Review
Kamis, 01 Desember 2022 | 16:52 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 30 November 2022 | 11:27 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 29 November 2022 | 15:48 WIB
KONSULTASI UU HPP
Kamis, 24 November 2022 | 09:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 30 November 2022 | 10:11 WIB
KURS PAJAK 30 NOVEMBER - 06 DESEMBER 2022
Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB
KURS PAJAK 23 NOVEMBER - 29 NOVEMBER 2022
Rabu, 16 November 2022 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 16 NOVEMBER - 22 NOVEMBER 2022
Rabu, 09 November 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 09 NOVEMBER - 15 NOVEMBER 2022
Reportase

Uni Emirat Arab Mulai Kenakan PPh Badan, Pungutan Lain akan Dipangkas

A+
A-
0
A+
A-
0
Uni Emirat Arab Mulai Kenakan PPh Badan, Pungutan Lain akan Dipangkas

Ilustrasi. Pengunjung berfoto di fitur air pada Dubai Expo 2020, di Dubai, Uni Emirat Arab, Minggu (16/1/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Christopher Pike/djo

ABU DHABI, DDTCNews - Uni Emirat Arab (UEA) mengeklaim pengenaan pajak korporasi sebesar 9% pada tahun depan akan menguntungkan usaha kecil dan menengah (UKM).

Menteri Kewirausahaan dan UKM Ahmad Belhoul Al Falasi mengatakan adanya pajak korporasi akan memberikan ruang bagi pemerintah untuk memangkas pungutan lainnya, khususnya business fee yang dikenakan atas pelaku usaha.

"Dari sisi UKM, fee tersebut membuat biaya yang ditanggung pelaku usaha untuk memulai bisnis sangat mahal," ujar Al Falasi, dikutip Rabu (9/2/2022).

Baca Juga: Otoritas Ini Sebut Perusahaan yang Tidak Patuh Pajak Bisa Ditutup

Dengan adanya pajak, jumlah yang harus dibayar oleh pelaku usaha kepada pemerintah bisa disesuaikan dengan performa bisnis dalam suatu tahun pajak. Dengan demikian, usaha yang merugi tak perlu membayar pajak.

Bagi pemerintah, keberadaan pajak korporasi akan memperkuat postur fiskal pemerintah. "Pajak korporasi akan memperbaiki kesehatan fiskal dan lebih akomodatif untuk pelaku usaha. Tarif yang diterapkan juga termasuk yang terendah sedunia," ujar Al Falasi seperti dilansir al-monitor.com.

Dengan demikian, keberadaan pajak korporasi yang berlaku tahun depan dipandang tak akan mengurangi daya saing Uni Emirat Arab dalam menarik investasi.

Baca Juga: Di Depan Jokowi, Menkeu Pastikan Penurunan Defisit Dilakukan Hati-Hati

Untuk diketahui, pajak korporasi dengan tarif 9% akan mulai dikenakan oleh Uni Emirat Arab pada 2023. Khusus untuk perusahaan multinasional dengan pendapatan di atas EUR750 juta, tarif pajak korporasi yang dikenakan sebesar 15%. Hal ini sejalan dengan konsensus yang menyepakati pemberlakukan pajak minimum global.

Khusus untuk usaha kecil dengan laba hingga AED375.000 atau setara dengan Rp1,46 miliar per tahun, tarif pajak korporasi yang dikenakan adalah 0%. Tarif ini diharapkan dapat mendukung perkembangan usaha kecil dan start up. (sap)

Baca Juga: Tax Ratio Negara OECD Sanggup Tembus 34,1% Pascapandemi Covid-19

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : pajak internasional, PPh badan, PPN, penerimaan negara, migas, Uni Emirat Arab, Arab Saudi

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 27 November 2022 | 07:00 WIB
NIGERIA

Serikat Pekerja Serukan Adanya Insentif Pajak untuk Industri Tekstil

Sabtu, 26 November 2022 | 09:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Agar Tak Kena Denda, PKP Perlu Hati-Hati Bedakan Kode Faktur 04 dan 05

Jum'at, 25 November 2022 | 17:11 WIB
PER-03/PJ/2022

Sisa NSFP Tak Perlu Dikembalikan, tapi Tetap Harus Dihapus di e-Faktur

Jum'at, 25 November 2022 | 16:30 WIB
KINERJA FISKAL

Realisasi Sudah Sentuh 98,9%, Menkeu: Kinerja PNBP akan Lampaui Target

berita pilihan

Kamis, 01 Desember 2022 | 19:30 WIB
BEA METERAI

Dokumen yang Wajib Dikenakan Bea Meterai, Ini Sanksinya Jika Tak Lunas

Kamis, 01 Desember 2022 | 19:00 WIB
KP2KP PINRANG

Dapat SK Pensiun, ASN Diimbau Segera Ajukan Penonaktifan NPWP

Kamis, 01 Desember 2022 | 18:48 WIB
PAJAK PENGHASILAN

Soal Penghitungan PPh Natura, DJP Minta Wajib Pajak Tunggu Ini

Kamis, 01 Desember 2022 | 18:30 WIB
BEA METERAI

Awas! e-Meterai Tidak Boleh Menumpuk dengan Tanda Tangan

Kamis, 01 Desember 2022 | 18:15 WIB
KP2KP SIDRAP

Bayar PPh Final 0,5%, WP UMKM Diimbau Lakukan Pencatatan Lebih Dulu

Kamis, 01 Desember 2022 | 18:00 WIB
BADAN PUSAT STATISTIK

Ada Tren Kenaikan Harga Beras Hingga Telur Ayam Ras, Ini Kata BPS

Kamis, 01 Desember 2022 | 17:47 WIB
UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA

Catat! Upah Minimum Kabupaten/Kota Diumumkan Paling Lambat Pekan Depan

Kamis, 01 Desember 2022 | 17:38 WIB
PMK 171/2022

Sri Mulyani Rilis Peraturan Baru Soal Pengelolaan Insentif Fiskal

Kamis, 01 Desember 2022 | 17:34 WIB
KABUPATEN PONOROGO

Kepatuhan WP Membaik, Penerimaan Pajak Daerah Lampaui Target

Kamis, 01 Desember 2022 | 17:18 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Masuk Desember, Belanja Pemerintah Pusat dan Pemda Bakal Dikebut