Review
Rabu, 22 September 2021 | 17:55 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Senin, 27 September 2021 | 15:30 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 24 September 2021 | 18:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 September 2021 | 18:45 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 24 September 2021 | 18:02 WIB
PROFIL PERPAJAKAN VENEZUELA
Data & Alat
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Komunitas
Minggu, 26 September 2021 | 13:00 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Minggu, 26 September 2021 | 09:00 WIB
KETUA APPI SUWANDI WIRATNO
Jum'at, 24 September 2021 | 16:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Jum'at, 24 September 2021 | 15:47 WIB
PAJAK SELEBRITAS
Reportase
Perpajakan.id

Terima Penghargaan dari DJP, Darussalam: Mari Kita Bergotong-royong

A+
A-
54
A+
A-
54
Terima Penghargaan dari DJP, Darussalam: Mari Kita Bergotong-royong

Ketua Asosiasi Tax Center Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (Atpetsi) Darussalam menerima penghargaan Edutax Award untuk kategori Asosiasi Inspiratif Program Inklusi Kesadaran Pajak.

JAKARTA, DDTCNews – Managing Partner DDTC Darussalam memperoleh penghargaan Edutax Award dari Ditjen Pajak (DJP). Penghargaan diberikan karena kontribusinya yang besar dalam upaya menumbuhkan kesadaran pajak di lingkup nasional.

Darussalam menerima tiga penghargaan sekaligus, yang diberikan dalam kegiatan Pajak Bertutur 2019. Pertama, penghargaan kategori Tokoh Edukatif Program Inklusi Kesadaran Pajak. Kedua, penghargaan kategori Asosiasi Inspiratif Program Inklusi Kesadaran Pajak. Ketiga, penghargaan kategori Media Inspiratif Program Inkusi Pajak.

Untuk kategori Asosiasi Inspiratif Program Inklusi Kesadaran Pajak diberikan kepada Asosiasi Tax Center Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (Atpetsi) yang diketuai Darussalam. Sementara, untuk kategori Media Inspiratif Program Inkusi Pajak diberikan kepada DDTCNews. Darussalam menjabat sebagai Pemimpin Umum DDTCNews.

Baca Juga: Cara Menanggapi Surat SP2DK dari Kantor Pajak

“Saya mengucapkan terima kasih kepada DJP atas apresiasi yang diberikan kepada saya dan seluruh pihak yang berperan dalam upaya menumbuhkan kesadaran pajak. Kami menyadari bahwa DJP tidak bisa dibiarkan sendiri dalam melakukan edukasi pajak. Untuk pajak, mari kita bergotong-royong,” ujar Darussalam, Senin (25/11/2019).

Dengan adanya apresiasi tersebut, Darussalam berharap akan semakin banyak pihak yang peduli dengan pajak Indonesia. Bagaimanapun, pajak menjadi penyumbang lebih dari 70% pendapatan dalam APBN. Hal ini krusial untuk membuat pembangunan negara yang berkelanjutan.

Dalam kesehariannya memimpin DDTC, Darussalam bersama seluruh tim perusahaannya senantiasa menghidupi visi sebagai institusi pajak berbasis riset dan ilmu pengetahuan yang terus menetapkan standar tinggi dan berkelanjutan. Salah satu misinya adalah menghilangkan informasi asimetris di dalam masyarakat pajak Indonesia.

Baca Juga: Dapat SP2DK dari Kantor Pajak? DJP: Jangan Khawatir

Wujud konkret yang telah dilakukan dalam menghidupi visi dan menjalankan misi tersebut adalah memberikan beasiswa dan menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi. Hingga saat ini, sudah ada 24 perguruan tinggi – tersebar di seluruh Indonesia – yang telah meneken perjanjian kerja sama pendidikan dengan DDTC.

Bersamaan dengan langkah tersebut, Darussalam mempunyai portal media perpajakan DDTCNews. Sudah lebih dari 3 tahun berdiri, DDTCNews masih terus mempertahankan dan menjalankan tiga misi utama, yaitu menyediakan informasi, memberikan masukan atas kebijakan pajak, sekaligus menjadi wahana edukasi perpajakan bagi masyarakat.

Sejalan dengan semangat untuk memberikan edukasi, Darussalam juga memimpin Atpetsi. Salah satu visi Atpetsi adalah menjadi asosiasi yang senantiasa menyumbangkan pemikiran kajian ilmiah kepada pemerintah di bidang perpajakan.

Baca Juga: PPN atas Sembako, Adil atau Tidak? Cari Tahu di Sini

Darussalam kembali menegaskan inklusi pajak menjadi faktor yang krusial di Indonesia. Sebagai bagian dari edukasi pajak, inklusi pajak dianggap sebagai mekanisme efektif untuk membangun kepercayaan kepada pemerintah sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam sistem pajak. (kaw)

Topik : Pajak Bertutur, Pajak Bertutur 2019, inklusi pajak, DJP, EduTax Award, Darussalam, DDTC, Atpetsi

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

bagusbagues

Minggu, 12 September 2021 | 00:28 WIB
Jual Cytotec Asli Depok Apotik Toko Obat Aborsi Asli Di Depok Bagi wanita di wilayah Depok jika ingin menggugurkan kandungannya karena terbelit masalah yang sangat serius, misalnya, ada penyakit yang mengancam keselamatan sang ibu yang mengandungnya, masalah ekonomi, hasil pemerkosaan, ... Baca lebih lanjut

Selvi Meilani

Rabu, 19 Agustus 2020 | 16:47 WIB
Dirgahayu Indonesia HUT RI Ke-75,, dengan Kemerdekaan Indonesia selama 75 Tahun ini adalah suatu kebanggaan tersendiri bagi Bangsa Indonesia dan sebagai memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang telah di perjuangkan oleh Pahlawan-Pahlawan kita, dan dengan semakin majunya Bangsa Indonesia ... Baca lebih lanjut

[email protected]

Jum'at, 12 Juni 2020 | 01:37 WIB
keren

[email protected]

Jum'at, 12 Juni 2020 | 01:36 WIB
keren

Cika banda

Jum'at, 17 April 2020 | 18:31 WIB
bekerja adalah cara terbaik untuk memperpanjang kehidupan. untuk memperpanjang kehidupan tdk perlu sikut-sikutan dan menjatuhkan teman. bekerja butuh keuletan, teliti, serta tanggung jawab yang besar. bekerja harus didasarkan pada kasih dan kebijaksanaan. bekerja dari hati bukan sekedar obsesi. #sel ... Baca lebih lanjut

Gabriel Haki

Selasa, 10 Maret 2020 | 12:20 WIB
bagus utk kepentingan bersama dalam pembangunan negri

Gabriel Haki

Selasa, 10 Maret 2020 | 12:20 WIB
bagus utk kepentingan bersama dalam pembangunan negri

Gabriel Haki

Selasa, 10 Maret 2020 | 12:19 WIB
pajak demi bgs yg kuat dan bersatu

Gabriel Haki

Selasa, 10 Maret 2020 | 12:19 WIB
in the mutual interest to advance the Indonesian bgs for the sake of bgs Indonesia is prosperous and prosperous

Gabriel Haki

Selasa, 10 Maret 2020 | 12:01 WIB
semuanya demi pembangunan manusia Indonesia srutuhnya
1 2 >

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 22 September 2021 | 14:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Kemenkeu Petakan 6 Tantangan Pungut PPN PMSE, Apa Saja?

Rabu, 22 September 2021 | 13:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

21 Proses Bisnis DJP Bakal Terintegrasi, Ini Penjelasan Dirjen Pajak

Rabu, 22 September 2021 | 13:00 WIB
SISTEM INTI ADMINISTRASI PERPAJAKAN

Cerita Sri Mulyani Soal Core Tax System: Idenya Sudah Sejak 2008

Rabu, 22 September 2021 | 12:02 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021

Ibarat Vaksin, Kepatuhan Pajak Tingkatkan Daya Tahan Keuangan Negara

berita pilihan

Senin, 27 September 2021 | 18:03 WIB
BANTUAN SOSIAL

Dekati Batas Akhir, Nyaris 5 Juta Pekerja Sudah Terima Subsidi Gaji

Senin, 27 September 2021 | 18:00 WIB
PENERIMAAN NEGARA

Penerimaan Negara Bukan Pajak Tumbuh 20%, Begini Perinciannya

Senin, 27 September 2021 | 17:47 WIB
KINERJA PEMERINTAH

Indeks Efektivitas Pemerintah Naik, KSP: Tak Boleh Ada Lagi Pungli

Senin, 27 September 2021 | 17:30 WIB
SE-49/PJ/2021

Ditjen Pajak Terbitkan Surat Edaran Soal Prosedur Persetujuan Bersama

Senin, 27 September 2021 | 17:11 WIB
INGGRIS

Perusahaan Minyak Ini Memohon Perpanjangan Deadline Tunggakan PPN

Senin, 27 September 2021 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pulihkan Pariwisata, Sri Mulyani: Insentif Diberikan, Termasuk Pajak

Senin, 27 September 2021 | 16:30 WIB
AFRIKA SELATAN

Pekerja Profesional Ramai-Ramai ke Luar Negeri Demi Pajak Rendah

Senin, 27 September 2021 | 16:00 WIB
PERU

Negosiasi Ulang, Perusahaan Gas Bakal Dipajaki Lebih Besar

Senin, 27 September 2021 | 15:30 WIB
TIPS PAJAK

Cara Menanggapi Surat SP2DK dari Kantor Pajak

Senin, 27 September 2021 | 14:51 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Faktur Pajak Fiktif Rugikan Negara Rp29 M, Bos Perusahaan Ditangkap