Review
Selasa, 04 Oktober 2022 | 10:44 WIB
KONSULTASI UU HPP
Kamis, 29 September 2022 | 16:16 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 27 September 2022 | 11:55 WIB
KONSULTASI UU HPP
Minggu, 25 September 2022 | 11:30 WIB
KEPALA BAPENDA RIAU SYAHRIAL ABDI
Fokus
Literasi
Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 03 Oktober 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 03 Oktober 2022 | 17:11 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 03 Oktober 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 05 Oktober 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 5 OKTOBER - 11 OKTOBER 2022
Selasa, 04 Oktober 2022 | 16:15 WIB
KMK 50/2022
Rabu, 28 September 2022 | 09:39 WIB
KURS PAJAK 28 SEPTEMBER - 04 OKTOBER 2022
Rabu, 21 September 2022 | 08:33 WIB
KURS PAJAK 21 SEPTEMBER - 27 SEPTEMBER 2022
Reportase

Tersangka Pidana Pajak Diserahkan ke Kejaksaan, Aset Disita & Diblokir

A+
A-
14
A+
A-
14
Tersangka Pidana Pajak Diserahkan ke Kejaksaan, Aset Disita & Diblokir

Konferensi pers terkait dengan penyerahan tersangka tindak pidana pajak ke Kejaksaan. 

SLEMAN, DDTCNews – Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Pajak (DJP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyerahkan tersangka tindak pidana pajak ke Kejaksaan.

Hasil koordinasi antara Kanwil DJP DIY, Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY, dan Kepolisian Daerah (Polda) DIY, penyidikan dengan tersangka berinisial HP dan PT. PJM berlanjut ke tahap II. Tahap ini adalah penyerahan tersangka dan barang bukti dari PPNS Kanwil DJP DIY kepada Kejaksaan.

“Pelanggaran pidana yang dilakukan oleh tersangka HP dan PT. PJM adalah dengan sengaja menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) dan/atau keterangan yang isinya tidak benar atau tidak lengkap,” demikian informasi yang disampaikan Kanwil DJP DIY, Jumat (23/9/2022).

Baca Juga: Perseroan Perorangan Pakai PPh Final, DJP: Ada Kewajiban Pelaporan

Pelanggaran pidana tersangka HP dalam masa pajak Januari—September 2016 mengakibatkan timbulnya kerugian negara sekitar Rp50,53 miliar. Pelanggaran pidana tersangka PT. PJM dalam masa pajak Oktober 2016—Desember 2017 menimbulkan kerugian negara sekitar Rp46,78 miliar.

Keduanya disangkakan dengan Pasal 39 ayat (1) huruf d UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) s.t.d.t.d UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), yaitu dengan sengaja menyampaikan SPT dan/atau keterangan yang isinya tidak benar atau tidak lengkap.

Penyerahan PT. PJM merupakan hasil penyidikan pidana pajak dengan tersangka korporasi yang pertama kali dilakukan PPNS Kanwil DJP di luar Kanwil DJP di Jakarta. Keberhasilan pelaksanaan penegakan hukum didukung dengan penerapan forensic digital dalam pengumpulan data.

Baca Juga: Masih Proses, Integrasi CRM Bikin Peta Kepatuhan WP Lebih Komprehensif

Terkait dengan pengamanan aset kedua tersangka, yang nantinya digunakan untuk pemulihan kerugian pendapatan negara, PPNS Kanwil DJP DIY telah menyita dan memblokir aset wajib pajak. Hal ini sudah sesuai dengan Pasal 44 ayat (2) huruf j UU KUP s.t.d.t.d UU HPP.

Aset tersangka HP yang disita dan diblokir antara lain uang tunai senilai Rp13 juta, perhiasan, tanah dan bangunan senilai Rp45 miliar, 9 jam tangan mewah, 32 tas mewah, serta sepeda motor senilai Rp40 juta.

Kemudian, aset tersangka PT. PJM yang disita dan diblokir antara lain uang tunai senilai Rp12 miliar, perhiasan, tanah dan bangunan senilai Rp30 miliar, serta kendaraan roda 4 senilai Rp358 juta.

Baca Juga: Adakan KPDL, Petugas Pajak Temukan Perusahaan Belum Punya NPWP

Plt. Kepala Kanwil DJP DIY Slamet Sutantyo mengatakan kegiatan penegakan hukum pada bidang perpajakan merupakan upaya terakhir dalam peningkatan kepatuhan wajib pajak terhadap peraturan perpajakan.

Pembinaan kepada wajib pajak yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan dilaksanakan mulai dari tingkat kantor pelayanan dan penyuluhan pajak (KP2KP), kantor pelayanan pajak (KPP), Kanwil, hingga kantor pusat.

Pembinaan dilaksanakan dalam berbagai bentuk layanan yang dapat dimanfaatkan wajib pajak. Layanan yang diberikan antara lain layanan help desk, penyuluhan, konsultasi tatap muka oleh Account Representative (AR), konsultasi hotline, dan berbagai fitur pada laman resmi DJP.

Baca Juga: Banyak Temuan BPK Soal Insentif Pajak, Begini Update Tindak Lanjut DJP

“Seluruh layanan yang disediakan DJP ini dapat dimanfaatkan oleh wajib pajak secara gratis (tidak dipungut biaya),” ujar Slamet.

Dia berharap wajib pajak dapat memanfaatkan layanan tersebut, sehingga dapat melaporkan SPT secara benar, lengkap dan jelas. Dengan demikian, kegiatan penegakan hukum tidak perlu diterapkan kepada wajib pajak. (kaw)

Baca Juga: DJBC Gagalkan Penyelundupan Barang Rp244 M di Perairan Indonesia Barat

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : pidana pajak, Kanwil DJP DIY, SPT, penegakan hukum, Ditjen Pajak, DJP, Sleman

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 03 Oktober 2022 | 16:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Ingat! e-SPT Sudah Ditutup, Pembetulan SPT Tahunan Badan Pakai e-Form

Senin, 03 Oktober 2022 | 14:00 WIB
PER-14/PJ/2022

Exchanger Perlu Cantumkan NPWP Trader Kripto di Formulir 1107 PUT 3

Senin, 03 Oktober 2022 | 13:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Data Nomor NIK di DJP Berbeda, Wajib Pajak Perlu Lakukan Ini

Senin, 03 Oktober 2022 | 08:47 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Aplikasi Baru e-SPT PPN, Ditjen Pajak: Tersedia Awal Bulan Ini

berita pilihan

Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:40 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Perseroan Perorangan Pakai PPh Final, DJP: Ada Kewajiban Pelaporan

Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Anjak Piutang dalam Perpajakan?

Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Inflasi Capai 5,95 Persen, BKF: Lebih Rendah dari Proyeksi Pemerintah

Rabu, 05 Oktober 2022 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Masih Proses, Integrasi CRM Bikin Peta Kepatuhan WP Lebih Komprehensif

Rabu, 05 Oktober 2022 | 17:15 WIB
DDTC ACADEMY

Ketahui Aspek Transfer Pricing Pertambangan Batu Bara pada Kelas Ini

Rabu, 05 Oktober 2022 | 16:30 WIB
KPP PRATAMA BINTAN

Adakan KPDL, Petugas Pajak Temukan Perusahaan Belum Punya NPWP

Rabu, 05 Oktober 2022 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Banyak Temuan BPK Soal Insentif Pajak, Begini Update Tindak Lanjut DJP

Rabu, 05 Oktober 2022 | 15:30 WIB
OPERASI JARING SRIWIJAYA 2022

DJBC Gagalkan Penyelundupan Barang Rp244 M di Perairan Indonesia Barat

Rabu, 05 Oktober 2022 | 15:10 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022

Mengantisipasi Risiko Hilangnya Potensi Pajak dari Sharing Economy