Review
Jum'at, 05 Maret 2021 | 08:55 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 15:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 02 Maret 2021 | 09:40 WIB
OPINI PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:30 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Data & Alat
Jum'at, 05 Maret 2021 | 17:54 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 3 MARET - 9 MARET 2021
Senin, 01 Maret 2021 | 10:15 WIB
KMK 13/2021
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Reportase
Perpajakan.id

Tinggal 3 Bulan, Pemkab Ini Kejar Target PAD Rp120 Miliar

A+
A-
0
A+
A-
0
Tinggal 3 Bulan, Pemkab Ini Kejar Target PAD Rp120 Miliar

Ilustrasi. (DDTCNews)

KEPANJEN, DDTCNews - Pemkab Malang, Jawa Timur optimistis target pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun ini dapat dicapai meski tinggal menyisakan waktu sekitar tiga bulan.

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah Made Arya Wedhantara mengatakan realisasi PAD hingga September baru mencapai Rp380 miliar. Realisasi penerimaan tersebut memenuhi 76% dari target APBDP 2020 sebesar Rp500 miliar.

"Targetnya sudah 76%. Jadi dengan sisa waktu yang masih ada di Oktober, November, Desember kami yakin bisa terealisasi 100%," katanya dikutip Senin (28/9/2020).

Baca Juga: Tinggal 26 Hari! ASN Diimbau Lapor SPT Tahunan Melalui e-Filing

Made menilai geliat ekonomi sudah mulai kembali normal sehingga mendukung kerja pemda dalam mengumpulkan PAD. Realisasi setoran PAD ini juga membuat pemda makin jauh dari skenario terburuk penerimaan akibat pandemi Covid-19.

Skenario terburuk yang dimaksud Made adalah realisasi penerimaan PAD yang turun hingga 50%. Menurutnya, skenario tersebut makin menjauh dengan realisasi penerimaan yang mulai bergerak naik dan sudah mencapai 76% dari target.

"Kalau melihat perekonomian saat ini kemungkinan PAD Kabupaten Malang tidak akan menyusut hingga 50%. Mungkin bisa sesuai target awal yaitu hanya turun 30%," ujar Made seperti dilansir jatimtimes.com.

Baca Juga: Gelar Pekan Panutan Pajak, Wali Kota Lapor SPT Tahunan

Meski pemkab melihat adanya perbaikan kegiatan ekonomi lokal, target PAD dalam APBD murni sebesar Rp700 miliar akan sulit dicapai mengingat ekonomi belum sepenuhnya normal dan masih tetap menerapkan protokol kesehatan.

Alhasil, kegiatan bisnis pelaku usaha belum kembali normal pada tahun ini. Pemerintah juga masih melakukan sejumlah pembatasan seperti jumlah tamu hotel dan restoran dan berimbas kepada besaran pajak yang disetor kepada pemda.

"Kalau untuk memenuhi target awal sepertinya tidak mungkin. Tetapi kalau target setelah penyesuaian, kami optimistis akan terealisasi," tutur Made. (rig)

Baca Juga: SPPT PBB Masih Belum Terbit, Bapenda DKI: Masih Ada Koreksi Kebijakan

Topik : kabupaten malang, target penerimaan pajak, pandemi corona, realisasi penerimaan pajak, pajak daerah
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 25 Februari 2021 | 10:22 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Rabu, 24 Februari 2021 | 16:15 WIB
KABUPATEN LUMAJANG
Rabu, 24 Februari 2021 | 15:30 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Rabu, 24 Februari 2021 | 12:30 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
berita pilihan
Jum'at, 05 Maret 2021 | 20:22 WIB
KABUPATEN BANDUNG BARAT
Jum'at, 05 Maret 2021 | 20:06 WIB
INSENTIF PAJAK
Jum'at, 05 Maret 2021 | 19:54 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jum'at, 05 Maret 2021 | 19:24 WIB
INSENTIF PAJAK
Jum'at, 05 Maret 2021 | 18:35 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 05 Maret 2021 | 18:03 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 05 Maret 2021 | 17:54 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 05 Maret 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 05 Maret 2021 | 17:08 WIB
INSENTIF PAJAK