Review
Rabu, 21 April 2021 | 15:36 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 09:49 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 11:54 WIB
ANALISIS PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 09:24 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 21 April 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 21 APRIL - 27 APRIL 2021
Kamis, 15 April 2021 | 15:25 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 14 April 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 14 APRIL - 20 APRIL 2021
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Reportase
Perpajakan.id

Nilai SiLPA Hingga Januari 2021 Melonjak, Ini Kata Sri Mulyani

A+
A-
0
A+
A-
0
Nilai SiLPA Hingga Januari 2021 Melonjak, Ini Kata Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/2/2021). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.

JAKARTA, DDTCNews – Kementerian Keuangan mencatat total sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) per Januari 2021 sudah mencapai Rp120,15 triliun, naik 252% dari periode yang sama tahun lalu sejumlah Rp34,15 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kenaikan angka SiLPA tersebut disebabkan angka pembiayaan anggarn yang tumbuh 140,7% pada Januari 2021 dengan realisasi sebesar Rp165,86 triliun dan defisit anggaran yang tercatat Rp45,71 triliun.

"Hingga 31 Januari penerbitan SBN neto Rp169,7 triliun naik cukup tajam dari tahun lalu Rp72 triliun karena defisit Januari ini naik tajam dari Januari 2020 yang [defisitnya] belum direvisi, makanya kalau dilihat issuance [SBN] masih rendah," katanya, dikutip Jumat (26/2/2021).

Baca Juga: Ganggu Investasi, Negara Ini Tolak Proposal Pajak Minimum Global

Berdasarkan catatan Kementerian Keuangan, realisasi pembiayaan utang pada Januari 2021 sudah mencapai 63,7% dari target realisasi pembiayaan utang kuartal I/2021 dengan penerbitan SBN senilai Rp342 triliun.

Seiring dengan nilai SiLPA yang besar, lanjut menkeu, kebijakan pembiayaan anggaran akan terus disesuaikan. Adapun akumulasi SiLPA yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembiayaan anggaran mencapai Rp80 triliun hingga Rp100 triliun.

Untuk diketahui, pembiayaan anggaran sebesar Rp1.190,95 triliun pada tahun lalu masih menyisakan SiLPA sebesar Rp234,65 triliun. Dengan pemanfaatan SiLPA, Sri Mulyani berharap tekanan terhadap SBN dapat dikurangi.

Baca Juga: Perjalanan Sebelum dan Sesudah Masa Peniadaan Mudik Lebaran Diperketat

"Dengan adanya penggunaan SiLPA tahun ini, kami akan menyesuaikan volume issuance dari SBN kita sehingga akan ada penurunan tekanan pada pasar SBN dan ini diharapkan dapat mengendalikan biaya utang kita," tuturnya. (rig)

Topik : SiLPA, sisa lebih anggaran, menteri keuangan sri mulyani, tata kelola keuangan negara, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 20 April 2021 | 15:03 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 20 April 2021 | 14:36 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 14:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Selasa, 20 April 2021 | 11:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
berita pilihan
Kamis, 22 April 2021 | 17:00 WIB
KINERJA FISKAL
Kamis, 22 April 2021 | 16:47 WIB
KINERJA APBD
Kamis, 22 April 2021 | 16:45 WIB
KABUPATEN BEKASI
Kamis, 22 April 2021 | 16:25 WIB
INSENTIF PPnBM
Kamis, 22 April 2021 | 16:19 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 22 April 2021 | 16:05 WIB
KINERJA FISKAL
Kamis, 22 April 2021 | 15:52 WIB
KINERJA FISKAL
Kamis, 22 April 2021 | 15:37 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Kamis, 22 April 2021 | 15:17 WIB
KINERJA FISKAL