Fokus
Literasi
Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 15 Agustus 2022 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Senin, 15 Agustus 2022 | 12:45 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 AGUSTUS - 23 AGUSTUS 2022
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Reportase

Efek COVID-19, BKPM Sebut Ada Lonjakan Izin Sektor Kesehatan

A+
A-
2
A+
A-
2
Efek COVID-19, BKPM Sebut Ada Lonjakan Izin Sektor Kesehatan

Ilustrasi. 

JAKARTA, DDTCNews – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat adanya lonjakan tinggi untuk izin sektor kesehatan pascameningkatnya penyebaran COVID-19 pada bulan ini.

Juru Bicara BKPM Tina Talisa mengatakan penyebaran COVID-19 yang semakin meluas direspons dengan minat pengusaha di bidang kesehatan dalam mengurus izin operasional/komersial kesehatan. Jumlah izin Kementerian Kesehatan yang diterbitkan melalui Online Single Submission Badan Koordinasi Penanaman Modal (OSS BKPM) melonjak drastis sejak awal Februari 2020.

"Di minggu terakhir bulan Januari, jumlah izin kesehatan tercatat 694, sedangkan pekan sebelumnya hanya 391 izin yang diajukan pengusaha," katanya dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (25/3/2020).

Baca Juga: Tidak Ada Lagi Alokasi PEN di APBN 2023, Begini Kata Sri Mulyani

Tina menjelaskan jumlah izin sektor kesehatan konsisten meningkat dua kali lipat sejak akhir Januari 2020. Jumlahnya kemudian mencapai puncak pada periode 9-15 Maret 2020, di mana sistem BKPM mencatat izin usaha sektor kesehatan mencapai 1.255 izin.

Sebelum wabah virus Corona meluas menjadi pandemik pada akhir Januari 2020, jumlah izin Kementerian Kesehatan tidak pernah mendominasi dan cenderung stagnan berada di peringkat 5 atau 6 di antara seluruh kementerian/lembaga lain.

Namun, lonjakan langsung terjadi pada Februari sehingga membuat peringkat jumlah izin Kementerian Kesehatan naik ke peringkat 2. Sementara peringkat 1 selalu diisi oleh perizinan usaha yang menjadi berhubungan dengan Kementerian Perdagangan.

Baca Juga: DJBC Evaluasi Berkala Jenis Alkes yang Dapat Insentif Fiskal

“Meskipun kita ketahui pemerintah mengumumkan kasus positif COVID-19 pertama pada 2 Maret, ternyata pelaku usaha sudah merespons fenomena wabah global ini dengan cepat sejak awal Februari, yang ditandai dengan peningkatan jumlah pengurusan izin operasional/komersial bidang kesehatan," ungkapnya.

Sepanjang Januari 2020, terdapat 1.431 izin operasional/komersial kesehatan. Jumlah tersebut meningkat menjadi 2.406 izin operasional kesehatan pada Februari 2020. Sementara itu, untuk periode 1-23 Maret 2020, sudah tercatat 2.880 izin bidang kesehatan.

Tina menjamin BKPM tidak akan mempersulit pelaku usaha yang hendak mengurus izin pada sektor kesehatan. Sepanjang mengikuti peraturan yang berlaku, pelaku usaha justru akan difasilitasi oleh BKPM untuk dapat memperoleh izin dengan cepat. (kaw)

Baca Juga: BKPM Jamin Insentif Pajak Bisa Diurus Lewat OSS Kurang dari Sebulan

Topik : virus Corona, investasi, perizinan, BKPM, kesehatan

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 18 Juli 2022 | 13:30 WIB
CRYPTOCURRENCY

Transaksi Kripto Berdampak ke Penerimaan Pajak, Kemendag Siapkan Ini

Minggu, 17 Juli 2022 | 13:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Perbaiki Sistem Jaminan Kesehatan, Partai Ini Susun Aturan Pajak Baru

Sabtu, 16 Juli 2022 | 14:00 WIB
CRYPTOCURRENCY

Wamendag Ajak Investor Singapura Jalankan Bisnis Kripto di Indonesia

Sabtu, 16 Juli 2022 | 06:30 WIB
CRYPTOCURRENCY

Pemerintah Terbuka Terhadap Aset Kripto, Wamendag: Asal Taat Peraturan

berita pilihan

Rabu, 17 Agustus 2022 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sri Mulyani Sebut Ada Insentif Perpajakan Rp41,5 Triliun pada 2023

Rabu, 17 Agustus 2022 | 14:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tahun Depan, Pemerintah Minta Dividen Rp44 Triliun dari BUMN

Rabu, 17 Agustus 2022 | 14:00 WIB
RAPBN 2023 DAN NOTA KEUANGAN

Tidak Ada Lagi Alokasi PEN di APBN 2023, Begini Kata Sri Mulyani

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Begini Optimisme Sri Mulyani Soal Pertumbuhan Penerimaan PPh Nonmigas

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:00 WIB
HUT KE-15 DDTC

Membangun SDM Pajak Unggul, DDTC Tawarkan Akses Pendidikan yang Setara

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pajak Minimum Global Ternyata Bisa Pengaruhi Penerimaan Pajak 2023

Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Pemerintah Targetkan Setoran PPh Rp935 Triliun Pada Tahun Depan

Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Costums Declaration?

Rabu, 17 Agustus 2022 | 11:30 WIB
KANWIL DJP BALI

Tak Perlu ke KPP Bawa Berkas Tebal, Urus Ini Bisa Lewat DJP Online

Rabu, 17 Agustus 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS KEPABEANAN DAN CUKAI

Mengenal Barang Lartas dalam Kegiatan Ekspor Impor