SEKRETARIAT PENGADILAN PAJAK

Sekretaris Pengadilan Pajak: Automasi Itu Mempermudah

Redaksi DDTCNews | Selasa, 21 Mei 2024 | 15:32 WIB
Sekretaris Pengadilan Pajak: Automasi Itu Mempermudah

Ilustrasi. (Sekretariat Pengadilan Pajak)

JAKARTA, DDTCNews - Sekretaris Pengadilan Pajak Budi Setyawan Muhammad Nur Yuniarto mengatakan automasi layanan akan terus diupayakan. Hal ini menjadi bagian dari keberlanjutan modernisasi di Pengadilan Pajak.

Dalam wawancara yang disajikan dalam TC Media edisi 131, Budi mengatakan tugas dan pekerjaan yang sifatnya berulang serta menyita sumber daya seharusnya mulai bisa diautomasi. Dengan demikian, ada peningkatan produktivitas dan pengurangan kesalahan yang sifatnya human error.

“Apalagi yang tidak memerlukan pertemuan langsung dan juga dokumen fisik, kita automasikan untuk memberikan kemudahan kepada pengguna layanan. Kita bisa buktikan bahwa automasi itu mempermudah,” ujarnya, dikutip pada Selasa (21/5/2024).

Baca Juga:
Sengketa Gugatan atas Pinjaman Tanpa Bunga

Untuk penggunaan teknologi informasi yang sudah berjalan, sambungnya, akan dievaluasi secara terus-menerus. Adapun salah satu penggunaan teknologi adalah implementasi e-tax court. Simak pula ‘Sekretariat Pengadilan Pajak Gelar Sosialisasi e-Tax Court di DDTC’.

“Ketika kita mengupayakan perbaikan di bidang IT, saya juga berharap internal kita ikut mendukung,” ungkap Budi.

Jika dalam perjalanannya ada sedikit kesalahan atau eror, menurutnya, kondisi tersebut merupakan wajar dan menjadi pembelajaran untuk perbaikan. Kendati demikian, upaya mitigasi risiko tetap perlu ada.

Baca Juga:
Penyatuan Atap Pengadilan Pajak Terbagi dalam 3 Fase Hingga 2026

“Tentunya kita juga perlu siapkan mitigasi risiko atas kendala di layanan ketika ada kendala sistem sehingga pengguna layanan tetap dapat dilayani,” katanya.

Budi juga berharap semua layanan di Pengadilan Pajak bisa terus lebih baik dari aspek kemudahan akses, simplifikasi, dan kecepatan layanan. Simak ‘Profiling Sengketa, AI, dan Landmark Putusan, Ini yang Diharapkan’ (kaw)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Jumat, 14 Juni 2024 | 20:15 WIB RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa Gugatan atas Pinjaman Tanpa Bunga

Rabu, 12 Juni 2024 | 12:30 WIB PENGADILAN PAJAK

Penyatuan Atap Pengadilan Pajak Terbagi dalam 3 Fase Hingga 2026

Sabtu, 08 Juni 2024 | 11:30 WIB RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa Pengenaan PPN atas Penjualan Ikan oleh Badan Usaha

BERITA PILIHAN
Sabtu, 15 Juni 2024 | 17:49 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Coretax DJP: Bakal Ada Billing Multi-Akun, Apa Itu?

Sabtu, 15 Juni 2024 | 17:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Coretax DJP: SPT Kurang Bayar, Apa Masih Harus Buat Kode Billing?

Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:27 WIB PAJAK PERTAMBAHAN NILAI

Jasa Psikolog dan Psikiater Bebas PPN

Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:00 WIB KABUPATEN CIREBON

Pemkab Cirebon Atur Ulang Ketentuan Pajak Daerah, Ada 9 Tarif PBB

Sabtu, 15 Juni 2024 | 14:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Jualan di e-Commerce, Tiap Transaksi Perlu Terbitkan Faktur Pajak?

Sabtu, 15 Juni 2024 | 13:00 WIB KEBIJAKAN FISKAL

Kemenkeu Minta Pemda Sesuaikan Rancangan APBD 2025 dengan KEM-PPKF

Sabtu, 15 Juni 2024 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Jenis-Jenis Pungutan Pajak di Bawah Kekuasaan Daendels

Sabtu, 15 Juni 2024 | 10:30 WIB KEBIJAKAN KEPABEANAN

Importir yang Peroleh Layanan Rush Handling Tetap Harus Serahkan PIB