Fokus
Literasi
Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 03 Oktober 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 03 Oktober 2022 | 17:11 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 03 Oktober 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 05 Oktober 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 5 OKTOBER - 11 OKTOBER 2022
Selasa, 04 Oktober 2022 | 16:15 WIB
KMK 50/2022
Rabu, 28 September 2022 | 09:39 WIB
KURS PAJAK 28 SEPTEMBER - 04 OKTOBER 2022
Rabu, 21 September 2022 | 08:33 WIB
KURS PAJAK 21 SEPTEMBER - 27 SEPTEMBER 2022
Reportase

Beri Insentif PBB dan BPHTB, Pemda Tak Pungut Pajak Hingga Rp65 Miliar

A+
A-
2
A+
A-
2
Beri Insentif PBB dan BPHTB, Pemda Tak Pungut Pajak Hingga Rp65 Miliar

Ilustrasi.

TIGARAKSA, DDTCNews - Nilai insentif pajak bumi dan bangunan (PBB) serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) yang diberikan oleh Pemkab Tangerang sepanjang semester I/2022 mencapai sekitar Rp65 miliar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang Slamet Budhi mengatakan pajak senilai Rp65 miliar yang tidak dipungut oleh Pemkab Tangerang dapat dimanfaatkan masyarakat guna menggerakkan roda perekonomian.

"Kurang lebih sekitar Rp65 miliar pada periode semester I/2022. Itu sangat berdampak positif kepada masyarakat," katanya, dikutip pada Jumat (8/7/2022).

Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas Pegawai Pajak, DJP Gandeng OECD

Pada April sampai dengan Juni 2022, pemkab memberikan insentif pembebasan PBB untuk objek pajak golongan 1, yaitu objek PBB yang ketetapannya di bawah Rp100.000.

Selanjutnya, pemkab juga memberikan keringanan BPHTB sebesar 5% pada April, 10% pada Mei, dan 15% pada Juni 2022. Insentif diberikan pada Mei sampai dengan Juni untuk menjaga kepatuhan wajib pajak.

"April dan Mei itu bulan puasa dan Lebaran. Lalu, di bulan Juni sudah masa-masa persiapan tahun ajaran baru jadi kami tetap men-trigger masyarakat. Ini juga momentum untuk kebangkitan ekonomi di tengah pandemi Covid-19," tutur Slamet.

Baca Juga: DJP Sebut Ada Kepastian Waktu Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak

Per semester I/2022, lanjut Slamet, realisasi penerimaan PBB sudah mencapai Rp171 miliar atau 35% dari target senilai Rp490 miliar. Realisasi setoran BPHTB tercatat Rp638 miliar atau 86% dari target pada APBD 2022 senilai Rp740 miliar.

Lebih lanjut, penerimaan pajak daerah akan digunakan untuk mendanai kebutuhan belanja pemkab, khususnya untuk membayar upah 3.441 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang baru saja diangkat.

"Untuk memenuhi kebutuhan anggaran salah satunya gaji PPPK guru, tenaga kesehatan dan yang lainnya tersebut, sudah barang tentu kami harus konsisten," ujar Kabid PBB dan BPHTB Bapenda Kabupaten Tangerang Dwi Chandra Budiman. (rig)

Baca Juga: DJP Sebut Realisasi Restitusi PPN Dipercepat Tembus Rp8 Triliun

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : kabupaten tangerang, pajak bumi dan bangunan, PBB, insentif pajak, pajak, pajak daerah

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 06 Oktober 2022 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Jokowi Sebut Industri Kreatif Bakal Jadi Tulang Punggung Ekonomi

Kamis, 06 Oktober 2022 | 09:30 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR

Dorong Warga Pakai Kendaraan Listrik, Pemprov Beri Diskon Pajak 90%

Kamis, 06 Oktober 2022 | 08:39 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

BPK Rekomendasikan Pengujian Insentif Pajak yang Telah Disetujui

Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:40 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Perseroan Perorangan Pakai PPh Final, DJP: Ada Kewajiban Pelaporan

berita pilihan

Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tingkatkan Kapasitas Pegawai Pajak, DJP Gandeng OECD

Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:27 WIB
LAYANAN PAJAK

DJP Sebut Ada Kepastian Waktu Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak

Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

DJP Sebut Realisasi Restitusi PPN Dipercepat Tembus Rp8 Triliun

Kamis, 06 Oktober 2022 | 17:33 WIB
LAYANAN PAJAK

Pengajuan Pemindahbukuan Bakal Bisa Online, DJP Siapkan Layanan e-Pbk

Kamis, 06 Oktober 2022 | 17:30 WIB
PMK 197/2013

Omzet Melebihi Rp4,8 M Tak Ajukan Pengukuhan PKP, Ini Konsekuensinya

Kamis, 06 Oktober 2022 | 17:00 WIB
KPP PRATAMA PAREPARE

Tunggak Pajak, Saldo Rp348 Juta Milik WP Dipindahbukukan ke Kas Negara

Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:41 WIB
KP2KP SIAK SRI INDRAPURA

Beri Efek Kejut, Kantor Pajak Gelar Penyisiran Lapangan Selama 2 Pekan

Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:30 WIB
KP2KP PELABUHAN RATU

Usaha WP Tidak Aktif, DJP: Tetap Lapor SPT Masa PPN Selama Masih PKP

Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:03 WIB
PRESIDENSI G-20 INDONESIA

Jokowi Titip Pesan untuk Pimpinan Parlemen Anggota G-20, Ini Isinya