Academy_TP FMCG 2026
Perpajakan - Update Notif & Dekstop Sept 2026
[News] Banner Whatsapp Channel
INDIA

Dievaluasi Berkala, Negara Ini Pangkas Pungutan Ekspor BBM

[DDTCNews] Aurora K. M. Simanjuntak
Rabu, 30 September 2026 | 17.00 WIB
Dievaluasi Berkala, Negara Ini Pangkas Pungutan Ekspor BBM
<p>Ilustrasi.</p>

NEW DELHI, DDTCNews - Pemerintah India memangkas pungutan atas ekspor bensin, solar, dan avtur setelah sempat menaikkan tarif tersebut sebagai respons terhadap lonjakan harga minyak mentah dunia akibat konflik di Timur Tengah.

Kementerian Keuangan India menjelaskan pungutan ekspor atau windfall tax atas komoditas energi tersebut sempat dinaikkan pada Mei 2026. Kebijakan itu ditempuh untuk menjaga pasokan bahan bakar dalam negeri sekaligus mencegah eksportir menikmati keuntungan berlebih dari kenaikan harga minyak mentah dunia.

"Tarif yang telah direvisi tersebut mulai berlaku pada 16 September 2026," tulis Kementerian Keuangan India, dikutip pada Rabu (30/9/2026).

Dilansir Tax Notes International, Kementerian Keuangan India menyatakan tarif windfall tax atas ekspor bensin kini diturunkan dari INR1,50 atau Rp20 per liter menjadi INR0,50 atau Rp93,3 per liter.

Sementara itu, tarif atas ekspor solar dipangkas dari INR25 per liter menjadi INR20 per liter. Adapun tarif atas ekspor avtur diturunkan dari INR19 per liter menjadi INR15 per liter.

Pemerintah India juga menghapus pungutan jalan dan infrastruktur (road and infrastructure cess) sebesar INR1 per liter yang sebelumnya dikenakan atas ekspor solar.

Sebagai informasi, pemerintah India mengambil sejumlah langkah kebijakan sebagai respons terhadap lonjakan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah. Salah satunya dengan mengenakan windfall tax atas ekspor bensin, solar, dan avtur.

Pemerintah India menyatakan kebijakan tersebut merupakan langkah untuk melindungi masyarakat dan konsumen domestik dari dampak kenaikan harga minyak dunia.

"Konflik di Iran mendorong pemerintah untuk menerapkan pungutan tambahan atas ekspor solar dan avtur pada 26 Maret, dan untuk ekspor bensin pada 16 Mei," tulis Kementerian Keuangan India. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.