ANEKDOT PAJAK

Obat Tidak Manjur

Kurniawan Agung Wicaksono
Jumat, 19 Oktober 2018 | 18.05 WIB
Obat Tidak Manjur
<p>Ilustrasi.&nbsp;</p>

PADA suatu pagi, kegelisahan menerpa Joni. Pria 35 tahun ini bingung karena resep obat yang diberikan oleh dokter langganannya tidak kunjung memberikan hasil. Badannya masih lemas, meskipun karyawan salah satu perusahaan swasta ini tetap memaksakan untuk bekerja hari itu.

ā€œAh, bagaimana pula ini. Tumben sekali, resep yang diberikan Dokter Harto tidak manjur!ā€ geretunya di dalam mobil, saat hendak menuju ke kantor.

Hingga sore hari, tidak tampak perubahan signifikan yang terjadi pada dirinya. Dia pun berpikir untuk kembali lagi ke Dokter Harto. Maklum, resep obat Dokter Harto terkenal mahal karena ada jaminan sembuh dengan cepat, apalagi untuk kasus keluhan Joni.

Sepulang dari kantor, dia pun langsung mengarahkan mobilnya, melaju ke klinik Dokter Harto. Sesampainya di depan klinik, Joni langsung bilang ke resepsionis, ā€œMbak, saya mau ketemu Dokter Harto. Cepat ya!ā€ Resepsionis pun langsung menjawab, ā€œOh iya Pak Joni. Tunggu sebentar.ā€

Maklum, Joni termasuk pelanggan setia klinik tersebut. Sekecil apapun keluhan atau penyakit yang dirasakannya, dia langsung berkunjung ke Dokter Harto. Setelah lima menit menunggu, Joni dipersilakan masuk ke ruang praktik.

ā€œDokter Harto, bagaimana ini. Resep obat yang Anda beri kepada saya tiga hari lalu enggak ngefek. Ada obat atau hal lain yang bisa saya coba? Saya sudah bayar mahal,ā€ protesnya secara langsung.

ā€œHitung dan isi formulir pajak ini,ā€ saran dokter sembari menyodorkan selembar kertas.

Sontak, Joni pun kaget dan menyeletuk, ā€œBagaimana bisa ini dapat membantu saya kembali sehat?ā€

ā€œSaya tidak yakin juga sebenarnya,ā€ jawab Dokter Harto sembari menimpali, ā€œTapi, beberapa pasien saya yang lain mengaku itu telah memberi mereka bantuan.ā€ Kemudian, suasana berubah menjadi hening beberapa menit. (kaw)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.