Berita
Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:16 WIB
PMK 20/2021
Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:06 WIB
KABUPATEN KUNINGAN
Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:14 WIB
KARTU PRAKERJA
Fokus
Literasi
Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:01 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:38 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Kamis, 25 Februari 2021 | 17:36 WIB
CUKAI (2)
Data & Alat
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Rabu, 17 Februari 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 FEBRUARI - 23 FEBRUARI 2021
Senin, 15 Februari 2021 | 11:38 WIB
STATISTIK RASIO PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Vaksinasi Dimulai, Jokowi: Bantu Percepat Pemulihan Ekonomi

A+
A-
1
A+
A-
1
Vaksinasi Dimulai, Jokowi: Bantu Percepat Pemulihan Ekonomi

Presiden Joko Widodo (kiri) disuntik dosis pertama vaksin Covid-19 produksi Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Abdul Mutalib (kanan) di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021). Penyuntikan perdana vaksin Covid-19 ke Presiden Joko Widodo tersebut menandai dimulainya program vaksinasi di Indonesia. ANTARA FOTO/Setpres-Agus Suparto/Handout/wsj.

JAKARTA, DDTCNews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut vaksinasi menjadi langkah penting untuk menangani masalah kesehatan akibat Covid-19 dan memulihkan perekonomian nasional.

Jokowi mengatakan vaksinasi akan memberikan perlindungan diri dan masyarakat agar tidak terkena Covid-19. Dia senang perwakilan berbagai kelompok masyarakat turut mengikuti penyuntikan vaksin perdana pada hari ini, Rabu (13/1/2021).

"Vaksinasi Covid-19 ini penting kita lakukan untuk memutus rantai penularan virus Corona dan membantu percepatan pemulihan ekonomi," katanya.

Baca Juga: Pengawasan dan Penagihan Aktif Pajak Dioptimalkan

Jokowi mengatakan vaksinasi yang dilakukan dengan vaksin dari Sinovac telah memperoleh izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Jokowi menjadi orang pertama yang menerima vaksin, diikuti beberapa pejabat negara dan perwakilan kelompok masyarakat, seperti dokter, bidan, perawat, guru, pengusaha, serta tokoh agama. Setelahnya, vaksinasi akan diteruskan ke seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.

Meski telah ada vaksinasi, Jokowi menegaskan masyarakat tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Baca Juga: Jokowi: Transformasi Digital Harus Menyasar UMKM

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani termasuk yang menerima vaksin dosis perdana. Dia menyambut baik dimulainya vaksinasi nasional Covid-19 karena akan berdampak baik pada penanganan masalah kesehatan dan percepatan pemulihan ekonomi nasional.

"Inilah yang kita butuhkan ke depannya agar sektor sektor kesehatan dan ekonomi ini bisa terkendali dan tumbuh pada 2021. [Vaksin] sebagai salah satu game changer kita ke depannya," ujarnya. (kaw)

Baca Juga: Minggu Depan, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang ke-13 Dibuka
Topik : vaksin, vaksinasi, virus Corona, Covid-19, Presiden Jokowi, pemulihan ekonomi nasional, PEN
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 23 Februari 2021 | 17:58 WIB
KINERJA FISKAL
Selasa, 23 Februari 2021 | 17:15 WIB
PENERIMAAN CUKAI
Selasa, 23 Februari 2021 | 17:01 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Selasa, 23 Februari 2021 | 15:45 WIB
KINERJA FISKAL
berita pilihan
Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:16 WIB
PMK 20/2021
Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:06 WIB
KABUPATEN KUNINGAN
Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:14 WIB
KARTU PRAKERJA
Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:01 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:00 WIB
PELAPORAN SPT
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:58 WIB
UNI EROPA
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:38 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:00 WIB
PMK 15/2021