Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Tiga Profesional DDTC Ikuti Workshop PPh Badan Singapura

A+
A-
1
A+
A-
1

Tiga profesional DDTC berfoto bersama pengajar workshop Lim Lian Soon di Singapura, Jumat (22/3/2019). (Foto: DDTCNews) 

SINGAPURA, DDTCNews – Akhir minggu ini, tepatnya pada tanggal 22 Maret 2019, DDTC kembali mengirimkan tiga profesionalnya untuk mengikuti kursus Fundamental of Corporate Tax di Singapura. Kursus tersebut diselenggarakan oleh Takx Solutions Pte Ltd dan berlangsung selama sehari penuh di Carlton Hotel Singapore.

Secara umum, kursus ini diselenggarakan untuk membantu para peserta dalam memahami konsep dasar dari pajakpenghasilan (PPh) di Singapura, khususnya PPh badan. Pembahasan dalam kursus ini terbagi dalam beberapa topik yang diawali dari gambaran umum mengenai konsep dasar sistem pajak di Singapura dan administrasi pajak.

Selanjutnya, peserta diajak membahas berbagai konsep PPh badan dan strategi perencanaan pajak. Misalnya, biaya-biaya yang diperbolehkan dalam PPh (general rules of deductibility of expenses), perlakuan pajak terhadap kerugian,fasilitas PPh di Singapura, dan permasalahan dalam withholding tax.

Baca Juga: Pajak dan Pergerakan Penduduk Lintas Yurisdiksi

Materi dalam kursus ini disampaikan oleh Lim Lian Soon, seorang profesional yang telah mengajar di berbagai organisasi pendidikan sejak 1975, termasuk Institute of Singapore Chartered Accountants (ISCA) dan Singapore Association of the Institute of Chartered Secretaries and Administrators (SAICSA).

Lim juga berpengalaman mengisi berbagai in house training di badan pemerintahan, badan pembuat Undang-Undang dan juga badan swasta. Saat ini Lim merupakan Ketua Pemeriksa Badan Profesional dan Dewan Akademik Akuntansi Singapura.

Adapun tiga profesional DDTC yang dikirimkan untuk berpartisipasi dalam kursus tersebut adalah Flouresya Lousha, Riyhan Juli Asyir, dan Tami Putri Pungkasan. Program ini dilakukan dalam rangka persiapan profesional DDTC untuk mengikuti sertifikasi Advances Diploma in International Taxation (ADIT) Paper 2 – Country Option dari Chartered Institute of Taxation (CIOT), Inggris.

Baca Juga: Mengenali Alternatif Pengganti Suku Bunga LIBOR

Adapun dalam Paper 2 – Country Option, peserta diwajibkan untuk mengambil ujian mengenai pajak dari negara-negara yang dipilih oleh Chartered Institute of Taxation (CIOT) dan dalam hal ini, ketiganya memilih Paper Singapore Option.

Sebagai tambahan, program kursus ini merupakan salah satu bagian dari Human Resource Development Program (HRDP) DDTC yang diberikan kepada para profesionalnya untuk mengikuti berbagai pelatihan dan kursus di mancanegara, termasuk beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. (Amu)

Baca Juga: Menganalisis Kewajaran Pengembalian atas Penggunaan Intangible Asset

Selanjutnya, peserta diajak membahas berbagai konsep PPh badan dan strategi perencanaan pajak. Misalnya, biaya-biaya yang diperbolehkan dalam PPh (general rules of deductibility of expenses), perlakuan pajak terhadap kerugian,fasilitas PPh di Singapura, dan permasalahan dalam withholding tax.

Baca Juga: Pajak dan Pergerakan Penduduk Lintas Yurisdiksi

Materi dalam kursus ini disampaikan oleh Lim Lian Soon, seorang profesional yang telah mengajar di berbagai organisasi pendidikan sejak 1975, termasuk Institute of Singapore Chartered Accountants (ISCA) dan Singapore Association of the Institute of Chartered Secretaries and Administrators (SAICSA).

Lim juga berpengalaman mengisi berbagai in house training di badan pemerintahan, badan pembuat Undang-Undang dan juga badan swasta. Saat ini Lim merupakan Ketua Pemeriksa Badan Profesional dan Dewan Akademik Akuntansi Singapura.

Adapun tiga profesional DDTC yang dikirimkan untuk berpartisipasi dalam kursus tersebut adalah Flouresya Lousha, Riyhan Juli Asyir, dan Tami Putri Pungkasan. Program ini dilakukan dalam rangka persiapan profesional DDTC untuk mengikuti sertifikasi Advances Diploma in International Taxation (ADIT) Paper 2 – Country Option dari Chartered Institute of Taxation (CIOT), Inggris.

Baca Juga: Mengenali Alternatif Pengganti Suku Bunga LIBOR

Adapun dalam Paper 2 – Country Option, peserta diwajibkan untuk mengambil ujian mengenai pajak dari negara-negara yang dipilih oleh Chartered Institute of Taxation (CIOT) dan dalam hal ini, ketiganya memilih Paper Singapore Option.

Sebagai tambahan, program kursus ini merupakan salah satu bagian dari Human Resource Development Program (HRDP) DDTC yang diberikan kepada para profesionalnya untuk mengikuti berbagai pelatihan dan kursus di mancanegara, termasuk beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. (Amu)

Baca Juga: Menganalisis Kewajaran Pengembalian atas Penggunaan Intangible Asset
Topik : reportase, pph badan singapura, konsep pph
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Sabtu, 07 Juli 2018 | 19:55 WIB
OLEH-OLEH DDTC DARI SINGAPURA
Sabtu, 05 Oktober 2019 | 16:00 WIB
OLEH-OLEH DDTC DARI SINGAPURA
Senin, 07 Oktober 2019 | 16:05 WIB
OLEH-OLEH DDTC DARI SINGAPURA
Selasa, 08 Oktober 2019 | 15:35 WIB
OLEH-OLEH DDTC DARI SINGAPURA
berita pilihan
Rabu, 08 Maret 2017 | 18:12 WIB
LAPORAN DDTC DARI LONDON (1)
Selasa, 15 Oktober 2019 | 12:34 WIB
OLEH-OLEH DDTC DARI BELGRADE, SERBIA (BAGIAN 1)
Selasa, 21 Maret 2017 | 11:05 WIB
LAPORAN DDTC DARI SINGAPURA
Rabu, 22 Maret 2017 | 20:04 WIB
LAPORAN DDTC DARI TOKYO
Selasa, 10 Juli 2018 | 07:24 WIB
LAPORAN DDTC DARI RUST CONFERENCE (2)
Jum'at, 05 Juli 2019 | 18:25 WIB
LAPORAN DDTC DARI AUSTRIA
Jum'at, 26 Januari 2018 | 03:09 WIB
LAPORAN DDTC DARI SWISS
Rabu, 04 April 2018 | 15:57 WIB
LAPORAN DDTC DARI SYDNEY
Senin, 19 Februari 2018 | 18:05 WIB
LAPORAN DDTC DARI TIONGKOK (3)
Sabtu, 08 Desember 2018 | 09:33 WIB
LAPORAN DDTC DARI MUMBAI