Fokus
Literasi
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 03 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Kamis, 21 Juli 2022 | 12:30 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Reportase

Menteri Keuangan Ini Pastikan Insentif Pajak Mobil Tidak Diperpanjang

A+
A-
1
A+
A-
1
Menteri Keuangan Ini Pastikan Insentif Pajak Mobil Tidak Diperpanjang

Ilustrasi.

PETALING JAYA, DDTCNews - Menteri Keuangan Malaysia Tengku Datuk Seri Zafrul Abdul Aziz menyatakan pemberian insentif pembebasan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) pada mobil tidak akan diperpanjang.

Tengku mengatakan pemerintah akan mengakhiri pemberian insentif sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan, yaitu berakhir pada 30 Juni 2022. Menurutnya, kinerja sektor industri otomotif telah menunjukkan pemulihan dari tekanan pandemi Covid-19.

"Dengan dibukanya kegiatan ekonomi, sektor otomotif telah kembali beroperasi secara penuh," katanya, dikutip pada Minggu (26/6/2022).

Baca Juga: Catat! DJP Punya Satgas Khusus untuk Bina dan Awasi Kepatuhan UMKM

Tengku menjelaskan pemerintah memberikan pembebasan PPnBM atas mobil sejak 15 Juni 2020 dan sudah beberapa kali memperpanjang periodenya. Kebijakan itu diberikan untuk membantu sektor otomotif pulih dari pandemi Covid-19.

Insentif pajak berlaku untuk setiap pembelian mobil, baik buatan dalam negeri maupun impor. Untuk mobil lokal, pembebasan PPnBM yang diberikan mencapai 100%. Sementara itu, mobil impor hanya mendapatkan insentif 50%.

Berdasarkan catatan Kemenkeu, sebanyak 868.422 unit mobil telah terjual dengan memanfaatkan insentif pajak. Nilai pembebasan pajak yang diberikan pemerintah pun mencapai RM4,7 miliar atau setara dengan Rp15,8 triliun.

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Tantangan Kemenkeu Kelola APBN Ketika Pandemi

Meski periode pembebasan PPnBM akan berakhir, konsumen masih dapat memanfaatkan insentif bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) di kantor Dinas Perhubungan Darat secara gratis hingga 31 Maret 2023.

Hal itu dikarenakan 264.000 unit kendaraan yang dipesan selama periode pembebasan PPnBM belum bisa diselesaikan karena kelangkaan microchip.

Saat ini, lanjut Tengku, seluruh dunia sedang menghadapi kekurangan microchip semikonduktor yang banyak digunakan di beberapa industri, termasuk industri otomotif.

Baca Juga: Awasi Orang Kaya, Otoritas Pajak Ini Dapat Tambahan Anggaran Rp1.181 T

"Perpanjangan masa pendaftaran STNK ini menjadi solusi untuk menyeimbangkan kepentingan konsumen dan penerimaan pajak nasional yang perlu ditingkatkan kembali pascapandemi," ujarnya seperti dilansir thestar.com.my. (rig)

Topik : malaysia, mobil, insentif pajak, PPnBM, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA LAMONGAN

Petugas KPP Datangi Desa Gelap, Jaring Data Calon Wajib Pajak Baru

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:21 WIB
PER-30/PJ/2009

Hibah Bapak ke Anak Kandung Bukan Objek PPh, tapi Perlu Permohonan SKB

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:00 WIB
PER-03/PJ/2022

Ingat! NIK Pembeli Sudah Bisa Dicantumkan dalam Faktur Pajak

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:37 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Pindah Alamat di KPP yang Berbeda? Wajib Pajak Perlu Tahu Ini

berita pilihan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

BKF Proyeksi Inflasi Masih Akan Tinggi pada 1-2 Bulan ke Depan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Ungkap Tantangan Kemenkeu Kelola APBN Ketika Pandemi

Selasa, 09 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Catat! DJP Punya Satgas Khusus untuk Bina dan Awasi Kepatuhan UMKM

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PERDAGANGAN

Tak Sesuai Standar, Kemendag Amankan Produk Baja Impor Rp41,6 Miliar

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Awasi Orang Kaya, Otoritas Pajak Ini Dapat Tambahan Anggaran Rp1.181 T

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Suami Meninggal, Bagaimana NPWP & Tunggakan Pajaknya? Begini Kata DJP

Selasa, 09 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sri Mulyani Ingin Isu Pajak Masuk dalam Pendidikan Kewarganegaraan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KABUPATEN BLORA

Tunggakan Pajak Motor Daerah Ini Tembus Rp12 M, Mayoritas karena Lupa

Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:30 WIB
PER-03/PJ/2022

Faktur Pajak Dinyatakan Terlambat Dibuat, Begini Konsekuensinya

Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:11 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Pengumuman! 3 Aplikasi DJP Tidak Bisa Diakses Sementara Sore Ini