Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Giliran Capres AS Ini Rilis SPT, Setorannya US$2 Juta

A+
A-
0
A+
A-
0

Kamala Harris.(foto: MarketWatch)

WASHINGTON, DDTCNews – Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) 2020 Kamala Harris turut mengumumkan laporan surat pemberitahuan (SPT) tahunannya selama periode 15 tahun terakhir. Publikasi SPT Harris disebut-sebut mencatatkan periode terbanyak dibanding kandidat lainnya.

Seperti dikabarkan di sejumlah media massa, Harris dan suaminya Doug Emhoff melapor penghasilan pada 2018 sebanyak US1,88 juta (Rp26,46 miliar). Penghasilan tersebut dikenakan pajak federal sebesar US$700.000 (Rp9,85 miliar).

“Harris dan Emhoff telah melapor SPT bersama-sama sejak 2014. Emhoff telah melaporkan lebih dari $1 juta (Rp14,07 miliar) dalam pendapatan setiap tahunnya. Mereka telah membayar lebih dari $2 juta (Rp28,14 miliar) pajak,” demikian informasi yang dilansir Washington Post, Senin (15/4/2019).

Baca Juga: Pemerintah Perlu Terapkan Strategi ‘Relaksasi-Partisipasi’, Apa Itu?

Pelaporan SPT Harris dan suaminya itu sebagian besar disokong oleh suaminya sekitar US$1.5 juta (Rp21,11 miliar). Sementara, penghasilan Harris dari jabatannya sebagai Senat sebesar US$157.000 (Rp2,21 miliar) dan gajinya sebagai penulis US$320.000 (Rp4,5 miliar).

Publikasi SPT ini menjadi suatu keberanian sejumlah kandidat presiden AS 2020 sebagai bentuk kampanye. Sebelumnya, Elizabeth Warren telah mempublikasi 11 tahun SPT, lalu Kirsten Gillibrand dan Amy Klobuchar telah mempublikasi 12 tahun SPT.

Di samping itu, publikasi SPT juga sebagai upaya untuk menekan Presiden AS Donald Trump agar segera mempublikasi SPT 2018. Ini mengingat Trump selalu berkelit dan mengaku sedang menjalani proses audit sehingga tidak bisa mempublikasi SPT kepada publik.

Baca Juga: Janjikan Pengawasan & Penegakan Hukum yang Adil, Ini 5 Langkah DJP

Kendati alasan audit kerap digunakan Trump untuk menghindar dari publikasi SPT, seluruh kandidat presidensial AS 2020 tetap menerapkan berbagai cara agar Trump segera mempublikasi SPT. Terlebih, fraksi Demokrat sangat mendesak Trump agar mempublikasikan pajaknya.

Demokrat beranggapan seluruh parlemen akan mendapatkan informasi dari bisnis yang dijalani oleh Presiden AS selama ini dan khususnya terkait potensi adanya konflik kepentingan. Sayangnya, hingga saat ini Trump belum mempublikasikan SPT-nya.

Baca Juga: Wamenkeu: Daerah Juga Bisa Berikan Insentif Fiskal

“Harris dan Emhoff telah melapor SPT bersama-sama sejak 2014. Emhoff telah melaporkan lebih dari $1 juta (Rp14,07 miliar) dalam pendapatan setiap tahunnya. Mereka telah membayar lebih dari $2 juta (Rp28,14 miliar) pajak,” demikian informasi yang dilansir Washington Post, Senin (15/4/2019).

Baca Juga: Pemerintah Perlu Terapkan Strategi ‘Relaksasi-Partisipasi’, Apa Itu?

Pelaporan SPT Harris dan suaminya itu sebagian besar disokong oleh suaminya sekitar US$1.5 juta (Rp21,11 miliar). Sementara, penghasilan Harris dari jabatannya sebagai Senat sebesar US$157.000 (Rp2,21 miliar) dan gajinya sebagai penulis US$320.000 (Rp4,5 miliar).

Publikasi SPT ini menjadi suatu keberanian sejumlah kandidat presiden AS 2020 sebagai bentuk kampanye. Sebelumnya, Elizabeth Warren telah mempublikasi 11 tahun SPT, lalu Kirsten Gillibrand dan Amy Klobuchar telah mempublikasi 12 tahun SPT.

Di samping itu, publikasi SPT juga sebagai upaya untuk menekan Presiden AS Donald Trump agar segera mempublikasi SPT 2018. Ini mengingat Trump selalu berkelit dan mengaku sedang menjalani proses audit sehingga tidak bisa mempublikasi SPT kepada publik.

Baca Juga: Janjikan Pengawasan & Penegakan Hukum yang Adil, Ini 5 Langkah DJP

Kendati alasan audit kerap digunakan Trump untuk menghindar dari publikasi SPT, seluruh kandidat presidensial AS 2020 tetap menerapkan berbagai cara agar Trump segera mempublikasi SPT. Terlebih, fraksi Demokrat sangat mendesak Trump agar mempublikasikan pajaknya.

Demokrat beranggapan seluruh parlemen akan mendapatkan informasi dari bisnis yang dijalani oleh Presiden AS selama ini dan khususnya terkait potensi adanya konflik kepentingan. Sayangnya, hingga saat ini Trump belum mempublikasikan SPT-nya.

Baca Juga: Wamenkeu: Daerah Juga Bisa Berikan Insentif Fiskal
Topik : Kamala Harris, AS, SPT, Donald Trump
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 10 Desember 2019 | 11:22 WIB
SPANYOL
Jum'at, 06 Desember 2019 | 15:50 WIB
ITALIA
berita pilihan
Jum'at, 21 Juni 2019 | 16:16 WIB
AMERIKA SERIKAT
Jum'at, 26 April 2019 | 15:54 WIB
ZIMBABWE
Kamis, 15 September 2016 | 06:02 WIB
ZIMBABWE
Senin, 31 Desember 2018 | 14:35 WIB
ZIMBABWE
Senin, 12 September 2016 | 17:01 WIB
ZIMBABWE
Jum'at, 10 Mei 2019 | 16:37 WIB
ZAMBIA
Rabu, 15 Agustus 2018 | 12:10 WIB
ZAMBIA
Senin, 10 September 2018 | 09:45 WIB
YUNANI
Jum'at, 15 Juni 2018 | 17:42 WIB
ARAB SAUDI
Jum'at, 27 Juli 2018 | 16:21 WIB
JEPANG