Review
Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:15 WIB
WAKIL MENTERI KEUANGAN SUAHASIL NAZARA:
Senin, 06 Desember 2021 | 15:43 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 08 Desember 2021 | 15:00 WIB
TIPS PERPAJAKAN
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:45 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Data & Alat
Rabu, 08 Desember 2021 | 08:31 WIB
KURS PAJAK 8 DESEMBER - 14 DESEMBER 2021
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Cara Membubuhkan e-Meterai pada Dokumen Elektronik

A+
A-
23
A+
A-
23
Cara Membubuhkan e-Meterai pada Dokumen Elektronik

SEIRING dengan perkembangan teknologi, pemerintah akhirnya meluncurkan penggunaan materai elektronik (e-meterai). Masyarakat kini dapat membeli dan membubuhkan e-meterai dalam dokumen elektronik miliknya secara resmi.

Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara membubuhkan e-meterai dalam dokumen elektronik. Adapun ketentuan penerapan e-meterai diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 133/2021 dan PMK 134/2021.

Untuk diperhatikan, sebelum melakukan pembelian dan membubuhkan e-meterai, masyarakat harus terlebih dahulu mendaftar pada laman pos.e-meterai.co.id. Untuk mencari tahu tata cara pendaftaran, simak artikel Cara Daftar e-Meterai.

Baca Juga: Belanja Online Barang Impor Melonjak, Aturan Kepabeanan Bakal Direvisi

Jika sudah mendaftarkan diri, silakan kunjungi pos.e-meterai.co.id. Selanjutnya, log in dan masukan e-mail serta password yang sudah terdaftar sebelumnya. Setelah berhasil log in, akan muncul pilihan Pembelian atau Pembubuhan.

Apabila Anda baru pertama kali menggunakan, klik Pembelian untuk membeli materai elektronik terlebih dahulu. Selanjutnya, silakan isi jumlah kuota e-meterai yang hendak dibeli, serta pilih metode pembayaran.

Adapun pembayaran dapat dilakukan melalui QREN menggunakan Gopay, OVO, LinkAja, maupun Virtual Account dengan transfer ke rekening bank yang tertera. Jika sudah, akan muncul tampilan notifikasi pembayaran sukses.

Baca Juga: Eks Menkeu Nasihati Otoritas: Tak Perlu Tambah Pajak Berbasis Konsumsi

Langkah selanjutnya adalah pembubuhan. Terdapat lima tahap proses pembubuhan. Pertama, upload dokumen. Pada proses ini disyaratkan dokumen yang diunggah berformat PDF. Selain itu, Anda juga akan diminta soal informasi dokumen, seperti tanggal, nomor, dan tipe dokumen.

Kedua, pilih posisi. Hal ini dengan memilih halaman dan letak bagian halaman yang akan dibubuhkan e-meterai. Silakan menggeser icon e-meterai yang tampil di layar. Ketiga, isi PIN. Caranya dengan memasukan 6 digit angka sebagai PIN yang sudah dimiliki sebelumnya.

Apabila belum memiliki PIN maka sistem akan meminta untuk memasukan PIN serta konfirmasi ulang penulisan PIN. Kalau sudah selesai, klik Lanjutkan. Keempat, pembubuhan. Proses ini otomatis muncul setelah proses isi PIN.

Baca Juga: Daftar 10 Negara Tujuan Investasi UKM Terfavorit di Eropa, Apa Saja?

Kelima, Anda akan melihat menu Unduh file yang telah dibubuhi e-meterai. Pada bagian bawah menu tersebut silakan klik Unduh untuk mengunduh dan menyimpan dokumen yang sudah dibubuhi e-meterai. Lalu proses selesai. Semoga bermanfaat. (rizki/rig)

Topik : tips meterai, meterai, tips pajak, djp, e-meterai, ditjen pajak, pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 08 Desember 2021 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK FOKUS AKHIR TAHUN

Perkembangan APBN Sebelum Defisit Kembali Maksimal 3% PDB

Rabu, 08 Desember 2021 | 09:00 WIB
KABUPATEN SIDOARJO

Kejar Setoran PBB Akhir Tahun, Camat Dikerahkan ke Lapangan

Rabu, 08 Desember 2021 | 08:31 WIB
KURS PAJAK 8 DESEMBER - 14 DESEMBER 2021

Rupiah Lanjutkan Tren Pelemahan Terhadap Dolar AS

berita pilihan

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:39 WIB
RUU HKPD

RUU HKPD Turunkan Tarif Maksimal Pajak Hiburan, Begini Detailnya

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:30 WIB
APARATUR SIPIL NEGARA

Tjahjo Kumolo Ingatkan ASN Soal 8 Area Rawan Korupsi

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:00 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Begini Tren Rasio Kepatuhan Laporan SPT Tahunan 2016-2021

Rabu, 08 Desember 2021 | 15:43 WIB
KPP PRATAMA MEDAN POLONIA

Sosialisasi UU HPP, Wajib Pajak Dapat Penjelasan Soal PPS dari DJP

Rabu, 08 Desember 2021 | 15:30 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Perusahaan Bisa Dijatuhi Hukuman Pidana Perpajakan, Simak Ketentuannya