Review
Jum'at, 09 April 2021 | 11:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 06 April 2021 | 09:23 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 04 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA BARAT SUPARNO:
Selasa, 30 Maret 2021 | 09:10 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Rabu, 31 Maret 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 31 MARET - 6 APRIL 2021
Rabu, 24 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 24 MARET - 30 MARET 2021
Komunitas
Senin, 12 April 2021 | 12:59 WIB
UNIVERSITAS SURABAYA
Minggu, 11 April 2021 | 08:01 WIB
KETUA UMUM ASPAKRINDO TEGUH KURNIAWAN HARMANDA
Sabtu, 10 April 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 09 April 2021 | 15:15 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Cara Mengisi SPT Tahunan dengan Formulir 1770 SS

A+
A-
0
A+
A-
0
 Cara Mengisi SPT Tahunan dengan Formulir 1770 SS

DALAM pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan, Ditjen Pajak menyediakan tiga jenis formulir SPT tahunan bagi wajib pajak orang pribadi. Ketiga jenis formulir tersebut antara lain formulir jenis 1770, formulir 1770 S, dan formulir 1770 SS.

Formulir 1770 merupakan formulir SPT yang digunakan oleh wajib pajak perseorangan dengan status pekerjaan sebagai pemilik bisnis atau pekerja yang memiliki keahlian tertentu dan tidak memiliki ikatan kerja.

Lalu, formulir 1770 S merupakan jenis SPT tahunan yang digunakan untuk orang pribadi yang punya penghasilan tahunan lebih dari Rp60 juta. Adapun formulir 1770 SS diperuntukkan untuk wajib pajak dengan penghasilan tahunan kurang dari atau sama dengan Rp60 juta.

Baca Juga: Cara Mengajukan Permohonan Menjadi Subjek Pajak Luar Negeri

Wajib pajak yang menggunakan formulir 1770 SS juga merupakan karyawan yang hanya bekerja pada satu perusahaan atau instansi dan sudah bekerja minimal 1 tahun dan tidak punya penghasilan lain selain bunga koperasi atau bunga bank.

Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara mengisi formulir 1770 SS melalui DJP Online. Formulir ini paling sederhana ketimbang formulir lainnya lantaran hanya memindahkan data yang sudah tertulis pada formulir 1712 A1 atau A2 yang diberikan oleh pemberi kerja.

Mula-mula, silakan akses DJP Online. Masukkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), password, dan kode keamanan. Lalu klik Login. Pada menu utama, silakan pilih menu Lapor dan klik e-filing. Selanjutnya, silakan klik Buat SPT. Jangan lupa untuk menyiapkan formulir 1712 A1 atau A2.

Baca Juga: Cara Buat Kode Billing PPh Pasal 29 Badan

Setelah itu, Anda akan mendapatkan pertanyaan mengenai usaha atau pekerjaan bebas, silakan pilih Tidak. Lalu, Anda juga akan ditanya mengenai kewajiban perpajakan suami istri secara terpisah (MT) atau pisah harta (PH), silakan klik Tidak.

Lalu, Anda juga akan ditanya mengenai penghasilan bruto yang Anda peroleh selama setahun kurang dari Rp60 juta, silakan klik Ya. Nanti, formulir SPT 1770 SS akan otomatis muncul di bawah kolom pertanyaan. Silakan klik SPT 1770 SS tersebut.

Silakan pilih tahun pajak. Lalu centang Normal untuk status SPT Anda. Kemudian, klik Selanjutnya. Setelah itu, silakan masukkan penghasilan Anda selama setahun. Untuk melihat nilai penghasilan, Anda bisa melihat dalam laporan formulir 1712 A1 atau A2.

Baca Juga: Cara Buat Kode Billing untuk PPh Pasal 25 Badan Lewat DJP Online

Kemudian, silakan isi nilai pengurangan dan pilih nilai penghasilan tidak kena pajak (PTKP) sesuai dengan keadaan Anda atau sesuai dengan formulir 1712 A1 atau A2. Nanti, Anda akan mendapatkan status nihil. Jika sudah, klik Berikutnya.

Selanjutnya, Anda akan mengisi penghasilan yang dikenakan PPh final dan yang dikecualikan dari objek pajak. Silakan Anda isi apabila ada. Berikutnya mengisi Harta dan Kewajiban. Silakan isi nilai keseluruhannya apabila ada.

Jika sudah, silakan centang Setuju dalam menu Pernyataan dan Selanjutnya. Nanti, Anda akan melihat perincian SPT yang telah dibuat. Silakan cek kembali, jika sudah ajukan permintaan kode verifikasi, baik itu melalui e-mail atau SMS. Direkomendasikan untuk memilih SMS.

Baca Juga: Cara Bayar Pajak Lewat ATM

Jika sudah, Anda akan melihat notifikasi Sukses. Lalu, tunggu beberapa saat. Apabila kode verifikasi sudah diterima, masukkan kode tersebut dalam SPT. Lalu, klik Kirim SPT. Jika SPT telah berhasil dikirimkan, SPT tersebut akan tercantum dalam menu Daftar SPT.

Selain itu, Anda juga akan mendapatkan bukti penerimaan elektronik yang dikirimkan melalui e-mail. Selamat Anda berhasil melaporkan SPT tahunan Anda. Untuk diingat, jatuh tempo pelaporan SPT untuk wajib pajak orang pribadi pada akhir Maret. Semoga bermanfaat. (Bsi)

Baca Juga: Cara Lapor SPT Tahunan dengan Dua Bukti Potong Pajak
Topik : Cara Mengisi SPT Tahunan dengan Formulir 1770 SS, tips pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 22 Februari 2021 | 15:31 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 19 Februari 2021 | 16:28 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 12 Februari 2021 | 13:01 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 10 Februari 2021 | 14:01 WIB
TIPS PAJAK
berita pilihan
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
SEKOLAH KEDINASAN
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
PENGAWASAN KEUANGAN NEGARA
Senin, 12 April 2021 | 18:01 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Senin, 12 April 2021 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 12 April 2021 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 12 April 2021 | 16:33 WIB
SURVEI PENJUALAN ECERAN
Senin, 12 April 2021 | 16:30 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN
Senin, 12 April 2021 | 16:19 WIB
CUKAI (9)
Senin, 12 April 2021 | 16:01 WIB
TIPS PAJAK