Fokus
Literasi
Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 15 Agustus 2022 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Senin, 15 Agustus 2022 | 12:45 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 AGUSTUS - 23 AGUSTUS 2022
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Reportase

Hipmi Ungkap 5 Kelemahan Pengusaha Muda di Bidang Perpajakan

A+
A-
1
A+
A-
1
Hipmi Ungkap 5 Kelemahan Pengusaha Muda di Bidang Perpajakan

Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan Hipmi Ajib Hamdani dalam sebuah webinar, Rabu (21/4/2021).

JAKARTA, DDTCNews – Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan Hipmi Ajib Hamdani mengungkapkan beberapa kelemahan para pengusaha muda Indonesia dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

Ajib menuturkan pengusaha muda cenderung menjalankan bisnis tanpa memperhatikan konsekuensi perpajakan. Menurutnya, hal tersebut sering kali menimbulkan permasalahan perpajakan pada masa mendatang, terutama ketika usaha mulai maju dan berkembang.

"Pengusaha muda punya kecenderungan untuk menjalankan bisnis dan apa saja dihajar. Tapi kadang lupa banyak aspek yang harus di tata dalam masalah perpajakan. Ini kondisi riil di lapangan agar jadi pembelajaran bersama,” katanya dalam sebuah webinar, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga: Tidak Ada Lagi Alokasi PEN di APBN 2023, Begini Kata Sri Mulyani

Secara umum, terdapat 5 kelemahan pengusaha muda dalam urusan perpajakan saat memulai bisnis. Pertama, minimnya literasi pajak. Kedua, cenderung mengabaikan kewajiban sebagai wajib pajak orang pribadi.

Ketiga, tidak memiliki sumber daya manusia yang memadai dalam bidang perpajakan. Keempat, kurang proaktif mencari informasi tentang aturan pajak terbaru. Kelima, cenderung memilih input perencanaan pajak yang tidak tepat untuk menekan biaya.

Kelima kelemahan tersebut berakar pada kentalnya prinsip untuk memulai usaha terlebih dahulu dan tidak menimbang konsekuensi perpajakannya. "Jadi kalau belum kena masalah, tidak akan bertanya. Begitu ada masalah, baru bertanya," ujar Ajib.

Baca Juga: Pajak Minimum Global Ternyata Bisa Pengaruhi Penerimaan Pajak 2023

Untuk itu, Ajib mengusulkan tiga solusi dalam membenahi kesadaran pajak di kalangan pengusaha muda antara lain adanya pemberian literasi perpajakan yang lebih intensif dari pemerintah kepada pengusaha muda.

Kemudian, mendorong DJP mengedepankan upaya pembinaan dan edukasi kepada pengusaha muda demi menumbuhkan kepatuhan pajak dalam jangka panjang dan tidak membuat program intensifikasi yang meresahkan pelaku usaha.

Selanjutnya, mendorong kewirausahaan sebagai modal memperluas basis pajak dan meningkatkan tax ratio. "Kalau mau penerimaan pajak bagus maka sebagai ujung perputaran ekonomi ini bagaimana kebijakan yang menumbuhkan wirausahawan baru," tutur Ajib. (rig)

Baca Juga: Tax Ratio 2023 Diproyeksi Turun Jadi 9,61%, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Topik : hipmi, kepatuhan pajak, pengusaha muda, kewajiban pajak, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 14 Agustus 2022 | 08:30 WIB
PELAYANAN KEPABEANAN

Terapkan CEISA 4.0 Secara Penuh di 77 Kantor, Begini Evaluasi DJBC

Minggu, 14 Agustus 2022 | 08:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Siap-Siap! Transaksi SUN Khusus PPS Dibuka Lagi pada 22 Agustus 2022

Minggu, 14 Agustus 2022 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Dukung Energi Terbarukan, Pemerintah Godok Fasilitas Kepabeanan

berita pilihan

Rabu, 17 Agustus 2022 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sri Mulyani Sebut Ada Insentif Perpajakan Rp41,5 Triliun pada 2023

Rabu, 17 Agustus 2022 | 14:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tahun Depan, Pemerintah Minta Dividen Rp44 Triliun dari BUMN

Rabu, 17 Agustus 2022 | 14:00 WIB
RAPBN 2023 DAN NOTA KEUANGAN

Tidak Ada Lagi Alokasi PEN di APBN 2023, Begini Kata Sri Mulyani

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Begini Optimisme Sri Mulyani Soal Pertumbuhan Penerimaan PPh Nonmigas

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:00 WIB
HUT KE-15 DDTC

Membangun SDM Pajak Unggul, DDTC Tawarkan Akses Pendidikan yang Setara

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pajak Minimum Global Ternyata Bisa Pengaruhi Penerimaan Pajak 2023

Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Pemerintah Targetkan Setoran PPh Rp935 Triliun Pada Tahun Depan

Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Costums Declaration?

Rabu, 17 Agustus 2022 | 11:30 WIB
KANWIL DJP BALI

Tak Perlu ke KPP Bawa Berkas Tebal, Urus Ini Bisa Lewat DJP Online

Rabu, 17 Agustus 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS KEPABEANAN DAN CUKAI

Mengenal Barang Lartas dalam Kegiatan Ekspor Impor