Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Genjot PAD, Bapenda Sebar Ratusan Surat Teguran Bagi Wajib Pajak

1
1

PEKANBARU, DDTCNews – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Provinsi Riau terus menggenjot penerimaan daerah dari sektor pajak. Sepanjang tahun 2017 sudah ada 477 surat teguran yang diberikan Bapenda kepada wajib pajak.

Sekretaris Bapenda Kota Pekanbaru Syoffaizal mengatakan surat teguran tersebut dikirm kepada wajib pajak yang lalai dalam melaksanakan kewajibannya. Hal ini dilakukan tidak lain untuk meningkatkan penerimaan daerah pada tahun 2017.

“Pemberian surat teguran kepada wajib pajak adalah upaya Bapenda untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak,” katanya, Rabu (27/12).

Baca Juga: Pajak Daerah Jadi Penyumbang Terbesar PAD Kota Multietnis Ini

Dia juga menerangkan ada efek positif dari diberikannya surat teguran ini. Data mencatat, ada kenaikan setoran pajak yang dihasilkan melalui pemberian ‘surat cinta’ dari Bapenda ini.

“Hasilnya cukup memuaskan, jika dibandingkan dari tahun sebelumnya pemasukan kita tahun ini naik 25%,” terangnya.

Syoffaizal lebih lanjut merinci dari total 477 surat yang telah dilayangkan, sektor bisnis restoran paling banyak mendapatkan surat teguran ini dengan jumlah 399. Wajib pajak hotel kemudian menyusul dengan 75 surat teguran.

Baca Juga: Optimalkan Pajak Hotel & Restoran, Pemkab Pasang Alat Perekam

Kemudian wajib pajak di bisnis hiburan dimana ada 58 surat teguran. Terakhir, ialah 5 surat teguran untuk wajib pajak di sektor perparkiran. Namun, ia tidak meriis identitas wajib pajak yang mendapat surat teguran tersebut.

“Berdasarkan aturan, kami tidak boleh menyebut nama si wajib pajak, dan kami hanya merilis jumlahnya saja,” ungkapnya.

Seperti dilansir halloriau.com, Bapenda Kota Pekanbaru menilai secara umum kesadaran masyarakat untuk membayar pajak sudah baik. Namun, dengan instrumen surat teguran ini dapat menjadi efek kejut bagi wajib pajak yang masih lalai dalam melakukan kewajiban pajaknya.

Baca Juga: Pemkot Bakal Gali Potensi Pajak dari Pariwisata

“Kegiatan ini akan terus kita tingkatkan ke depan demi peningkatan PAD guna membangun Kota Pekanbaru yang lebih baik,” tutup Syoffaizal (Amu)

“Pemberian surat teguran kepada wajib pajak adalah upaya Bapenda untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak,” katanya, Rabu (27/12).

Baca Juga: Pajak Daerah Jadi Penyumbang Terbesar PAD Kota Multietnis Ini

Dia juga menerangkan ada efek positif dari diberikannya surat teguran ini. Data mencatat, ada kenaikan setoran pajak yang dihasilkan melalui pemberian ‘surat cinta’ dari Bapenda ini.

“Hasilnya cukup memuaskan, jika dibandingkan dari tahun sebelumnya pemasukan kita tahun ini naik 25%,” terangnya.

Syoffaizal lebih lanjut merinci dari total 477 surat yang telah dilayangkan, sektor bisnis restoran paling banyak mendapatkan surat teguran ini dengan jumlah 399. Wajib pajak hotel kemudian menyusul dengan 75 surat teguran.

Baca Juga: Optimalkan Pajak Hotel & Restoran, Pemkab Pasang Alat Perekam

Kemudian wajib pajak di bisnis hiburan dimana ada 58 surat teguran. Terakhir, ialah 5 surat teguran untuk wajib pajak di sektor perparkiran. Namun, ia tidak meriis identitas wajib pajak yang mendapat surat teguran tersebut.

“Berdasarkan aturan, kami tidak boleh menyebut nama si wajib pajak, dan kami hanya merilis jumlahnya saja,” ungkapnya.

Seperti dilansir halloriau.com, Bapenda Kota Pekanbaru menilai secara umum kesadaran masyarakat untuk membayar pajak sudah baik. Namun, dengan instrumen surat teguran ini dapat menjadi efek kejut bagi wajib pajak yang masih lalai dalam melakukan kewajiban pajaknya.

Baca Juga: Pemkot Bakal Gali Potensi Pajak dari Pariwisata

“Kegiatan ini akan terus kita tingkatkan ke depan demi peningkatan PAD guna membangun Kota Pekanbaru yang lebih baik,” tutup Syoffaizal (Amu)

Topik : pajak daerah, surat teguran, kota pekanbaru
Komentar
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Senin, 24 Oktober 2016 | 09:59 WIB
YOGYAKARTA
Jum'at, 01 Juli 2016 | 14:42 WIB
YOGYAKARTA
Jum'at, 23 November 2018 | 14:32 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 15:03 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
berita pilihan
Senin, 24 Oktober 2016 | 09:59 WIB
YOGYAKARTA
Jum'at, 23 November 2018 | 14:32 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 15:03 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 15:29 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 16:15 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 17:04 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 17:54 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 27 April 2018 | 14:40 WIB
TANGERANG SELATAN
Kamis, 25 April 2019 | 15:30 WIB
SUMATRA UTARA
Rabu, 07 September 2016 | 21:01 WIB
SUMATERA UTARA