TIPS METERAI

Cara Membubuhkan e-Meterai pada Dokumen Elektronik

Redaksi DDTCNews | Jumat, 08 Oktober 2021 | 15:30 WIB
Cara Membubuhkan e-Meterai pada Dokumen Elektronik

SEIRING dengan perkembangan teknologi, pemerintah akhirnya meluncurkan penggunaan materai elektronik (e-meterai). Masyarakat kini dapat membeli dan membubuhkan e-meterai dalam dokumen elektronik miliknya secara resmi.

Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara membubuhkan e-meterai dalam dokumen elektronik. Adapun ketentuan penerapan e-meterai diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 133/2021 dan PMK 134/2021.

Untuk diperhatikan, sebelum melakukan pembelian dan membubuhkan e-meterai, masyarakat harus terlebih dahulu mendaftar pada laman pos.e-meterai.co.id. Untuk mencari tahu tata cara pendaftaran, simak artikel Cara Daftar e-Meterai.

Baca Juga:
RPP Insentif PPh untuk Penempatan DHE SDA Tinggal Diteken Jokowi

Jika sudah mendaftarkan diri, silakan kunjungi pos.e-meterai.co.id. Selanjutnya, log in dan masukan e-mail serta password yang sudah terdaftar sebelumnya. Setelah berhasil log in, akan muncul pilihan Pembelian atau Pembubuhan.

Apabila Anda baru pertama kali menggunakan, klik Pembelian untuk membeli materai elektronik terlebih dahulu. Selanjutnya, silakan isi jumlah kuota e-meterai yang hendak dibeli, serta pilih metode pembayaran.

Adapun pembayaran dapat dilakukan melalui QREN menggunakan Gopay, OVO, LinkAja, maupun Virtual Account dengan transfer ke rekening bank yang tertera. Jika sudah, akan muncul tampilan notifikasi pembayaran sukses.

Baca Juga:
Ajukan Lupa EFIN Lewat Email Tapi Balasannya Lama? DJP Jelaskan Ini

Langkah selanjutnya adalah pembubuhan. Terdapat lima tahap proses pembubuhan. Pertama, upload dokumen. Pada proses ini disyaratkan dokumen yang diunggah berformat PDF. Selain itu, Anda juga akan diminta soal informasi dokumen, seperti tanggal, nomor, dan tipe dokumen.

Kedua, pilih posisi. Hal ini dengan memilih halaman dan letak bagian halaman yang akan dibubuhkan e-meterai. Silakan menggeser icon e-meterai yang tampil di layar. Ketiga, isi PIN. Caranya dengan memasukan 6 digit angka sebagai PIN yang sudah dimiliki sebelumnya.

Apabila belum memiliki PIN maka sistem akan meminta untuk memasukan PIN serta konfirmasi ulang penulisan PIN. Kalau sudah selesai, klik Lanjutkan. Keempat, pembubuhan. Proses ini otomatis muncul setelah proses isi PIN.

Kelima, Anda akan melihat menu Unduh file yang telah dibubuhi e-meterai. Pada bagian bawah menu tersebut silakan klik Unduh untuk mengunduh dan menyimpan dokumen yang sudah dibubuhi e-meterai. Lalu proses selesai. Semoga bermanfaat. (rizki/rig)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Kamis, 29 Februari 2024 | 14:30 WIB KEBIJAKAN PAJAK

RPP Insentif PPh untuk Penempatan DHE SDA Tinggal Diteken Jokowi

Kamis, 29 Februari 2024 | 14:00 WIB LAYANAN PAJAK

Ajukan Lupa EFIN Lewat Email Tapi Balasannya Lama? DJP Jelaskan Ini

Kamis, 29 Februari 2024 | 13:50 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Terima Surat Tagihan Pajak (STP)? Sebelum Bayar, Buat Ini Dulu

Kamis, 29 Februari 2024 | 13:30 WIB KOTA TANGERANG

Begini Ketentuan Tarif Pajak Daerah di Kota Tangerang

BERITA PILIHAN
Kamis, 29 Februari 2024 | 14:30 WIB KEBIJAKAN PAJAK

RPP Insentif PPh untuk Penempatan DHE SDA Tinggal Diteken Jokowi

Kamis, 29 Februari 2024 | 14:00 WIB LAYANAN PAJAK

Ajukan Lupa EFIN Lewat Email Tapi Balasannya Lama? DJP Jelaskan Ini

Kamis, 29 Februari 2024 | 13:50 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Terima Surat Tagihan Pajak (STP)? Sebelum Bayar, Buat Ini Dulu

Kamis, 29 Februari 2024 | 13:30 WIB KOTA TANGERANG

Begini Ketentuan Tarif Pajak Daerah di Kota Tangerang

Kamis, 29 Februari 2024 | 13:15 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Pemerintah Dorong Pemanfaatan BMN Hulu Migas untuk Dongkrak Penerimaan

Kamis, 29 Februari 2024 | 12:30 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Ganti Password Akun DJP Online, Pastikan Ingat Kode EFIN

Kamis, 29 Februari 2024 | 12:00 WIB KEANGGOTAAN OECD

Didukung 33 Negara, RI Targetkan Jadi Anggota OECD dalam Tiga Tahun

Kamis, 29 Februari 2024 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Sejarah Pajak Bujangan

Kamis, 29 Februari 2024 | 10:45 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Jokowi Bercerita, Sekarang Susah Cari Impor Beras

Kamis, 29 Februari 2024 | 10:11 WIB PENERIMAAN PAJAK

Sempat Kontraksi, DJP Siapkan Strategi Ini untuk Optimalkan Penerimaan