KOTA SEMARANG

Undian Berhadiah Mobil & Motor untuk Wajib Pajak yang Tertib Bayar PBB

Nora Galuh Candra Asmarani | Kamis, 22 Oktober 2020 | 09:21 WIB
Undian Berhadiah Mobil & Motor untuk Wajib Pajak yang Tertib Bayar PBB

Ilustrasi. 

SEMARANG, DDTCNews – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang akan mengadakan undian berhadiah mobil dan motor untuk wajib pajak yang tertib melunasi pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) pada pertengahan November mendatang.

Kepala Bapenda Kota Semarang Agus Wuryanto mengatakan anggaran sekitar Rp500 juta untuk kegiatan tersebut telah disiapkan. Hadiah yang disediakan berupa 1 unit mobil, 3 unit sepeda motor, dan sejumlah alat elektronik.

"Undian PBB-P2 tahun 2020 ini tetap diselenggarakan. Namun, karena masih dalam suasana pandemi Covid-19, pelaksanaan sedikit berbeda. Jenis hadiah juga sedikit berbeda, tamu undangan saat pengundian juga terbatas," jelas Agus, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga:
Pemda Bentuk Satgas PBB, Keliling Cek Rumah-Rumah Warga

Dia menegaskan pengundian akan tetap dilakukan secara transparan dan akuntabel. Pemberian hadiah, harapnya, dapat menjadi stimulus bagi wajib pajak agar lebih rajin dalam melunasi PBB-P2 yang terutang.

Wajib pajak yang berhak ikut dalam undian PBB-P2 adalah wajib pajak yang telah membayar PBB-P2 sebelum jatuh tempo, yaitu sebelum akhir Agustus 2020. Saat ini, sambung Agus, Bapenda Kota Semarang sedang merekap jumlah wajib pajak yang membayar PBB-P2 tepat waktu.

"Yang membayar setelah 31 Agustus tidak diikutkan karena kami ingin wajib pajak yang ikut undian memberikan suri tauladan, sedangkan yang membayar PBB-P2 pada September sampai Desember hanya dibebaskan denda dan pengurangan pokok tunggakan tanpa diikutkan undian," terangnya.

Baca Juga:
HUT ke-455, Pemda Adakan Program Pemutihan Pajak hingga Juni 2024

Pemberian pengurangan pokok tunggakan PBB-P2 tersebut diberlakukan untuk tahun pajak 2015—2019 dengan skema diskon berjenjang. Untuk tunggakan PBB-P2 tahun pajak 2015, diberikan diskon 50%. Lalu, untuk tunggakan PBB-P2 2016, diberikan diskon 40%.

Untuk tunggakan pajak tahun pajak 2017, diberikan pengurangan 30%. Tunggakan PBB-P2 2018 ada pengurangan sebesar 20%. Kemudian, diskon 10% untuk tunggakan PBB-P2 tahun pajak 2019. Agus menerangkan program keringanan denda PBB-P2 tersebut berlaku otomatis tanpa syarat tertentu.

Dia berharap wajib pajak yang memiliki tunggakan bisa memanfaatkan momentum pembebasan denda dan pemotongan pokok pajak tersebut. Dia juga mengimbau wajib pajak agar segera melunasi PBB-P2 sebelum akhir tahun.

"Silakan segera membayar pajak karena layanan masih sampai 23 Desember. Kalau sudah ganti tahun akan ada kebijakan yang berbeda," ujarnya, seperti dilansir jateng.tribunnews.com. (kaw)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Minggu, 19 Mei 2024 | 11:30 WIB KOTA TANGERANG

Pemda Bentuk Satgas PBB, Keliling Cek Rumah-Rumah Warga

Minggu, 19 Mei 2024 | 10:00 WIB KABUPATEN LAMONGAN

HUT ke-455, Pemda Adakan Program Pemutihan Pajak hingga Juni 2024

Sabtu, 18 Mei 2024 | 08:00 WIB KOTA BANJARMASIN

Konsumen Resto Hingga Hotel Patuh Pajak, Ada Hadiah Umrah Menunggu

BERITA PILIHAN
Minggu, 19 Mei 2024 | 20:20 WIB UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Silaturahmi Alumni FEB (KAFEB) UNS, Darussalam Berbagi Pengalaman

Minggu, 19 Mei 2024 | 18:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Baru Daftar NPWP Orang Pribadi, WP Tak Perlu Lakukan Pemadanan NIK

Minggu, 19 Mei 2024 | 17:30 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Ajukan Pemanfaatan PPh Final 0 Persen di IKN, Begini Ketentuannya

Minggu, 19 Mei 2024 | 12:30 WIB KEBIJAKAN KEPABEANAN

BP2MI Minta Barang Kiriman PMI yang Tertahan Segera Diproses

Minggu, 19 Mei 2024 | 12:00 WIB PERATURAN PAJAK

Jika Ini Terjadi, DJP Bisa Minta WP Naikkan Angsuran PPh Pasal 25

Minggu, 19 Mei 2024 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Penghitungan PPh 21 atas Penarikan Uang Manfaat Pensiun bagi Pegawai