Fokus
Literasi
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 21:14 WIB
PPH FINAL (9)
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:00 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 15:30 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Data & Alat
Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 AGUSTUS - 23 AGUSTUS 2022
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Reportase

Negara Terkaya Di Dunia Ini Wacanakan PPN

A+
A-
3
A+
A-
3
Negara Terkaya Di Dunia Ini Wacanakan PPN

QATAR merupakan negara dengan sistem pemerintahan berbentuk monarki yang dipimpin oleh seorang raja atau biasa disebut sebagai emir. International Monetary Fund (IMF) menempatkan Qatar sebagai negara dengan perdapatan per kapita tertinggi di dunia. Oleh karena itu, tidak heran jika Qatar dijuluki sebagai negara terkaya di dunia.

Pada tahun 2014, pendapatan per kapita negara ini mencapai US$96.732, namun anjloknya harga minyak dunia saat ini mengakibatkan pendapatan per kapita Qatar di tahun 2015 menurun menjadi US$74.667. Kendati demikian, taraf hidup penduduknya dapat disamakan bahkan bisa dibilang lebih maju jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa Barat.

Pada mulanya, ekonomi Qatar difokuskan pada sektor perikanan dan mutiara. Namun industri mutiara jatuh setelah munculnya mutiara hasil budidaya Jepang pada tahun 1920-1930. Ekonomi beralih pada tahun 1940-an, ketika ditemukan sumur minyak dan gas bumi.

Baca Juga: Catat! Pajak Masukan dalam Faktur Telat Upload Tak Dapat Dikreditkan

Hingga saat ini, perekonomian Qatar ditopang dari ekspor minyak dan gas bumi. Simpanan minyak di negara ini diperkirakan sebesar 15 miliar barel. Untuk beberapa tahun ke depan, Qatar diperkirakan akan tetap fokus pada minyak dan gas (migas), namun sudah mulai mengembangkan sektor swasta.

Meskipun berada di kawasan Arab, hukum di Qatar lebih liberal sejak berada di bawah kepemimpinan Emir Qatar, Hamad bin Khalifa Al-Thani. Misalnya, konsumsi alkohol yang tadinya sangat dilarang, menjadi diperbolehkan asal dalam jumlah terbatas.

Pertambahan penduduk yang cukup pesat di Qatar lebih disebabkan oleh kedatangan para pekerja asing dalam jumlah yang cukup besar. Tenaga asing asal Asia Selatan hampir mengisi seluruh lini kehidupan bisnis di Qatar dan untuk warga Filiphina dan Indonesia yang ikut mencari peruntungan di Negara Teluk ini.

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Ada Insentif Perpajakan Rp41,5 Triliun pada 2023

Sistem Perpajakan

NEGARA yang dikenal sebagai negara paling damai di kawasan Timur Tengah ini tidak mengenakan pajak penghasilan (PPh) orang pribadi, pajak atas dividen, dan pajak pertambahan nilai (PPN). Meski demikian, warga Qatar harus tetap pmenyetorkan 5% dari penghasilan mereka sebagai jaminan sosial.

Otoritas pajak Qatar menetapkan tarif standar untuk perusahaan sebesar 10%. Namun, khusus untuk perusahaan yang bergerak di sektor mgias akan dikenakan tarif PPh badan sebesar 35%.

Baca Juga: Bergerak Dinamis, Rupiah Menguat Atas Dolar AS & Sebagian Negara Mitra

Baru-baru ini muncul laporan yang menyatakan bahwa pemerintah tengah berusaha untuk menerapkan PPN dalam upaya memperluas sumber-sumber pemasukannya. Dalam 2 atau 3 tahun mendatang, pemerintah Qatar siap untuk menerapkan PPN sebesar 5% untuk beberapa jenis produk tertentu.

Selain itu, Qatar juga berusaha mengurangi defisit non-hidrokarbon yang setara dengan 17% dari pendapatan kotornya. Pajak tidak langsung lain yang dipungut negara ini adalah dari barang impor sebesar 5%.

Terhitung sejak 30 Agustus 2016 pemerintah Qatar menerapkan pajak tambahan baru berupa ‘departure charge’ terhadap penumpang pesat yang berangkat dari atau menuju ke Bandara Internasional Hamad, Doha.

Baca Juga: Belanja Perpajakan 2021 Capai Rp309 Triliun, Tumbuh 23 Persen

Sejauh ini Qatar telah menandatangani lebih dari 50 perjanjian penghindaran pajak berganda (P3B) atau tax treay. Qatar memiliki aturan transfer pricing dan thin capitalization. Namun, tidak memiliki aturan controlled foreign companies(CFC).

Uraian Keterangan
Sistem Pemerintahan, Politik Monarki
PDB Nominal US$ 166,9 miliar (2015)
Pertumbuhan ekonomi 3,58% (2015)
Populasi 2,2 juta jiwa (2015)
Tax Ratio 2,2% (2015)
Otoritas Pajak Taxes Department and Qatar Financial Centre
Sistem Perpajakan Self-Assessment System
Tarif PPh Badan 10%
Tarif PPh Orang Pribadi -
Tarif PPN -
Tarif pajak dividen -
Tarif pajak royalti 5%
Tarif bunga 7%
Tax Treaty 50 negara

Topik : profil negara, profil perpajakan qatar, ppn

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 10:00 WIB
KINERJA FISKAL

Insentif Fiskal Dipangkas, Realisasi PDRI Membaik pada Semester I/2022

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 06:30 WIB
CRYPTOCURRENCY

Cek Dulu! Ini Daftar 25 Broker Aset Kripto yang Terdaftar Bappepti

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 18:00 WIB
FILIPINA

Presiden Filipina Ingin Kenakan PPN PMSE, Senat Langsung Ajukan RUU

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 13:00 WIB
KP2KP SANGATTA

One on One Lagi, PKP Diingatkan Soal Pelaporan SPT Masa & Faktur Pajak

berita pilihan

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 21:14 WIB
PPH FINAL (9)

Pajak atas Hadiah Undian

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:34 WIB
HUT KE-15 DDTC

Perpajakan ID, DDTC Integrasikan Berbagai Dokumen dengan Teknologi

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:15 WIB
KOTA TANGERANG

HUT Kemerdekaan RI, Pemkot Berikan Diskon PBB 77% Hingga Akhir Bulan

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:00 WIB
MALAYSIA

Perusahaan Ini Minta Insentif Pajak untuk Mobil Listrik Diperpanjang

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KP2KP MARISA

Kantor Pajak Panggil ASN yang Belum Lapor SPT, Beri Peringatan Ini

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Lelang Eksekusi Pajak?

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:51 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Subsidi Bebani APBN, Luhut Sebut Harga Pertalite dan Solar akan Naik

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KABUPATEN SUKABUMI

Segara Manfaatkan! Pemutihan Pajak Cuma Sampai 31 September 2022

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:15 WIB
PER-11/PJ/2022

Catat! Pajak Masukan dalam Faktur Telat Upload Tak Dapat Dikreditkan

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Wah! Analisis PPATK Sumbang Rp7,4 Triliun ke Penerimaan Pajak