Berita
Kamis, 09 April 2020 | 09:57 WIB
DIRJEN PERBENDAHARAAN ANDIN HADIYANTO:
Kamis, 09 April 2020 | 08:20 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 08 April 2020 | 19:00 WIB
KOREA SELATAN
Rabu, 08 April 2020 | 16:42 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Fokus
Data & alat
Rabu, 08 April 2020 | 09:12 WIB
KURS PAJAK 8 APRIL-14 APRIL 2020
Selasa, 07 April 2020 | 13:30 WIB
STATISTIK DAYA SAING PAJAK
Jum'at, 03 April 2020 | 17:01 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Kamis, 02 April 2020 | 14:31 WIB
PROFESI
Komunitas
Selasa, 07 April 2020 | 17:08 WIB
UNIVERSITAS DIPONEGORO
Selasa, 07 April 2020 | 16:45 WIB
STISIPOL PAHLAWAN 12 BANGKA
Kamis, 02 April 2020 | 15:11 WIB
LEE JI-EUN:
Selasa, 31 Maret 2020 | 09:52 WIB
PROGRAM BEASISWA
Reportase

Bulan Depan, Pemerintah Kembali Rilis Paket Insentif Pajak

A+
A-
2
A+
A-
2
Bulan Depan, Pemerintah Kembali Rilis Paket Insentif Pajak

Menko Perekonomian Darmin Nasution. 

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah bakal merilis paket insentif pajak untuk menarik investasi masuk ke Tanah Air. Insentif itu terutama berupa pembaruan tax holiday beserta instrumen baru mini tax holiday.

Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan paket insentif berupa pengurangan beban pajak masih dalam pembahasan internal pemerintah. Bila tidak ada hambatan, setidaknya dalam dua pekan ke depan, paket insentif ini bisa dirilis.

“Kita sedang merumuskan upaya mengenai insentif pajak, termasuk tax holiday. Kelihatannya perlu diperluas untuk investasi. Untuk selesainya perlu waktu mungkin seminggu dan dua minggu ini,” katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (28/9/2018).

Baca Juga: Menyoal Withholding Tax atas Penghasilan Dokter

Mantan Dirjen Pajak itu ingin memastikan insentif yang diberikan memberi efek positif untuk menggenjot investasi di Indonesia. Oleh karena itu, rencana pemberian insentif mini tax holiday juga difokuskan untuk menarik pemilik modal.

Seperti diberitakan sebelumnya, pekan lalu pemerintah mengevaluasi insentif pengurangan pajak penghasilan badan (tax holiday). Darmin, saat itu, menyebut rencana perluasan industri pionir penerima tax holiday. Sekarang, ada 17 industri pionir yang bisa menikmati tax holiday.

Selain itu, ada pula opsi diskon PPh badan hingga 60% dalam skema mini tax holiday. Insentif ini diberikan untuk penanaman modal sekitar Rp100 miliar hingga kurang Rp500 miliar. Ketentuan ini lebih sedikit dibandingkan penerima tax holiday yang harus berinvestasi senilai Rp500 miliar.

Baca Juga: PPh Pasal 21 DTP Karyawan yang Dapat Tunjangan Pajak dari Perusahaan

Selain instrumen pajak, sambung Darmin, pemerintah mempunyai 'senjata' lain untuk meningkatkan investasi di Tanah Air. Namun, dia masih enggan menjelaskan lebih lanjut tentang opsi kebijakan pemerintah tersebut.

“Kemudian ada kebijakan lain, saya belum waktunya cerita,” tegasnya. (kaw)

Baca Juga: Pelaporan SPT Tahunan Secara Manual Turun 52%

“Kita sedang merumuskan upaya mengenai insentif pajak, termasuk tax holiday. Kelihatannya perlu diperluas untuk investasi. Untuk selesainya perlu waktu mungkin seminggu dan dua minggu ini,” katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (28/9/2018).

Baca Juga: Menyoal Withholding Tax atas Penghasilan Dokter

Mantan Dirjen Pajak itu ingin memastikan insentif yang diberikan memberi efek positif untuk menggenjot investasi di Indonesia. Oleh karena itu, rencana pemberian insentif mini tax holiday juga difokuskan untuk menarik pemilik modal.

Seperti diberitakan sebelumnya, pekan lalu pemerintah mengevaluasi insentif pengurangan pajak penghasilan badan (tax holiday). Darmin, saat itu, menyebut rencana perluasan industri pionir penerima tax holiday. Sekarang, ada 17 industri pionir yang bisa menikmati tax holiday.

Selain itu, ada pula opsi diskon PPh badan hingga 60% dalam skema mini tax holiday. Insentif ini diberikan untuk penanaman modal sekitar Rp100 miliar hingga kurang Rp500 miliar. Ketentuan ini lebih sedikit dibandingkan penerima tax holiday yang harus berinvestasi senilai Rp500 miliar.

Baca Juga: PPh Pasal 21 DTP Karyawan yang Dapat Tunjangan Pajak dari Perusahaan

Selain instrumen pajak, sambung Darmin, pemerintah mempunyai 'senjata' lain untuk meningkatkan investasi di Tanah Air. Namun, dia masih enggan menjelaskan lebih lanjut tentang opsi kebijakan pemerintah tersebut.

“Kemudian ada kebijakan lain, saya belum waktunya cerita,” tegasnya. (kaw)

Baca Juga: Pelaporan SPT Tahunan Secara Manual Turun 52%
Topik : tax holiday, pajak, insentif, Darmin Nasution
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
0/1000
artikel terkait
Rabu, 08 April 2020 | 10:02 WIB
PELAPORAN SPT
Rabu, 08 April 2020 | 09:12 WIB
KURS PAJAK 8 APRIL-14 APRIL 2020
Rabu, 08 April 2020 | 08:57 WIB
KABUPATEN BULELENG
Rabu, 08 April 2020 | 07:51 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
berita pilihan
Kamis, 09 April 2020 | 09:57 WIB
DIRJEN PERBENDAHARAAN ANDIN HADIYANTO:
Kamis, 09 April 2020 | 09:19 WIB
OPINI
Kamis, 09 April 2020 | 08:20 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 08 April 2020 | 19:00 WIB
KOREA SELATAN
Rabu, 08 April 2020 | 18:15 WIB
PROFIL PERPAJAKAN SERBIA
Rabu, 08 April 2020 | 17:20 WIB
MEMO PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 08 April 2020 | 16:42 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 08 April 2020 | 16:22 WIB
TIPS E-BUPOT
Rabu, 08 April 2020 | 16:16 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS