Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Pola Komunikasi Menghadapi WP Orang Pribadi

A+
A-
1
A+
A-
1
Pola Komunikasi Menghadapi WP Orang Pribadi

PEMERINTAH saat ini sedang melakukan reformasi pajak. Salah satu agenda reformasi pajak adalah meningkatkan kepercayaan wajib pajak (WP) terhadap institusi perpajakan dengan tujuan untuk meningkatkan kepatuhan pajak.

Untuk menguji kepatuhan WP dalam sistem self assessment, kantor pajak melakukan imbauan atau pemeriksaan pajak. Jika imbauan atau pemeriksaan pajak ini dilakukan terhadap WP badan, pengurus perusahaan, umumnya profesional yang ditunjuk pemegang saham, akan memberikan tanggapan atas imbauan atau mempersiapkan permintaan dokumen ketika menghadapi pemeriksaan.

Di lain pihak, jika pengujian tersebut dilakukan kepada WP orang pribadi, orang pribadi tersebut atau keluarga dari orang pribadi tersebut yang memberikan tanggapan atas imbauan atau mempersiapkan permintaan dokumen ketika menghadapi pemeriksaan.

Menghadapi WP orang pribadi dengan latar belakang pendidikan, tingkat pengetahuan pajak, keragaman usia (generasi X, Y, dan Z), jenis kelamin, ekonomi, status sosial, dan budaya, cara berkomunikasi petugas pajak harus berbeda dengan WP badan.

WP orang pribadi sering mempunyai latar belakang pengalaman. Bagi mereka, komunikasi persuasif dengan pendekatan personal mempunyai peranan yang lebih penting dalam pemenuhan kewajiban pajaknya dibandingkan pendekatan kekuasaan yang dapat mengakibatkan mereka resisten sejak awal dengan institusi pajak.

Oleh karena itu, petugas pajak dari awal diharapkan dapat menciptakan suasana ‘merangkul’ ketika menghadapi WP orang pribadi, dibandingkan dengan menggunakan pendekatan kekuasaan yang dapat mengakibatkan mereka resisten sejak awal dengan institusi pajak.

Pola komunikasi seperti itu sebenarnya sejalan dengan keterangan Presiden sebagaimana dimuat dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 63/PUU-XIV/2016.

“Manfaat lain dari Pengampuan Pajak di tataran yang lebih filosofis adalah munculnya harapan akan dimulainya suatu hubungan yang baru antara fiskus dengan wajib pajak, yang pada akhirnya akan memperluas basis data perpajakan dan memberikan manfaat yang luas baik sebagai penerimaan, media pembaharuan sosial, administrasi perpajakan, atau bahkan rekonsiliasi perpajakan nasional.”

B. Bawono Kristiaji (2019) juga berpendapat bahwa tren mengenai hubungan yang kooperatif dan saling transparan antara otoritas pajak dan wajib pajak, penghormatan hak-hak wajib pajak (Bentley, 2007), serta pemahaman bahwa pajak tidak melulu soal penerimaan, jelas membutuhkan pemikiran reflektif dan rumusan pajak yang lebih ‘ramah’ dan mendudukkan wajib pajak dalam posisi yang berperan penting.

Mardiasmo (2016) mengemukakan bahwa kepatuhan dan kepercayaan WP terhadap institusi perpajakan secara langsung akan meningkatkan penerimaan negara. Alasannya, pajak berfungsi sebagai salah satu sumber dana bagi pemerintah untuk membiayai pengeluarannya sekaligus alat untuk mengatur atau melaksanakan kebijaksanaan pemerintah dalam bidang sosial dan ekonomi.

Dengan demikian, pelayanan terhadap WP orang pribadi tidak hanya dituntut dilakukan oleh petugas pajak yang paham peraturan perpajakan, tetapi juga petugas pajak yang memiliki keterampilan dalam berkomunikasi dengan menggunakan pendekatan personal.

Kesadaran WP dalam melakukan pembayaran pajak harus dibangun berdasarkan kebutuhan, bukan kewajiban. Pembayaran pajak diperlukan WP untuk pembangunan dan hasil pembangunan tersebut akan dinikmati seluruh warga negara.

WP tentu merasakan manfaat dari pajak yang dibayarkan. Pajak yang ada untuk membuat semua warga negara tersenyum (Mathew, 2013). Terakhir, jangan dilupakan, WP orang pribadi juga ikut menyumbangkan suara dalam pemilihan umum.*

Topik : kepatuhan pajak, WP orang pribadi, pola komunikasi
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Rabu, 11 Juli 2018 | 16:10 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Jum'at, 03 Januari 2020 | 17:12 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Senin, 25 November 2019 | 18:41 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Sabtu, 23 November 2019 | 13:30 WIB
UNIVERSITAS JEMBER
berita pilihan
Selasa, 18 Februari 2020 | 16:24 WIB
AGENDA PAJAK
Selasa, 18 Februari 2020 | 15:55 WIB
KOTA JAYAPURA
Selasa, 18 Februari 2020 | 15:46 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Selasa, 18 Februari 2020 | 15:40 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI
Selasa, 18 Februari 2020 | 15:12 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Selasa, 18 Februari 2020 | 15:06 WIB
BPJS KESEHATAN
Selasa, 18 Februari 2020 | 14:36 WIB
RUU OMNIBUS LAW
Selasa, 18 Februari 2020 | 14:17 WIB
TRANSFER PRICING
Selasa, 18 Februari 2020 | 14:15 WIB
KESADARAN PAJAK
Selasa, 18 Februari 2020 | 14:03 WIB
EKONOMI DIGITAL