SURAKARTA, DDTCNews - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Surakarta melibatkan seluruh pegawai dalam Tim Satgas Penerimaan dan Pengolahan SPT Tahunan. Langkah ini diambil agar wajib pajak mudah melaporkan SPT Tahunan via coretax system.
Petugas pajak KPP Pratama Surakarta Ari Hatanti menegaskan tim telah bersiaga untuk mendampingi wajib pajak dalam melaporkan SPT Tahunan. Menurutnya, pendampingan menjadi kunci agar wajib pajak lebih nyaman saat menggunakan Coretax DJP.
“Kami sudah dibekali pemahaman perihal alur Coretax DJP. Jadi wajib pajak tidak perlu khawatir. Prinsipnya, kami akan dampingi sampai wajib pajak berhasil,” katanya dikutip dari situs DJP, Jumat (30/1/2026).
Seperti diketahui, pelaporan SPT Tahunan mulai dilakukan melalui sistem Coretax DJP pada tahun ini. Tak sedikit wajib pajak yang baru pertama kali menggunakan sistem tersebut dan memerlukan layanan pendampingan secara langsung di kantor.
“Kami tak hanya menerima SPT, tetapi juga membantu mulai dari aktivasi akun Coretax, pembuatan kode otorisasi atau sertifikat elektronik, sampai mendampingi pengisian SPT Tahunan agar bisa selesai di hari yang sama,” jelasnya.
Selain pelayanan langsung di kantor, kantor pajak terus memperkuat kegiatan edukasi dan penyuluhan kepada wajib pajak, baik secara tatap muka maupun daring. Upaya ini sejalan dengan kampanye SPT Tahunan yang mengusung tagline Kami Damping Sampai Berhasil.
KPP Pratama Surakarta juga berharap makin banyak wajib pajak yang melaporkan SPT Tahunan lebih awal sehingga proses pelaporan dapat berlangsung lebih tertib, nyaman, dan tepat waktu.
Sebagai informasi, terdapat 12,71 juta wajib pajak yang telah melakukan aktivasi akun Coretax DJP. Jumlahnya terus bertambah, kini setara 90,8% dari target yang dipasang DJP sekitar 14 juta wajib pajak mengaktivasi akun coretax system-nya. (rig)
