JAKARTA, DDTCNews - Human Capital DDTC kembali menggelar Collaborative Discussion yang khusus diikuti seluruh peserta magang. Pada edisi Mei 2026 ini, sebanyak 12 intern yang tergabung dalam DDTC Executive Internship Program diajak untuk belajar tentang strategi membangun komunikasi yang efektif di lingkungan kerja.
Dalam sesi yang berlangsung pada Jumat (29/5/2026) ini, tim Human Capital menyampaikan materi yang berjudul Building Confidence Through Effective Communication. Materi difokuskan pada pentingnya komunikasi efektif di lingkungan kerja, jenis-jenis komunikasi, komponen komunikasi, tahapan komunikasi efektif, serta tips komunikasi yang dapat diterapkan dalam dunia profesional.
"Komunikasi merupakan keterampilan penting yang berperan dalam membangun pemahaman bersama, mendukung kolaborasi tim, serta meminimalkan miskomunikasi dalam pekerjaan," kata Head of Human Capital DDTC Adinda Nur Larasati kepada seluruh intern.
Menariknya, peserta magang juga diperkenalkan dengan beberapa tipe komunikasi di tempat kerja, komponen dasar komunikasi, contoh hambatan komunikasi, serta konsep 4P (prepare, practice, perform, dan post-evaluation) sebagai tahapan komunikasi efektif.

Selain itu, Adinda juga membahas beberapa tip untuk membangun komunikasi yang efektif, seperti menggunakan bahasa yang jelas dan sopan, memperhatikan bahasa tubuh, menyesuaikan pesan dengan audiens, memberikan feedback yang konstruktif, serta melakukan klarifikasi apabila terdapat informasi yang belum dipahami.
Setelah sesi materi, peserta melakukan self-reflection dengan mengingat kembali pengalaman komunikasi selama masa magang, tantangan komunikasi yang pernah dihadapi, serta hal-hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan cara berkomunikasi di lingkungan kerja.
"Dari proses refleksi tersebut, peserta menyampaikan bahwa mereka belajar pentingnya menciptakan komunikasi yang lebih nyaman dan terbuka dalam tim dan tidak ragu untuk bertanya atau melakukan klarifikasi agar tidak terjadi miskomunikasi dalam pekerjaan maupun kolaborasi tim." kata Adinda.
Adinda berharap kegiatan Collaboration Discussion ini bisa mendorong peserta magang untuk memahami pentingnya komunikasi efektif sebagai salah satu kompetensi dasar di dunia kerja, serta mampu menerapkannya dalam mendukung kolaborasi dan hubungan kerja yang lebih baik ke depannya.
Kegiatan hari ini pun disambut baik oleh para intern DDTC. Muhammad Bryan Hanawinata misalnya, intern dari Prodi Akuntansi Trisakti School of Management, mengaku memperoleh pengetahuan baru tentang caranya berkomunikasi di lingkungan kerja. Bryan kini memahami bahwa ada beberapa cara berkomunikasi di lingkungan kerja, antara lain verbal, nonverbal, aural, written, dan visual.
"Dari tipe tipe tersebut saya jadi dapat menarik kesimpulan bahwa komunikasi tidak hanya secara verbal dan nonverbal tetapi ada beberapa jenis lainnya sehingga saya dapat lebih aware terhadap cara orang orang berkomunikasi dan dapat menanggapinya sesuai dengan cara berkomunikasinya," kata Bryan.
Respons senada juga disampaikan intern asal Universitas Brawijaya, yakni Christopher Ariel Toho Juangga Hutagaol. Menurutnya, kegiatan hari ini membuatnya lebih memahami arti dan manfaat dari komunikasi.
"Saya seringkali menganggap sepele komunikasi. Namun pada acara tadi pagi, pikiran saya terbuka dan menumbuhkan keinginan saya untuk meningkatkan komunikasi kepada teman dan semua keluarga besar DDTC. Saya merasa topik ini sangat penting untuk saya memahami arti komunikasi lebih dalam," kata Christopher.
Sebagai informasi, Collaborative Discussion merupakan agenda rutin yang khusus digelar untuk seluruh peserta magang di DDTC. Program pemagangan di DDTC memberikan beberapa keuntungan bagi para pesertanya, seperti remunerasi di atas rata-rata, fasilitas serupa dengan karyawan tetap, pekerjaan yang menantang dan analitis, peluang belajar langsung dari para ahli, dan akses pada perpustakaan pajak terlengkap.
Peserta DDTC Executive Internship Program juga mendapat golden ticket untuk menjadi profesional DDTC. Selama masa magang, peserta juga berpeluang berpartisipasi mengikuti berbagai kursus di DDTC Academy dan mendapat sertifikat. Peserta juga mendapat akses ke Perpajakan DDTC. (sap)
