JAKARTA, DDTCNews - Presiden Prabowo Subianto membuka kemungkinan melakukan reshuffle kabinet menjelang 2 tahun masa pemerintahannya pada 20 Oktober mendatang. Menurutnya, evaluasi terhadap jajaran Kabinet Merah Putih dilakukan secara berkelanjutan.
Prabowo mengatakan evaluasi diperlukan untuk memastikan setiap menteri dapat menjalankan tugas sesuai dengan kebutuhan pemerintah. Dia mengibaratkan jajaran menteri sebagai sebuah kesebelasan sepak bola yang terdiri atas pemain inti, striker, dan pemain cadangan.
"Kalau saya evaluasinya terus-menerus, dan sampai sekarang secara objektif saya harus mengatakan bahwa tim saya bekerja oke," katanya, dikutip pada Rabu (17/9/2026).
Prabowo mengatakan pemerintah masih fokus menangani sejumlah persoalan mendasar, seperti ketahanan pangan, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), kelaparan, stunting, serta kemiskinan ekstrem.
Menurutnya, jika reshuffle dilakukan, pergantian menteri tidak selalu berarti adanya persoalan dalam kinerja. Reshuffle juga dapat dilakukan untuk promosi ataupun menempatkan pejabat sesuai dengan kompetensinya.
"Kalaupun nanti ada reshuffle, saya kira antara lain mungkin untuk promosi orang. Tentunya kita organisasi ini selalu harus cari benar-benar the right man in the right place. Kompetensi," ujarnya.
Prabowo menyebut pergantian menteri juga dapat dilakukan apabila seorang pejabat dinilai tidak cocok dengan posisi yang ditempatinya atau memiliki persoalan tertentu.
Ketika ditanya mengenai momentum reshuffle menjelang 2 tahun pemerintahan, dia menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang logis. Menurutnya, 2 tahun merupakan waktu yang cukup bagi para menteri untuk menunjukkan kemampuan masing-masing.
"Saya kira itu sesuatu yang logis. Dua tahun, jadi masing-masing sudah punya waktu untuk membuktikan kemampuannya dan sebagainya," imbuh Prabowo.
Prabowo menyampaikan hal tersebut tidak lama setelah mengganti menteri keuangan. Suahasil Nazara dilantik sebagai menteri keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Senin lalu. Simak: Suahasil Gantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan, Simak Profilnya
Suahasil sebelumnya menjabat sebagai wakil menteri keuangan. Kini, dia mendapat mandat untuk memimpin Kementerian Keuangan hingga berakhirnya masa pemerintahan Prabowo pada 2029.
Sejak dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober 2024, Prabowo tercatat sudah 6 kali melakukan reshuffle kabinet. (dik)
