Fokus
Literasi
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK DAERAH
Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Reportase

Prancis: Pajak Minimum Global akan Berlaku di Eropa Tanpa Hungaria

A+
A-
0
A+
A-
0
Prancis: Pajak Minimum Global akan Berlaku di Eropa Tanpa Hungaria

Ilustrasi.

PARIS, DDTCNews - Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire mengatakan pajak korporasi minimum global dapat diimplementasikan meski Hungaria tidak menyetujui pengadopsian ketentuan pajak tersebut.

Le Maire mengatakan dirinya bersama Komisioner Eropa Paolo Gentiloni sedang mencari cara agar Pilar 2: Global Anti Base Erosion (GloBE) dapat diadopsi di seantero Uni Eropa tanpa perlu menunggu persetujuan dari seluruh negara anggota.

"Eropa tidak bisa lagi disandera oleh niat buruk beberapa anggotanya," ujar Le Maire, dikutip Sabtu (2/7/2022).

Baca Juga: Inflasi Tinggi, Otoritas Ini Anggarkan Rp152 T untuk Insentif Pajak

Menurutnya, pajak minimum global dengan tarif 15% yang telah disepakati oleh negara-negara Inclusive Framework tetap akan diimplementasikan dengan ataupun tanpa Hungaria.

"Semua orang tahu bahwa penolakan oleh Hungaria sama sekali tidak memiliki kaitan dengan pajak minimum," ujar Le Maire seperti dilansir euronews.com.

Hungaria sebelumnya menyatakan penolakannya atas implementasi pajak korporasi minimum global. Menurut Hungaria, pajak minimum global belum bisa dikenakan di tengah tingginya inflasi dan berkecamuknya perang di Ukraina.

Baca Juga: Beban Pajak Ditanggung Konsumen, Maskapai Ini Kena Denda Rp11 Miliar

Partai petahana di Hungaria, Fidesz, juga memandang tarif pajak korporasi sebesar 9% yang berlaku saat ini diperlukan untuk mempertahankan daya saing dan mendukung pembangunan.

Untuk diketahui, proposal pajak korporasi minimum global dengan tarif 15% telah disetujui oleh negara-negara anggota Inclusive Framework pada Oktober 2021 lalu.

Berdasarkan persetujuan tersebut, korporasi multinasional dengan penerimaan di atas EUR750 juta per tahun wajib membayar pajak dengan tarif minimum sebesar 15% di manapun perusahaan beroperasi.

Baca Juga: UU Disahkan, Pajak Khusus untuk Para Penambang di Negara Ini Dihapus

Bila tarif pajak efektif perusahaan multinasional pada suatu yurisdiksi tak mencapai 15%, top-up tax berhak dikenakan oleh yurisdiksi tempat korporasi multinasional bermarkas. Pengenaan top-up tax dilakukan berdasarkan income inclusion rule (IIR). (sap)

Topik : pajak internasional, pajak minimum global, Pilar 1, Pilar 2, Prancis, Hungaria

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 18:00 WIB
FILIPINA

Presiden Filipina Ingin Kenakan PPN PMSE, Senat Langsung Ajukan RUU

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 09:30 WIB
MALAYSIA

DPR Malaysia Akhirnya Sepakat Barang Online Kena Pajak 10 Persen

Kamis, 04 Agustus 2022 | 16:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

PBB Desak Semua Negara Kenakan Pajak Tinggi untuk Perusahaan Migas

berita pilihan

Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KPP PRATAMA SUKABUMI

Belum Punya NPWP, Tempat Tinggal WP Didatangi Petugas Pajak

Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:00 WIB
KP2KP PURWODADI

WP Non-Efektif Dikecualikan dari Pengawasan, Begini Penjelasan DJP

Minggu, 14 Agustus 2022 | 12:30 WIB
HUNGARIA

Beban Pajak Ditanggung Konsumen, Maskapai Ini Kena Denda Rp11 Miliar

Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:30 WIB
KPP PRATAMA CILACAP

Usai Blokir Rekening WP Badan, Kantor Pajak Lakukan Penyitaan

Minggu, 14 Agustus 2022 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Prosedur Pemberitahuan Surat Paksa dalam Penagihan Pajak

Minggu, 14 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KABUPATEN BOJONEGORO

Peringati HUT Ke-77 RI, Pemutihan Pajak Diadakan Hingga 20 Oktober