Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:45 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 17 Januari 2022 | 18:00 WIB
KAMUS BEA METERAI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Data & Alat
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Reportase
Perpajakan.id

Diskon Tarif PPN Listrik Diperpanjang Sampai Akhir 2021

A+
A-
0
A+
A-
0
Diskon Tarif PPN Listrik Diperpanjang Sampai Akhir 2021

Ilustrasi.

ROMA, DDTCNews – Pemerintah Italia resmi mengesahkan Undang-undang (UU) yang mengatur perpanjangan diskon tarif PPN atas listrik dan gas. Perpanjangan insentif ini berlaku hingga 31 Desember 2021.

UU No. 171/2021 ini disahkan pemerintah bersama parlemen Italia pada 25 November lalu. Melalui beleid ini, tarif PPN listrik dan gas diturunkan menjadi hanya 5%, dari yang sebelumnya 10%.

"Kalau tidak ada intervensi pemerintah, harga listrik bisa naik sekitar 40%, dan harga gas bisa naik 30%," kata Perdana Menteri Italia Mario Draghi dilansir Euractiv pada Jumat (3/12/2021).

Baca Juga: Berlaku Tahun Ini, Tarif Pajak Pendidikan Tinggi Dinaikkan Jadi 2,5%

Pemberian diskon tarif PPN atas listrik dan gas dilakukan merespons lonjakan harga komoditas energi di Eropa. Hal ini disebabkan permintaan atas sumber energi yang melonjak pascapandemi. Di sisi lain, transisi dari energi fosil ke energi terbarukan juga belum sepenuhnya rampung. Sumber energi terbarukan pun belum bisa mencukupi kebutuhan rumah tangga Eropa.

Meskipun tarif PPN diturunkan sejak sebelumnya, tagihan listrik di Italia pada Oktober 2021 naik sebesar 29,8%. Kemudian gas alam naik 14,4% pada periode yang sama. Saat ini, tiap rumah tangga Italia membayar €145,03 per Mwh atas konsumsi listriknya.

Kenaikan tersebut tergolong rendah dengan adanya intervensi kebijakan penurunan tarif PPN oleh pemerintah. Apabila dibandingkan dengan Belanda, kenaikan tarif listrik dan gas di Italia mencapai 450%, dari sebelumnya €16 per Mwh pada Januari 2021, menjadi €88 per Mwh pada Oktober 2021.

Baca Juga: Percepat Pemulihan, Subsidi Gaji Disiapkan untuk Pekerja Pariwisata

Kenaikan tarif energi tersebut secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi harga-harga kebutuhan di Italia.

Oleh karena itu, kalangan pengusaha meminta pemerintah untuk membebaskan PPN atas listrik dan gas bagi kalangan perusahaan mikro pada 2022. Hal itu demi menjamin keberlangsungan usahanya selama kenaikan harga energi yang masih terus berlangsung tersebut. (rizki zakariya/sap)

Baca Juga: Bikin Faktur Pajak Fiktif dan Palsukan Data SPT, 4 Orang Ditangkap
Topik : pajak internasional, diskon pajak, insentif pajak, PPN, Italia, Eropa

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 17 Januari 2022 | 19:00 WIB
SINGAPURA

Dianggap Sukses Tekan Emisi, Singapura Kembali Naikkan Pajak Karbon

Senin, 17 Januari 2022 | 17:00 WIB
INGGRIS

Perusahaan Leasing Peringatkan Pemilik Kendaraan Soal Tarif Cukai

Senin, 17 Januari 2022 | 16:30 WIB
KONSENSUS PAJAK GLOBAL

Negara Uni Eropa Punya 3 Skema Adopsi Pajak Minimum Global, Apa Saja?

berita pilihan

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

DJP Luncurkan Buku Panduan Lengkap Cara Ikut PPS, Unduh di Sini

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:14 WIB
KANWIL DJP JAKARTA BARAT

PPS Diproyeksi Mampu Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Lapor SPT

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Memperpanjang Waktu Penyampaian Tanggapan atas SPHP Pajak

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:39 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! Kalau Sudah Rajin Bayar Pajak, Tak Perlu Ikut PPS

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK

Pembetulan SPT Masa PPh Unifikasi, Seperti Apa Risiko Sanksinya?

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:13 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Sri Mulyani Anggarkan Ibu Kota Baru di PEN 2022, DPR Beri Catatan

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:00 WIB
KANWIL DJP JAKARTA BARAT

Kanwil DJP Ini Bakal Manfaatkan PPS untuk Capai Target Setoran Pajak