Fokus
Data & alat
Kamis, 09 April 2020 | 14:58 WIB
STATISTIK PAJAK WARISAN
Rabu, 08 April 2020 | 09:12 WIB
KURS PAJAK 8 APRIL-14 APRIL 2020
Selasa, 07 April 2020 | 13:30 WIB
STATISTIK DAYA SAING PAJAK
Jum'at, 03 April 2020 | 17:01 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Komunitas
Kamis, 09 April 2020 | 15:59 WIB
EDUKASI PAJAK
Selasa, 07 April 2020 | 17:08 WIB
UNIVERSITAS DIPONEGORO
Selasa, 07 April 2020 | 16:45 WIB
STISIPOL PAHLAWAN 12 BANGKA
Kamis, 02 April 2020 | 15:11 WIB
LEE JI-EUN:
Reportase

Efek COVID-19, BKPM Sebut Ada Lonjakan Izin Sektor Kesehatan

A+
A-
1
A+
A-
1
Efek COVID-19, BKPM Sebut Ada Lonjakan Izin Sektor Kesehatan

Ilustrasi. 

JAKARTA, DDTCNews – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat adanya lonjakan tinggi untuk izin sektor kesehatan pascameningkatnya penyebaran COVID-19 pada bulan ini.

Juru Bicara BKPM Tina Talisa mengatakan penyebaran COVID-19 yang semakin meluas direspons dengan minat pengusaha di bidang kesehatan dalam mengurus izin operasional/komersial kesehatan. Jumlah izin Kementerian Kesehatan yang diterbitkan melalui Online Single Submission Badan Koordinasi Penanaman Modal (OSS BKPM) melonjak drastis sejak awal Februari 2020.

"Di minggu terakhir bulan Januari, jumlah izin kesehatan tercatat 694, sedangkan pekan sebelumnya hanya 391 izin yang diajukan pengusaha," katanya dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (25/3/2020).

Baca Juga: Ini 4 Insentif Pajak Baru Terkait Barang & Jasa untuk Tangani Corona

Tina menjelaskan jumlah izin sektor kesehatan konsisten meningkat dua kali lipat sejak akhir Januari 2020. Jumlahnya kemudian mencapai puncak pada periode 9-15 Maret 2020, di mana sistem BKPM mencatat izin usaha sektor kesehatan mencapai 1.255 izin.

Sebelum wabah virus Corona meluas menjadi pandemik pada akhir Januari 2020, jumlah izin Kementerian Kesehatan tidak pernah mendominasi dan cenderung stagnan berada di peringkat 5 atau 6 di antara seluruh kementerian/lembaga lain.

Namun, lonjakan langsung terjadi pada Februari sehingga membuat peringkat jumlah izin Kementerian Kesehatan naik ke peringkat 2. Sementara peringkat 1 selalu diisi oleh perizinan usaha yang menjadi berhubungan dengan Kementerian Perdagangan.

Baca Juga: Wah, Ada Beleid Insentif PPN Barang & Jasa untuk Penanganan Covid-19

“Meskipun kita ketahui pemerintah mengumumkan kasus positif COVID-19 pertama pada 2 Maret, ternyata pelaku usaha sudah merespons fenomena wabah global ini dengan cepat sejak awal Februari, yang ditandai dengan peningkatan jumlah pengurusan izin operasional/komersial bidang kesehatan," ungkapnya.

Sepanjang Januari 2020, terdapat 1.431 izin operasional/komersial kesehatan. Jumlah tersebut meningkat menjadi 2.406 izin operasional kesehatan pada Februari 2020. Sementara itu, untuk periode 1-23 Maret 2020, sudah tercatat 2.880 izin bidang kesehatan.

Tina menjamin BKPM tidak akan mempersulit pelaku usaha yang hendak mengurus izin pada sektor kesehatan. Sepanjang mengikuti peraturan yang berlaku, pelaku usaha justru akan difasilitasi oleh BKPM untuk dapat memperoleh izin dengan cepat. (kaw)

Baca Juga: Jokowi Larang ASN dan Pegawai BUMN Mudik Lebaran Tahun ini

"Di minggu terakhir bulan Januari, jumlah izin kesehatan tercatat 694, sedangkan pekan sebelumnya hanya 391 izin yang diajukan pengusaha," katanya dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (25/3/2020).

Baca Juga: Ini 4 Insentif Pajak Baru Terkait Barang & Jasa untuk Tangani Corona

Tina menjelaskan jumlah izin sektor kesehatan konsisten meningkat dua kali lipat sejak akhir Januari 2020. Jumlahnya kemudian mencapai puncak pada periode 9-15 Maret 2020, di mana sistem BKPM mencatat izin usaha sektor kesehatan mencapai 1.255 izin.

Sebelum wabah virus Corona meluas menjadi pandemik pada akhir Januari 2020, jumlah izin Kementerian Kesehatan tidak pernah mendominasi dan cenderung stagnan berada di peringkat 5 atau 6 di antara seluruh kementerian/lembaga lain.

Namun, lonjakan langsung terjadi pada Februari sehingga membuat peringkat jumlah izin Kementerian Kesehatan naik ke peringkat 2. Sementara peringkat 1 selalu diisi oleh perizinan usaha yang menjadi berhubungan dengan Kementerian Perdagangan.

Baca Juga: Wah, Ada Beleid Insentif PPN Barang & Jasa untuk Penanganan Covid-19

“Meskipun kita ketahui pemerintah mengumumkan kasus positif COVID-19 pertama pada 2 Maret, ternyata pelaku usaha sudah merespons fenomena wabah global ini dengan cepat sejak awal Februari, yang ditandai dengan peningkatan jumlah pengurusan izin operasional/komersial bidang kesehatan," ungkapnya.

Sepanjang Januari 2020, terdapat 1.431 izin operasional/komersial kesehatan. Jumlah tersebut meningkat menjadi 2.406 izin operasional kesehatan pada Februari 2020. Sementara itu, untuk periode 1-23 Maret 2020, sudah tercatat 2.880 izin bidang kesehatan.

Tina menjamin BKPM tidak akan mempersulit pelaku usaha yang hendak mengurus izin pada sektor kesehatan. Sepanjang mengikuti peraturan yang berlaku, pelaku usaha justru akan difasilitasi oleh BKPM untuk dapat memperoleh izin dengan cepat. (kaw)

Baca Juga: Jokowi Larang ASN dan Pegawai BUMN Mudik Lebaran Tahun ini
Topik : virus Corona, investasi, perizinan, BKPM, kesehatan
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
0/1000
artikel terkait
Rabu, 08 April 2020 | 09:35 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Selasa, 07 April 2020 | 18:31 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Selasa, 07 April 2020 | 16:18 WIB
JERMAN
Selasa, 07 April 2020 | 15:46 WIB
PMK 23/2020
berita pilihan
Kamis, 09 April 2020 | 19:19 WIB
PMK 28/2020
Kamis, 09 April 2020 | 18:31 WIB
PMK 28/2020
Kamis, 09 April 2020 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 09 April 2020 | 17:56 WIB
DKI JAKARTA
Kamis, 09 April 2020 | 17:35 WIB
PENGADILAN PAJAK (5)
Kamis, 09 April 2020 | 17:32 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Kamis, 09 April 2020 | 17:09 WIB
STIMULUS ATASI VIRUS CORONA
Kamis, 09 April 2020 | 16:25 WIB
INDONESIA TAXATION QUARTERLY REPORT Q1-2020
Kamis, 09 April 2020 | 16:21 WIB
AMERIKA SERIKAT