SIDOARJO, DDTCNews - Kantor Wilayah Ditjen Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur II menggelar upacara bersama seluruh unit vertikal di Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Pajak 2026 pada 14 Juli 2026.
Dalam amanat dirjen pajak yang dibacakan oleh Kepala Kanwil DJP Jawa TImur II Arridel Mindra, disampaikan penerimaan pajak tetap menjadi tulang punggung pembiayaan negara, yang terbukti dengan kontribusi pajak sebesar 66% dari pendapatan negara. Pada semester I/2026, penerimaan pajak telah bertumbuh 24,6% dengan capaian Rp1.035,7 triliun.
"Capaian tersebut merupakan modal penting untuk menjaga kesinambungan fiskal nasional sekaligus membiayai berbagai program prioritas pemerintah, seperti pendidikan, layanan kesehatan, perlindungan sosial, pembangunan infrastruktur, program MBG, pendidikan bermutu, kesehatan berkualitas, serta koperasi desa merah putih," ujar Arridel, dikutip pada Kamis (16/7/2026).
Dalam kesempatan yang sama, disampaikan juga DJP akan terus memperkuat transformasi administrasi melalui coretax administration system sebagai fondasi sistem administrasi perpajakan modern. DJP juga akan bersinergi dengan seluruh pihak dalam rangka merespons tantangan penerimaan negara.
"Di sisi lain, integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang berempati tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap DJP," tulis Kanwil DJP Jawa Timur II dalam keterangan resminya.
Selain menggelar upacara, Kanwil DJP Jawa Timur II juga menyelenggarakan kompetisi olahraga dan seni, kegiatan sosial DJP Peduli dan Berbagi, kegiatan spiritual keagamaan, serta forum silaturahmi dan dialog perpajakan.
"Seluruh kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat sinergi dan kolaborasi sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa pajak merupakan bentuk gotong royong seluruh masyarakat dalam membiayai pembangunan Indonesia," tulis Kanwil DJP Jawa Timur II.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan Hari Pajak 2026 ini, Kanwil DJP Jawa Timur II berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan pajak yang profesional, modern, berintegritas, dan kolaboratif demi mewujudkan sistem pajak yang makin dipercaya serta mampu mendukung Indonesia yang tangguh, maju, dan berkelanjutan. (dik)
