Review
Selasa, 27 September 2022 | 11:55 WIB
KONSULTASI UU HPP
Minggu, 25 September 2022 | 11:30 WIB
KEPALA BAPENDA RIAU SYAHRIAL ABDI
Kamis, 22 September 2022 | 13:53 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 20 September 2022 | 17:40 WIB
KONSULTASI UU HPP
Fokus
Literasi
Selasa, 27 September 2022 | 16:10 WIB
BUKU PAJAK
Senin, 26 September 2022 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Senin, 26 September 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 23 September 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Data & Alat
Rabu, 28 September 2022 | 09:39 WIB
KURS PAJAK 28 SEPTEMBER - 04 OKTOBER 2022
Rabu, 21 September 2022 | 08:33 WIB
KURS PAJAK 21 SEPTEMBER - 27 SEPTEMBER 2022
Rabu, 14 September 2022 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 14 SEPTEMBER - 20 SEPTEMBER 2022
Rabu, 07 September 2022 | 09:33 WIB
KURS PAJAK 07 SEPTEMBER - 13 SEPTEMBER
Komunitas
Rabu, 28 September 2022 | 14:36 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022
Rabu, 28 September 2022 | 11:14 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022
Rabu, 28 September 2022 | 09:30 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Selasa, 27 September 2022 | 14:50 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022
Reportase
Perpajakan ID
Minggu, 25 September 2022 | 09:00 WIB
EDUKASI PAJAK
Jum'at, 23 September 2022 | 11:00 WIB
EDUKASI PAJAK
Kamis, 15 September 2022 | 10:15 WIB
PERPAJAKAN ID
Selasa, 13 September 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Waduh, Produsen Vaksin Covid-19 Ini Diduga Lakukan Penghindaran Pajak

A+
A-
2
A+
A-
2
Waduh, Produsen Vaksin Covid-19 Ini Diduga Lakukan Penghindaran Pajak

Ilustrasi. Perawat menyiapkan jarum suntik dengan dosis vaksin virus corona (Covid-19) Moderna di rumah sakit Enfermera Isabel Zendal di Madrid, Spanyol, Jumat (23/7/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Juan Medina/HP/djo

AMSTERDAM, DDTCNews - Produsen vaksin Covid-19, Moderna, ditengarai melakukan penghindaran pajak atas laba yang diperoleh korporasi dari penjualan vaksin.

Moderna menerima pembayaran dan membukukan penghasilan atas vaksin pesanan Uni Eropa pada anak usahanya yang terletak Basel, Swiss. Berdasarkan kontrak dengan Komisi Eropa, Moderna baru mendirikan anak usaha bernama Moderna Switzerland GmbH di Swiss pada Juni 2020.

"Swiss dikenal sebagai negara dengan tarif pajak yang rendah dan memiliki aturan kerahasiaan yang ketat. Oleh karena itu, tidak mungkin diketahui seberapa besar pajak yang dibayar oleh Moderna di Swiss," tulis SOMO dalam keterangan resminya, dikutip pada Kamis (29/7/2021).

Baca Juga: Realisasi Insentif Impor Vaksin dan Alkes Hanya Terserap Rp1,5 Triliun

Tidak hanya itu, Moderna juga diketahui mendaftarkan paten atas vaksin produksinya di Delaware, Amerika Serikat (AS). Delaware adalah negara bagian AS yang sama sekali tidak mengenakan pajak penghasilan atas kekayaan tidak berwujud, termasuk paten.

"Kemungkinan besar sebagian besar laba yang diperoleh Moderna akan digeser ke Delaware melalui pembayaran royalti atas penggunaan paten," tulis SOMO.

Total vaksin yang dipesan Uni Eropa dan AS dari Moderna pada 2021 dan 2022 mencapai 960 juta dosis. Total biaya yang dikeluarkan Uni Eropa untuk pengadaan vaksin dari Moderna tercatat mencapai US$10,3 miliar. Sementara biaya yang dikeluarkan AS mencapai US$7,5 miliar.

Baca Juga: Insentif Pajak Terealisasi Rp11,9 T Hingga September, Ini Perinciannya

Moderna diestimasi akan memperoleh pendapatan senilai US$18,4 miliar pada 2021 dan akan menikmati laba senilai US$8 miliar.

Dengan adanya dugaan ini, SOMO mendorong Uni Eropa dan negara-negara anggotanya untuk mengevaluasi struktur penghindaran pajak yang digunakan oleh perusahaan produsen vaksin. Pemerintah dinilai harus mendorong korporasi untuk membayar pajak secara adil dengan tidak melibatkan perusahaan semacam Moderna terlibat dalam proses procurement

Baca Juga: Isi SPT Pajak Penghasilan Tidak Benar, 6 Agen Asuransi Ini Dipenjara

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : Belanda, SOMO, vaksin, Covid-19, Moderna, penghindaran pajak

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

DJBC Evaluasi Berkala Jenis Alkes yang Dapat Insentif Fiskal

Minggu, 07 Agustus 2022 | 09:30 WIB
KOREA SELATAN

Kripto Jadi Alat Mengelak Pajak, Otoritas Ini Perkuat Pengawasan

Kamis, 04 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Hadapi Risiko, Pengusaha Minta Insentif Pajak Diperpanjang Hingga 2023

Senin, 01 Agustus 2022 | 15:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

DJP Beberkan Soal Perpanjangan Periode Insentif Pajak, Ini Detailnya

berita pilihan

Rabu, 28 September 2022 | 16:30 WIB
PMK 203/2021

Ingin Bawa Soju dari Luar Negeri? DJBC Ingatkan Lagi Ketentuannya

Rabu, 28 September 2022 | 16:00 WIB
RAPBN 2023

Anggaran Polri Hingga Kemenhan Ditambah, Belanja K/L Tembus Rp1.000 T

Rabu, 28 September 2022 | 15:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Karyawan Bergaji di Bawah PTKP dan Tak Ada Usaha Lain Bisa Ajukan NE

Rabu, 28 September 2022 | 14:36 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022

Saatnya Mengenakan Pajak Progresif atas Tanah?

Rabu, 28 September 2022 | 14:30 WIB
KPP PRATAMA SINGKAWANG

Mutakhirkan Data Mandiri Langsung ke Kantor Pajak, Begini Alurnya

Rabu, 28 September 2022 | 13:30 WIB
PMK 141/2022

PMK Baru, DJPK Kemenkeu Bakal Punya Direktorat Khusus Pajak Daerah

Rabu, 28 September 2022 | 13:00 WIB
UU PPN

Jangan Lupa! Dikukuhkan Jadi PKP Sudah Wajib Lapor SPT Masa PPN

Rabu, 28 September 2022 | 12:30 WIB
NATIONAL LOGISTIC ECOSYSTEM

DJBC Gencarkan Promosi NLE, Bakal Mudahkan Proses Logistik

Rabu, 28 September 2022 | 12:06 WIB
BEA METERAI

Surat Pernyataan atau Perjanjian Tanpa Meterai, Apakah Sah?