizi pada anak-anak di Indonesia.
Prabowo mengeklaim saat ini sekitar 20% hingga 30% anak-anak di Indonesia masih kekurangan gizi.
"Itu yang jelas dikatakan malnutrisi, stunting, badannya sangat lemah, pertumbuhannya tidak normal. Kemudian ternyata puluhan juta anak-anak Indonesia berangkat sekolah tanpa makan pagi. Banyak juga makan mereka hanya nasi dengan daun-daun," ujarnya.
Ke depan, Prabowo meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk terus mengurangi kekurangan dan potensi penyimpangan dalam pelaksanaan MBG.
"Tentunya kita harapkan zero defect, itu yang harus kita capai. Langkah demi langkah, pengawasan demi pengawasan, langkah-langkah pengamanan terus kita lakukan, tetapi intinya adalah bahwa kita intervensi," tuturnya.
Sebagai informasi, anggaran yang dialokasikan untuk MBG pada tahun ini mencapai Rp335 triliun, jauh melampaui anggaran pada tahun sebelumnya yang hanya senilai Rp71 triliun. (rig)
