Review
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Selasa, 22 September 2020 | 09:39 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 25 September 2020 | 19:00 WIB
MARGARET THATCHER:
Jum'at, 25 September 2020 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 16:44 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 25 September 2020 | 15:49 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Komunitas
Jum'at, 25 September 2020 | 16:00 WIB
LOMBA MENULIS ARTIKEL PAJAK 2020
Jum'at, 25 September 2020 | 15:00 WIB
UNIVERSITAS PADJADJARAN
Jum'at, 25 September 2020 | 10:44 WIB
UNIVERSITAS PADJADJARAN
Kamis, 24 September 2020 | 13:16 WIB
UNIVERSITAS LAMPUNG
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Parlemen Setujui RUU Pajak di Sektor Keuangan

A+
A-
2
A+
A-
2
Parlemen Setujui RUU Pajak di Sektor Keuangan

Ilustrasi.

MANILA, DDTCNews – Parlemen Filipina menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) 304 atau yang biasa disebut Pasif Income dan Financial Intermediary Tax Act (PIFITA). Beleid tersebut akan menyederhanakan pajak yang dikenakan pada investor keuangan.

Menurut Ketua House Ways and Means Committee Joey Salceda PIFITA bertujuan untuk memberikan netralitas atas perlakuan pajak terhadap seluruh lembaga keuangan dan instrumen keuangan, sekaligus menyederhanakan sistem pajak yang rumit.

“Dimasukkannya pendapatan modal dan jasa keuangan dalam administrasi Comprehensive Tax Reform Program (CTRP) akan memberikan peluang untuk mencapai reformasi yang sangat dibutuhkan di sektor keuangan,” kata Salceda, Rabu (4/9/2019).

Baca Juga: DPR Usulkan Keringanan Pajak untuk Dokter

Adapun PIFITA adalah paket keempat dari CTRP yang diusulkan oleh pemerintahan Rodrigo Duterte. Persetujuan atas RUU tersebut didapatkan setelah pembacaan kedua melalui pemungutan suara (viva voce voting). RUU tersebut harus melewati pembacaan ketiga sebelum dikirim ke Senat.

Di bawah RUU tersebut, tarif pajak atas pendapatan bunga dari tabungan reguler dan deposito jangka pendek akan diturunkan dari 20% menjadi 15%. Kemudian, tarif pajak pendapatan bunga atas deposito mata uang asing dan deposito jangka panjang akan diturunkan menjadi 15%.

Sementara, tarif pendapatan dari dividen ditetapkan sebesar 15%, kecuali untuk obligasi antar perusahaan. RUU itu juga akan membebaskan dokumen nonmoneter seperti ijazah, transkrip catatan, dan sertifikasi sekolah dari pembayaran pajak stempel dokumenter.

Baca Juga: Penagihan Digencarkan, Realisasi Penerimaan Pajak Lewati Target

Secara lebih rinci ketentuan utama lain dari PIFITA diantaranya adalah pengenaan tarif pajak atas penghasilan bunga dari perorangan dan perusahaan sebesar 15%, pajak atas capital gain dari saham tidak terdaftar 15%, pajak presumptive capital gain atas efek utang yang terdaftar 0,1%.

Kemudian, ada pajak capital gain pada efek utang yang tidak terdaftar 15%, pajak penghasilan bank dan perantara keuangan nonbank 5%, serta pajak premium untuk asuransi jiwa, kesehatan, HMO, pensiun, dan prakebutuhan sebesar 2%

Seperti dilansir rappler.com, RUU pajak di Filipina tengah melaju pesat melalui legislatif di DPR setelah Presiden Rodrigo Duterte meminta Kongres untuk meloloskan tahapan CTRP yang tersisa. Sebelumnya, RUU yang mengenakan pajak tambahan untuk minuman beralkohol, rokok elektronik, dan produk vaping merupakan aspek pertama yang disetujui oleh DPR. (MG-nor/kaw)

Baca Juga: Ini Alasan Pemerintah Merelaksasi Ketentuan Soal Dokumen Perpajakan

Topik : Filipina, passive income, reformasi pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 22 Juli 2020 | 14:00 WIB
REFORMASI PERPAJAKAN
Selasa, 21 Juli 2020 | 17:45 WIB
FILIPINA
Kamis, 16 Juli 2020 | 14:09 WIB
FILIPINA
Selasa, 14 Juli 2020 | 12:18 WIB
FILIPINA
berita pilihan
Sabtu, 26 September 2020 | 06:01 WIB
PAJAK PROPERTI
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Jum'at, 25 September 2020 | 19:30 WIB
RAPBN 2021
Jum'at, 25 September 2020 | 19:00 WIB
MARGARET THATCHER:
Jum'at, 25 September 2020 | 17:45 WIB
RAPBN 2021
Jum'at, 25 September 2020 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 17:03 WIB
KARTU PRAKERJA
Jum'at, 25 September 2020 | 16:51 WIB
RAPBN 2021
Jum'at, 25 September 2020 | 16:44 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 25 September 2020 | 16:00 WIB
LOMBA MENULIS ARTIKEL PAJAK 2020