Berita
Jum'at, 30 Juli 2021 | 20:52 WIB
DDTC TAX AUDIT & TAX DISPUTE WEBINAR SERIES
Jum'at, 30 Juli 2021 | 19:15 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG
Jum'at, 30 Juli 2021 | 19:10 WIB
EKONOMI DIGITAL
Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:50 WIB
PMK 96/2021
Fokus
Data & Alat
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 13:30 WIB
KURS PAJAK 14 JULI 2021-20 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Imbas Covid-19, Beban Pajak Generasi Masa Depan Bakal Lebih Besar

A+
A-
1
A+
A-
1
Imbas Covid-19, Beban Pajak Generasi Masa Depan Bakal Lebih Besar

Ilustrasi.

SEOUL, DDTCNews – Beban pajak yang ditanggung wajib pajak Korea Selatan pada generasi yang akan datang diproyeksikan bakal menggelembung akibat besarnya belanja negara dalam penanganan Covid-19 dan diperparah dengan adanya penuaan populasi.

Director of Research Coordination Department pada Korea Economic Research Institute Choo Kwang Ho mengatakan laju pertumbuhan rasio pajak (tax ratio) Korea Selatan paling tinggi dibandingkan dengan negara-negara OECD lainnya.

Pada 2015, tax ratio Korea Selatan tercatat 23,7%. Pada 2019, tax ratio sudah naik menjadi 27,4%, meningkat 3,7% poin persentase. Pada saat bersamaan, kenaikan tax ratio di negara OECD hanya sekitar 0,5 poin persentase.

Baca Juga: Wow, Potensi Setoran Pajak dari Cryptocurrency Capai Rp404 Triliun

"Dalam 5 tahun terakhir, beban pajak dan iuran jaminan sosial yang ditanggung masyarakat memang naik terlalu drastis," kata Choo, dikutip pada Selasa (15/6/2021).

Korea Economic Research Institute mencatat total pajak dan iuran jaminan sosial yang dibayar setiap orang Korea Selatan pada 2020 secara rata-rata mencapai KRW10,19 juta atau kurang lebih senilai Rp129,7 juta.

Tahun ini, beban pajak dan iuran jaminan sosial yang ditanggung setiap wajib pajak Korea Selatan diperkirakan naik menjadi KRW10,68 juta. Bila dibiarkan, rata-rata beban pajak yang ditanggung bisa mencapai KRW12,18 juta pada 2024.

Baca Juga: Beban Pajak Ditambah, Harga BBM Langsung Melonjak Tahun Ini

Meski iuran jaminan sosial yang dikenakan terus bertumbuh, saldo dana jaminan sosial Pemerintah Korea Selatan diperkirakan akan habis akibat penuaan populasi dan penanganan pandemi Covid-19 yang memperburuk keadaan.

Saat ini, sekitar 15% dari populasi Korea Selatan telah berusia di atas 65 tahun. Pada 2067, sekitar 46,5% penduduk Korea Selatan adalah lansia yang tidak produktif sehingga tidak berkontribusi terhadap pembayaran pajak dan iuran jaminan sosial.

Korea Economic Research Institute memperkirakan jumlah iuran jaminan sosial yang diterima oleh Korea Selatan pada 2054 akan lebih rendah dibandingkan dengan total jaminan sosial dan pensiun yang dibayarkan oleh pemerintah kepada lansia.

Baca Juga: Ini Daftar Negara yang Memacu Penerimaan Lewat Pajak Ganja

"Setiap orang akan menanggung pajak yang lebih besar dan pemerintah akan berbelanja lebih besar untuk kesejahteraan," ujar profesor dari Yonsei University Yang Joon Mo seperti dilansir koreatimes.co.kr. (rig)

Topik : korea selatan, penuaan populasi, beban pajak, covid-19, tax ratio, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 27 Juli 2021 | 14:30 WIB
ANGGARAN PEMERINTAH

Tangani Covid-19, Sri Mulyani: Dunia Sudah Habiskan US$11 Triliun

Senin, 26 Juli 2021 | 18:00 WIB
KOREA SELATAN

Otoritas Pajak Bisa Sita Cryptocurrency WP Tanpa Putusan Pengadilan

berita pilihan

Jum'at, 30 Juli 2021 | 23:25 WIB
HUT KE-14 DDTC

Bahas Penegakan Hukum Pajak dalam RUU KUP? Ikuti Webinar Ini, Gratis!

Jum'at, 30 Juli 2021 | 20:52 WIB
DDTC TAX AUDIT & TAX DISPUTE WEBINAR SERIES

Ini Kunci Penting dalam Pemeriksaan Transfer Pricing

Jum'at, 30 Juli 2021 | 19:15 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

KY Sebut Para Calon Hakim Agung TUN Khusus Pajak Tidak Lolos Seleksi

Jum'at, 30 Juli 2021 | 19:10 WIB
EKONOMI DIGITAL

World Bank Sebut Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia Belum Merata

Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:50 WIB
PMK 96/2021

Sudah Dibebaskan, Yacht Bisa Jadi Terutang PPnBM Kalau Ini Terjadi

Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:31 WIB
EKONOMI DIGITAL

DPR Pantau Dinamika Pencapaian Konsensus Global Pajak Digital

Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:07 WIB
DDTC TAX AUDIT & TAX DISPUTE WEBINAR SERIES

Solusi Bila Data Pembanding Transfer Pricing Saat Pandemi Kurang

Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:02 WIB
PMK 96/2021

Simak Keterangan Resmi Ditjen Pajak Soal Terbitnya PMK 96/2021

Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:00 WIB
KANWIL DJP JAWA TIMUR I

Aplikasi Buat Mekanisme Kerja DJP dalam Awasi WP Makin Sempurna

Jum'at, 30 Juli 2021 | 17:29 WIB
PROYEK STRATEGIS NASIONAL

LMAN Salurkan Pendanaan Lahan Proyek Strategis Nasional Rp13,4 Triliun