KEBIJAKAN PEMERINTAH

Pacu Ekonomi dan Konsumsi, Ajang Sport Tourism Digencarkan

Aurora K. M. Simanjuntak
Sabtu, 20 Juni 2026 | 13.00 WIB
Pacu Ekonomi dan Konsumsi, Ajang Sport Tourism Digencarkan
<p>Ilustrasi.&nbsp;Sejumlah pembalap memacu kecepatannya saat mengikuti balapan kedua World Supersport (WSSP) 2021 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, KEK Mandalika, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (21/11/2021). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/YU</p>

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah menilai penyelenggaraan perhelatan sport tourism seperti MotoGP dan Pertamina Grand Prix of Indonesia mampu menciptakan multiplier effect di berbagai sektor dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono mengatakan perputaran uang tidak hanya terjadi di satu kawasan saja seperti Mandalika, tetapi juga menyebar ke wilayah lain di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hal ini berdampak positif mendongkrak konsumsi dan permintaan terhadap jasa perhotelan, kuliner, UMKM, industri kreatif, dan lain-lain.

"Ini [sport tourism] tidak hanya sekedar event olahraga biasa, justru ini adalah instrumen strategis kita untuk mendorong perekonomian," ujarnya, dikutip pada Sabtu (20/6/2026).

Susiwijono mencontohkan gelaran MotoGP di Mandalika International Circuit pada 2025 memicu aktivitas ekonomi yang sangat besar dan mendorong perputaran uang. Dia menyebut dampak ekonomi yang dirasakan berbagai pihak karena berlangsungnya ajang MotoGP tersebut mencapai Rp4,96 triliun.

Perputaran uang tersebut berasal dari peningkatan kunjungan wisatawan dan tumbuhnya sektor transportasi dan akomodasi seperti maskapai penerbangan, hotel, vila, dan jasa transportasi lokal. Selain itu, aktivitas perdagangan juga meningkat serta usaha lokal bertambah.

"Penyelenggaraan event ini menunjukkan kepercayaan dunia internasional. Tidak semua negara yang mampu bayar juga dipercaya menyelenggarakan event, itu kuncinya," kata Susiwijono.

Berkaca pada hal tersebut, Susiwijono berpandangan Indonesia siap untuk kembali menyelenggarakan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9-11 Oktober 2026 yang bertempat di Mandalika International Circuit, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meyakini sport tourism dan sport industry merupakan sektor yang memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun regional, serta mampu mendongkrak kinerja pembangunan daerah. Selain itu, ajang tersebut menjadi wadah untuk membuka peluang investasi dan meningkatkan kunjungan wisatawan.

"Kita percaya dalam mendorong daripada sport tourism dan sport industry, yang salah satunya bagaimana berbagai pihak, baik pemerintah, private sector, dan juga masyarakat, kita semua spending sama-sama untuk pertumbuhan daripada ekonomi," ujar Erick. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.