Review
Rabu, 21 April 2021 | 15:36 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 09:49 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 11:54 WIB
ANALISIS PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 09:24 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 21 April 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 21 APRIL - 27 APRIL 2021
Kamis, 15 April 2021 | 15:25 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 14 April 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 14 APRIL - 20 APRIL 2021
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Reportase
Perpajakan.id

Pengadilan Banding dan Pengadilan Pajak Putus 32.077 Perkara

A+
A-
0
A+
A-
0
Pengadilan Banding dan Pengadilan Pajak Putus 32.077 Perkara

Ketua Mahkamah Agung M. Syarifuddin membaca Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2020, Rabu (17/2/2021).. Mahkamah Agung (MA) mencatat beban perkara pada Pengadilan Tingkat Banding dari empat lingkungan peradilan dan Pengadilan Pajak sepanjang 2020 sebanyak 42.095 perkara. (Youtube Mahkamah Agung)

JAKARTA, DDTCNews - Mahkamah Agung (MA) mencatat beban perkara pada Pengadilan Tingkat Banding dari empat lingkungan peradilan dan Pengadilan Pajak sepanjang 2020 sebanyak 42.095 perkara.

Ketua Mahkamah Agung M. Syarifuddin mengatakan beban perkara itu terdiri atas perkara masuk 35.927 perkara dan sisa perkara 2019 sebanyak 6.168 perkara. Dari jumlah tersebut, perkara yang telah diputus Pengadilan Tingkat Banding dan Pengadilan Pajak sebanyak 32.077 perkara.

"Dengan demikian rasio produktivitas penyelesaian perkara pada Pengadilan Tingkat Banding dan Pengadilan Pajak adalah sebesar 76,22%," katanya dalam Sidang Pleno Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2020, Rabu (17/2/2021).

Baca Juga: Sengketa Objek PPh Pasal 4 ayat (2) Jasa Konstruksi yang Kurang Bayar

Syarifuddin mengatakan beban perkara MA secara umum pada 2020 mencapai 20.761 perkara, terdiri atas perkara masuk sebanyak 20.544 perkara dan sisa perkara 2019 sebanyak 217 perkara.

Dari jumlah tersebut, MA telah memutus sebanyak 20.562 perkara dan sisa perkara sebanyak 199 perkara, yang juga terendah sepanjang sejarah berdirinya MA.

Dengan catatan tersebut, rasio produktivitas memutus MA pada 2020 mencapai 99,04%, atau lebih tinggi dari Indikator Kinerja Utama yang ditetapkan oleh MA sebesar 70%.

Baca Juga: SE Baru Masa Reses Persidangan di Pengadilan Pajak Saat Idulfitri

Syarifuddin menyebut jumlah perkara yang diterima sepanjang 2020 merupakan yang terbanyak dalam sejarah, meski jumlah hakim agung relatif lebih sedikit dari tahun sebelumnya.

Namun, MA tercatat tetap mampu memutus perkara dengan jumlah terbanyak sepanjang sejarah dengan tanpa mengurangi kualitas putusan meskipun dalam situasi pandemi Covid-19.

Mengenai jumlah perkara yang diminutasi dan dikirim kembali ke pengadilan pengaju, sepanjang 2020 MA telah mengirim salinan putusan sebanyak 18.237 perkara. Data itu menunjukkan rasio penyelesaian perkara pada 2020 mencapai 88,77%.

Baca Juga: Begini Strategi DJP Kurangi Kekalahan di Pengadilan Pajak

Dari sisi ketepatan waktu, MA telah memutus secara on time case processing di bawah 3 bulan sebanyak 19.874 perkara atau 96,65% dari 20.562 perkara yang diputus. Capaian itu melampaui angka pada 2019, yakni 96,58%.

"Mahkamah Agung pada tahun 2020 telah berhasil melampaui semua target yang ditetapkan, bahkan sebagian besar berhasil mencatatkan rekor baru sebagai yang terbaik sepanjang sejarah Mahkamah Agung," ujarnya. (Bsi)

Baca Juga: Sengketa Pemungutan PPN atas Jasa Penunjang Penerbangan Internasional
Topik : pengadilan pajak, produktivitas pengadilan pajak, kinerja pengadilan pajak 2020
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Monic Provi Dewinta

Kamis, 18 Februari 2021 | 11:13 WIB
Pencapaian angka sengketa yang setinggi itu menjadi reminder bahwa penyebab utamanya adalah masalah ketidakpastian hukum, untuk itu instrumen advance ruling perlu diterapkan secara optimal kedepannya.
1
artikel terkait
Senin, 22 Februari 2021 | 17:32 WIB
SE-03/PP/2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 17:00 WIB
SE-02/PP/2021
Jum'at, 19 Februari 2021 | 17:16 WIB
SENGKETA PAJAK
Rabu, 17 Februari 2021 | 17:12 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
berita pilihan
Kamis, 22 April 2021 | 18:27 WIB
DKI JAKARTA
Kamis, 22 April 2021 | 18:14 WIB
CUKAI (10)
Kamis, 22 April 2021 | 17:57 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA
Kamis, 22 April 2021 | 17:37 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Kamis, 22 April 2021 | 17:15 WIB
KINERJA FISKAL
Kamis, 22 April 2021 | 17:00 WIB
KINERJA FISKAL
Kamis, 22 April 2021 | 16:47 WIB
KINERJA APBD
Kamis, 22 April 2021 | 16:45 WIB
KABUPATEN BEKASI
Kamis, 22 April 2021 | 16:25 WIB
INSENTIF PPnBM
Kamis, 22 April 2021 | 16:19 WIB
KEBIJAKAN PAJAK