Berita
Jum'at, 25 Juni 2021 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN
Jum'at, 25 Juni 2021 | 09:34 WIB
SE-08/PP/2021
Jum'at, 25 Juni 2021 | 08:14 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Kamis, 24 Juni 2021 | 19:09 WIB
REVISI UU KUP
Fokus
Data & Alat
Rabu, 23 Juni 2021 | 10:02 WIB
KURS PAJAK 23 JUNI 2021-29 JUNI 2021
Senin, 21 Juni 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Kamis, 17 Juni 2021 | 18:50 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 16 Juni 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 16 JUNI 2021-22 JUNI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Hindari Pajak Tinggi, WP Ramai-Ramai Alihkan Kepemilikan Properti

A+
A-
12
A+
A-
12
Hindari Pajak Tinggi, WP Ramai-Ramai Alihkan Kepemilikan Properti

Ilustrasi.

SEOUL, DDTCNews – Kenaikan tarif pajak properti dinilai mendorong wajib pajak yang memiliki rumah atau apartemen sebanyak 2 unit atau lebih di Seoul untuk mengalihkan propertinya kepada sanak saudara.

Peneliti dari Kookmin Bank Park Won Gab mengatakan fenomena tersebut terjadi lantaran wajib pajak ingin mengantisipasi ketentuan pajak yang berlaku pada Juni 2021 yang bakal membebankan pajak lebih berat kepada mereka yang memiliki rumah lebih dari 1 unit.

"Tampaknya banyak pemilik properti yang memutuskan untuk memberikan apartemennya kepada keluarga untuk menghindari pajak properti dan pajak penjualan yang lebih berat pada Juni 2021," katanya seperti dilansir koreaherald.com, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga: Masih Terdampak Pandemi, Pengusaha Waralaba Minta Relaksasi Pajak

Per Juni 2021, wajib pajak yang memiliki rumah atau apartemen sebanyak 2 unit atau lebih akan dikenai pajak sebesar 6%, lebih tinggi dari tarif sebelumnya 3,2%. Pajak penjualan properti juga naik dari 6%—45% menjadi 65%—75%.

Imbasnya, terjadi 2.019 pengalihan kepemilikan properti di Seoul antara dua pihak yang memiliki hubungan keluarga sepanjang Maret 2021. Adapun kenaikan tarif pajak merupakan upaya pemerintah dalam merespons melambungnya harga properti di Seoul dan sekitarnya.

Pada bulan sebelumnya, jumlah pengalihan tercatat sebanyak 933 pengalihan kepemilikan properti. Dengan demikian, pengalihan kepemilikan properti mengalami kenaikan hingga 2 kali lipat akibat ketentuan pajak baru ini.

Baca Juga: Dorong Penyederhanaan Administrasi Pajak, UMKM Bakal Dimintai Masukan

Secara nasional, Pemerintah Korea Selatan mencatat ada 10.281 pengalihan kepemilikan properti pada Maret 2021. Total transaksi pengalihan properti pada Maret 2021 tercatat 57,2% lebih tinggi dari Februari 2021. (rig)

Topik : korea selatan, pajak properti, kebijakan pajak, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
berita pilihan
Jum'at, 25 Juni 2021 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN
Jum'at, 25 Juni 2021 | 09:34 WIB
SE-08/PP/2021
Jum'at, 25 Juni 2021 | 08:14 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Kamis, 24 Juni 2021 | 19:09 WIB
REVISI UU KUP
Kamis, 24 Juni 2021 | 19:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:35 WIB
SPANYOL
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:30 WIB
KABUPATEN CIAMIS
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:20 WIB
KABUPATEN MEMPAWAH
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:05 WIB
KABUPATEN SANGGAU
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:00 WIB
AUDIT KEUANGAN NEGARA