Review
Jum'at, 09 April 2021 | 11:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 06 April 2021 | 09:23 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 04 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA BARAT SUPARNO:
Selasa, 30 Maret 2021 | 09:10 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Rabu, 31 Maret 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 31 MARET - 6 APRIL 2021
Rabu, 24 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 24 MARET - 30 MARET 2021
Komunitas
Senin, 12 April 2021 | 12:59 WIB
UNIVERSITAS SURABAYA
Minggu, 11 April 2021 | 08:01 WIB
KETUA UMUM ASPAKRINDO TEGUH KURNIAWAN HARMANDA
Sabtu, 10 April 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 09 April 2021 | 15:15 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Usaha Mikro Kecil Boleh Bayar Upah Lebih Rendah dari UMP

A+
A-
7
A+
A-
7
Usaha Mikro Kecil Boleh Bayar Upah Lebih Rendah dari UMP

Ilustrasi. Pekerja menjemur kerupuk, di desa Kenanga, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (2/2/2021).  ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/hp.

JAKARTA, DDTCNews – Usaha mikro dan kecil (UMK) diperbolehkan untuk membayar upah lebih rendah dari nominal upah minimum provinsi (UMP) serta upah minimum kabupaten/kota yang ditetapkan gubernur.

Merujuk pada Pasal 101 ayat (2) PP 7/2021, upah minimum yang dimaksud adalah upah minimum yang disusun dengan berpedoman pada PP terkait dengan pengupahan.

"Ketentuan upah minimum provinsi dan upah minimum kabupaten/kota dikecualikan bagi UMK," bunyi Pasal 101 ayat (1) PP 7/2021, dikutip Kamis (25/2/2021).

Baca Juga: OECD: Strategi Pengumpulan Pajak Perlu Dikaji Ulang Usai Ekonomi Pulih

Merujuk pada Pasal 36 ayat (2) PP 36/2021 tentang Pengupahan yang disusun berdasarkan UU 11/2021 tentang Cipta Kerja, nilai upah pada UMK ditetapkan paling sedikit hanya sebesar 50% dari rata-rata konsumsi masyarakat provinsi dan hanya sebesar 25% di atas garis kemiskinan.

"Rata-rata konsumsi masyarakat dan garis kemiskinan ... menggunakan data yang bersumber dari lembaga yang berwenang di bidang statistik," bunyi penggalan Pasal 36 ayat (3) PP 36/2021.

UMK yang dapat membayar upah lebih rendah dari UMP pada PP 36/2021 adalah UMK yang sesuai dengan kriteria pada peraturan perundang-undangan.

Baca Juga: Kebijakan Pajak Trump Perparah Praktik Penghindaran Pajak

Merujuk pada PP 7/2021, yang dimaksud dengan usaha mikro adalah usaha dengan modal paling banyak sebesar Rp1 miliar tidak termasuk tanah dan bangunan usaha atau usaha yang memiliki penjualan tahunan tidak mencapai Rp2 miliar.

Selanjutnya, yang dimaksud dengan usaha kecil adalah usaha dengan modal sebesar Rp1 miliar hingga Rp5 miliar atau memiliki penjualan tahunan sebesar Rp2 miliar hingga Rp15 miliar.

Selain kriteria pengelompokan UMK pada PP 7/2021, Pasal 38 PP 36/2021 memberikan kriteria khusus yang menjadi pertimbangan agar UMK bisa dikecualikan dari ketentuan upah minimum.

Baca Juga: Tekan Emisi, Pemerintah Utak-Atik Pajak Penumpang Pesawat

"UMK yang dikecualikan dari ketentuan upah minimum wajib mempertimbangkan faktor sebagai berikut: mengandalkan sumber daya tradisional dan/atau tidak bergerak pada usaha berteknologi tinggi dan tidak padat modal," bunyi Pasal 38 PP 36/2021. (kaw)

Topik : PP 7/2021, upah, upah minimum provinsi, UMP, usaha mikro kecil
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 08 Januari 2021 | 11:15 WIB
IRLANDIA
Rabu, 30 Desember 2020 | 16:45 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 29 Desember 2020 | 15:32 WIB
MALAYSIA
Minggu, 29 November 2020 | 10:00 WIB
PODTAX
berita pilihan
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
SEKOLAH KEDINASAN
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
PENGAWASAN KEUANGAN NEGARA
Senin, 12 April 2021 | 18:01 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Senin, 12 April 2021 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 12 April 2021 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 12 April 2021 | 16:33 WIB
SURVEI PENJUALAN ECERAN
Senin, 12 April 2021 | 16:30 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN
Senin, 12 April 2021 | 16:19 WIB
CUKAI (9)
Senin, 12 April 2021 | 16:01 WIB
TIPS PAJAK