Review
Jum'at, 23 Juli 2021 | 09:15 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 15 Juli 2021 | 15:09 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 10:30 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP NEILMALDRIN NOOR:
Rabu, 14 Juli 2021 | 09:20 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & Alat
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 13:30 WIB
KURS PAJAK 14 JULI 2021-20 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Tanpa Lockdown, Pemerintah Tangani Pandemi dan Pulihkan Ekonomi

A+
A-
1
A+
A-
1
Tanpa Lockdown, Pemerintah Tangani Pandemi dan Pulihkan Ekonomi

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir. 

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah menyatakan tetap berupaya menangani pandemi Covid-19 dan memulihkan perekonomian sekaligus tanpa menerapkan penguncian total atau lockdown.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan sejumlah indikator pemulihan ekonomi sudah makin menunjukkan perbaikan walaupun terjadi peningkatan kasus aktif Covid-19 beberapa pekan terakhir.

“Momentum ini [pertumbuhan] perlu dijaga tapi pengendalian Covid sangat penting sebab itu necessary condition untuk kita bisa pulih. Tidak akan kita bisa pulih tanpa penanganan Covid," katanya dalam sebuah webinar, Rabu (23/6/2021).

Baca Juga: ASN Sektor Nonesensial WFH 100%, Tjahjo Terbitkan Surat Edaran

Selain biaya yang mahal, Iskandar mengatakan kebijakan lockdown dapat menimbulkan konsekuensi yang lebih besar terhadap perekonomian. Oleh karena itu, pemerintah berupaya menyeimbangkan kebijakan pada bidang kesehatan dan ekonomi agar dapat berjalan beriringan.

Pemerintah saat ini telah memperketat kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro untuk mengendalikan penularan Covid-19. Dia pun meminta masyarakat makin patuh mengikuti protokol kesehatan agar penanganan pandemi lebih optimal.

Dia menyebut pertumbuhan ekonomi kuartal I/2021 di sejumlah daerah sudah mencatatkan kinerja positif. Misalnya, ekonomi provinsi yang ada di Pulau Sulawesi dan Papua dapat tumbuh positif lebih cepat karena basis pertumbuhannya dari sektor pertambangan.

Baca Juga: PPKM Bakal Hambat Kinerja Investasi Kuartal III, Ini Penjelasan Bahlil

"Sementara Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Nusa Tenggara itu masih negatif pertumbuhannya, tapi kalau dilihat spasial masing-masing pulau dan masing-masing provinsi mengalami perbaikan," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut lonjakan kasus aktif Covid-19 dapat menyebabkan proyeksi tertinggi pertumbuhan ekonomi kuartal II/2021 sebesar 8,3% tidak tercapai. Menurutnya, kinerja ekonomi pada awal kuartal II/2021 telah menunjukkan tren yang positif tetapi momentum tersebut akan melemah jika terjadi kasus Covid-19 terus melonjak.

Kemenkeu memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal II/2021 akan berkisar antara 7,1%-8,3%. Proyeksi pertumbuhan yang tinggi itu disebabkan 2 hal, yakni faktor technical rebound akibat baseline yang sangat rendah pada kuartal II/2020 dan faktor musiman ketika momen Lebaran. Adapun sepanjang 2021, pemerintah memproyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 4,5%-5,3%. (kaw)

Baca Juga: Ada PPKM Darurat, ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Jadi 4,1%

Topik : lockdown, perekonomian Indonesia, PPKM

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 09 Juli 2021 | 17:53 WIB
EFEK VIRUS CORONA

PPKM Darurat Diperluas, Berlaku Juga di 15 Daerah Luar Jawa dan Bali

Kamis, 08 Juli 2021 | 15:05 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Dampak PPKM Darurat Terhadap Penerimaan Pajak, Ini Kata Kemenkeu

Selasa, 06 Juli 2021 | 09:24 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Ada Corona Varian Delta, Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Dipangkas

Senin, 05 Juli 2021 | 20:16 WIB
EFEK VIRUS CORONA

PPKM Mikro Luar Jawa dan Bali Diperpanjang Hingga 20 Juli 2021

berita pilihan

Rabu, 28 Juli 2021 | 14:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Jenis-Jenis Retribusi Daerah

Rabu, 28 Juli 2021 | 13:00 WIB
RESENSI JURNAL

Menilik Kebijakan Insentif Pajak China dalam Hadapi Pandemi Covid-19

Rabu, 28 Juli 2021 | 11:50 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

IMF Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Ini Respons BKF

Rabu, 28 Juli 2021 | 11:00 WIB
SURAT EDARAN MENTERI PAN-RB 16/2021

ASN Sektor Nonesensial WFH 100%, Tjahjo Terbitkan Surat Edaran

Rabu, 28 Juli 2021 | 10:30 WIB
KANWIL DJP JAKARTA KHUSUS

Ratusan Wajib Pajak Diperiksa, DJP Adakan Edukasi e-Objection

Rabu, 28 Juli 2021 | 10:17 WIB
INSENTIF PAJAK

Lewat Instagram, Sri Mulyani: Ayo Segera Manfaatkan Insentif Pajak

Rabu, 28 Juli 2021 | 10:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

PBB Tunjuk 25 Anggota Baru UN Tax Committee, Ada Perwakilan Indonesia

Rabu, 28 Juli 2021 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

5 PMK Tarif Preferensi Dirilis, DJBC Harap Kinerja Ekspor Meningkat